banner 468x60 banner 468x60

Nasi Sudah Jadi Bubur, Ini Pengakuan Pelaku Pembunuhan di Tumbang Titi

Trigger Netmedia - 1 November 2019
Nasi Sudah Jadi Bubur, Ini Pengakuan Pelaku Pembunuhan di Tumbang Titi
BB tersangka pembunuhan terhadap keluarga sendiri di Tumbang Titi, menyatakan penyesalannya di kantor Polisi. - ()

triggernetmedia.com – Bernardinus Bonos (63) pelaku pembunuhan terhadap keluarganya sendiri Herkulanus Deo (44) mengaku menyesal dan menangis atas apa yang dilakukannya terhadap korban. Ia mengaku melakukan hal tersebut pada saat kondisi mabuk dan terpancing emosi karena korban memukulnya tanpa sebab.

Saat diwawancarai, tersangka mengaku kalau kejadian tersebut bermula ketika dirinya menghadiri acara adat dirumah keluarganya meninggal dunia di Dusun Kaliampu, Desa Batu Beransah, Kecamatan Tumbang Titi, Kamis (31/10) dinihari.

“Saat itu saya ikut datang dan membantu menghidangkan makanan diacara adat keluarga yang meninggal. Korban juga ada dilokasi, korban bermain gendang,” tuturnya saat ditemui di Mapolres Ketapang, Jum’at (1/11).

Ia melanjutkan, usai membantu menyajikan makanan, dirinya terkejut ketika korban membentak dirinya, dan kemudian memukul dirinya menggunakan kelinang atau alat untuk bergendang yang terbuat dari kuningan tembaga.

“Saat itu sontak saya juga membalasnya. Sempat terjadi perkelahian sebelum di pisahkan warga. Kemudian saya pulang kerumah sambil bertanya-tanya salah saya apa kenapa dipukul tanpa sebab apalagi sebelumnya tidak ada masalah saya dengan korban,” akunya.

Ia menambahkan, sesampainya dirumah, anaknya kemudian melihat wajahnya bercucuran darah dan bertanya kenapa wajahnya berdarah. Iapun langsung memeriksa wajahnya yang ternyata sudah bercucuran darah.

“Awalnya saya tidak sadar pelipis mata saya berdarah karena saya dalam keadaan mabuk. Mengetahui itu emosi saya naik, saya cari parang dan akan mendatangi korban lagi, namun istri dan anak saya melarang dan mengambil parang tersebut kemudian di sembunyikan,” jelasnya.

Saat itu, dirinya sedikit tenang dan berbaring, sedangkan istri dan anaknya pergi kelokasi kejadian, namun selang beberapa menit dirinya kemudian bangun dan mencari parang yang disembunyikan oleh istrinya.

“Setelah dicari-cari akhirnya parangnya saya temukan, kemudian saya kelokasi kejadian dan langsung menebaskan parang tersebut dua kali ke korban kemudian langsung pergi,” tuturnya.

Beberapa waktu setelah kejadian, dirinya kemudian diamankan anggota Polsek Tumbang Titi, saat itu kondisinya mulai stabil, pengaruh alkohol didalam tubuhnya mulai hilang, iapun sontak menyesali perbuatannya dan mengaku menyesal.

“Sampai saat ini penyesalan itu ada bahkan saya sempat menangis, apalagi korban juga masih keluarga saya, namun karena saya mabuk dan emosi sehingga emosi saya tidak terkontrol. Saya sudah tobatkan tidak akan mabuk lagi karena mabuk itu racun hidup, saya berpesan ke anak-anak untuk tidak ikuti apa yang saya lakukan termasuk minum-minuman keras,” imbuhnya.

Jhon I Ariz

 

Tinggalkan Komentar

Terkini

Denmark Open 2021: Fajar/Rian Kandas di Babak Perempat Final

Denmark Open 2021: Fajar/Rian Kandas di Babak Perempat Final

Headline   Internasional   Kabar Arena   News   Sport
Persib Permalukan PSS Sleman di Stadion Manahan

Persib Permalukan PSS Sleman di Stadion Manahan

Headline   Nasional   News   Sepak Bola   Sport   Superliga
Jelang Duel Timnas Indonesia Vs Nepal, Shin Tae-yong Keluhkan Kondisi Stadion

Jelang Duel Timnas Indonesia Vs Nepal, Shin Tae-yong Keluhkan Kondisi Stadion

Headline   Internasional   News   Sepak Bola   Sport
Menpora dan PSSI Diskusi Liga 1 Bisa Dihadiri Penonton, Kapan Terlaksana?

Menpora dan PSSI Diskusi Liga 1 Bisa Dihadiri Penonton, Kapan Terlaksana?

Headline   Nasional   News   Sepak Bola   Sorotan   Sospolhukam   Sport
Joe Biden Sebut Amerika Serikat Bakal Bela Taiwan Jika Diserang China

Joe Biden Sebut Amerika Serikat Bakal Bela Taiwan Jika Diserang China

Headline   Internasional   News   Sorotan   Sospolhukam
Bentrok Berdarah di Kamp Pengungsi Rohingya, 6 Orang Tewas dan 10 Lainnya Terluka

Bentrok Berdarah di Kamp Pengungsi Rohingya, 6 Orang Tewas dan 10 Lainnya Terluka

Headline   Internasional   News   Sorotan   Sospolhukam
Tak Ada Ampun, Pengemplang Dana BLBI Tak Bakal Dapat Keringanan Bayar Utang

Tak Ada Ampun, Pengemplang Dana BLBI Tak Bakal Dapat Keringanan Bayar Utang

Ekonomi   Headline   Keuangan   Nasional   News   Sorotan   Sospolhukam
Pentingnya Pemetaan dan Identifikasi Titik Rawan Korupsi di Daerah

Pentingnya Pemetaan dan Identifikasi Titik Rawan Korupsi di Daerah

Headline   Kilas Kalbar   News   Pontianak   Sorotan   Sospolhukam
Dukung Pembangunan Rumah Ibadah Lewat Bansos, Wagub Kalbar: Bantuan Sesuai Kemampuan Keuangan Daerah

Dukung Pembangunan Rumah Ibadah Lewat Bansos, Wagub Kalbar: Bantuan Sesuai Kemampuan Keuangan Daerah

Headline   Kesra   Kilas Kalbar   Kubu Raya   News   Sorotan   Sospolhukam
Sutarmidji: Hilangkan Sekat Perbedaan, Gunakan Pola Pikir NKRI Dalam Membangun Kalbar

Sutarmidji: Hilangkan Sekat Perbedaan, Gunakan Pola Pikir NKRI Dalam Membangun Kalbar

Headline   Kilas Kalbar   News   Pontianak   Sospolhukam

SITE LOCATION REKLAME

Streaming triggernetmedia.com