Trigger Netmedia
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Sospolhukam
    • Metropolitan
    • Nasional
    • Internasional
  • Kalbar
    • Pontianak
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Kapuas Raya
    • Landak
    • Mempawah
    • Sanggau
    • SingBeBas
    • Kapuas Hulu
  • Ekonomi
    • Keuangan
    • Bisnis
    • Industri
    • Makro
    • IHSG
    • Fintech
  • Edutaiment
    • Literasi
    • Edukasi
    • Budaya
    • Gadgets
    • IT
  • Sport
    • Sepak Bola
    • Kabar Arena
    • Otomotif
  • Infotainment
    • Selebritis
    • Film
    • Music
    • Zodiak
    • Comunity
    • Kekinian
    • Fashion
    • Milenial
  • Kuliner
    • Food
    • Pesona Dunia
    • Pesona Nusantara
  • Pariwara
    • Videotron
    • Foto
    • Kanal Iklan
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Sospolhukam
    • Metropolitan
    • Nasional
    • Internasional
  • Kalbar
    • Pontianak
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Kapuas Raya
    • Landak
    • Mempawah
    • Sanggau
    • SingBeBas
    • Kapuas Hulu
  • Ekonomi
    • Keuangan
    • Bisnis
    • Industri
    • Makro
    • IHSG
    • Fintech
  • Edutaiment
    • Literasi
    • Edukasi
    • Budaya
    • Gadgets
    • IT
  • Sport
    • Sepak Bola
    • Kabar Arena
    • Otomotif
  • Infotainment
    • Selebritis
    • Film
    • Music
    • Zodiak
    • Comunity
    • Kekinian
    • Fashion
    • Milenial
  • Kuliner
    • Food
    • Pesona Dunia
    • Pesona Nusantara
  • Pariwara
    • Videotron
    • Foto
    • Kanal Iklan
No Result
View All Result
Trigger Netmedia
No Result
View All Result
Home Headline

Isi Kursi Menteri Jokowi, Kans Gerindra Disebut Lebih Besar dari Demokrat

ariz by ariz
12 Oktober 2019
in Headline
0
Isi Kursi Menteri Jokowi, Kans Gerindra Disebut Lebih Besar dari Demokrat

Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Ketua Umum Partai gerindra Prabowo Subianto swafoto dengan wartawan Istana. (Foto dok. Istimewa)

0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

triggernetmedia.com – Pengajar Imlu Komunikasi Politik Universitas Gajah Mada (UGM), Nyarwi Ahmad menilai Partai Gerindra memiliki peluang besar ketimbang Partai Demokrat untuk mengisi kursi menteri Kabinet Kerja jilid II di Pemerintahan Joko Widodo- Maruf Amin pada periode 2019-2024 mendatang.

Menurutnya, peluang itu didasari dengan daya tarik Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto saat bertemu dengan Jokowi di Istana Merdeka, Jumat (11/10) kemarin.

Nyarwi menilai, komunikas Prabowo terlihat lebih cair ketimbang Ketum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang lebih dulu bertemu Jokowi sehari sebelum mengundang Prabowo.

“Saya mendapat indikasi dari dua peristiwa itu. Pertama daya tarik Gerindra untuk susunan koalisi ini sangat tinggi. Artinya Gerindra dibutuhkan untuk memperkuat koalisi pemerintahan Jokowi mendatang. Sementara, daya tarik Demokrat masih belum terlalu kuat,” kata Nyarwi, dalam diskusi di ‘Dinamika Politik Jelang Penyusunan Kabinet’, di Gado-gado Boplo, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (12/10), seperti dikutip dari laman suara.com.

Nyarwi menyebut partai berlambang garuda ini lebih dianggap menarik minat Jokowi untuk membantu pemerintahannya untuk lima tahun mendatang. Apalagi, Gerindra memiliki kursi di parlemen cukup besar.

“Jadi, dengan menarik Gerindra ke kubu Jokowi, artinya Pak Jokowi mendapat dukungan yang rill dari Gerindra. Itu dapat menjadi basis untuk amankan agenda politik selama lima tahun ke depan,” ucap Nyarwi.

Senada dengan Nyarwi, pengajar Ilmu Politik Universitas Negeri Jakarta (UNJ) Ubedillah Badrun juga menilai bahwa peluang Gerindra lebih besar lantaran Ketum Prabowo dan Ketum PDI Perjuangan Megawati Soekarno Puteri memiliki kedekatan emosional cukup besar. Apalagi, keduanya pernah bersama maju bersama dalam pilpres 2009 lalu.

“Kedua partai tersebut juga punya agenda politik sama. Punya corak yang sama, yaitu nasionalis,” ungkap Ubedillah.

Menurut Ubedillah hal itu jauh terbalik dengan Partai Demokrat yang memiliki luka lama dengan Megawati.

“Sikap politiknya saja tidak jelas (Mega dan SBY). Saya kira itu catatan mega sangat sulit narik SBY dalam kabinet,” tutup Ubedillah.

Agung Sandy Lesmana | Welly Hidayat

About Author

ariz

See author's posts

Tags: DemokratGerindraJokowiKabinet JokowiKoalisi Partai PemerintahOposisi
Previous Post

Tanaman Hias Jadi Peluang Bisnis Menarik di Kota Pontianak

Next Post

Kementerian ATR Catat 60 Kasus Mafia Tanah Ditangani Tahun Ini

ariz

ariz

Next Post
Kementerian ATR Catat 60 Kasus Mafia Tanah Ditangani Tahun Ini

Kementerian ATR Catat 60 Kasus Mafia Tanah Ditangani Tahun Ini

Stay Connected test

  • 24k Followers
  • 23.9k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
AKI dan AKB Masih Tinggi, Indonesia Terpaut Jauh dari Target SDGs

AKI dan AKB Masih Tinggi, Indonesia Terpaut Jauh dari Target SDGs

16 Juli 2025
Jabat Dewan Syuro, Anggota Komisi Fatwa MUI Berperan Beri Masukan dan Nasihat ke JI

Jabat Dewan Syuro, Anggota Komisi Fatwa MUI Berperan Beri Masukan dan Nasihat ke JI

17 November 2021
Kronologi Polemik Ijazah Jokowi: Dari Gugatan Hukum hingga Drama Politik

Kronologi Polemik Ijazah Jokowi: Dari Gugatan Hukum hingga Drama Politik

18 Juli 2025
Status PPPK Paruh Waktu Dihapus, Revisi UU ASN Kembalikan Struktur Dua Pilar

Status PPPK Paruh Waktu Dihapus, Revisi UU ASN Kembalikan Struktur Dua Pilar

26 November 2025
Bandara Rahadi Oesman Ketapang Hentikan Sementara Layanan Penerbangan Komersial

Bandara Rahadi Oesman Ketapang Hentikan Sementara Layanan Penerbangan Komersial

0
2 Hari Hilang, Nelayan Tewas Mengambang di Pantai Cipalawah Garut

2 Hari Hilang, Nelayan Tewas Mengambang di Pantai Cipalawah Garut

0
14 Tahun Terbunuhnya Munir, Polri Didesak Bentuk Tim Khusus

14 Tahun Terbunuhnya Munir, Polri Didesak Bentuk Tim Khusus

0
Prabowo Resmikan Kantor DPD Gerindra di Banten

Prabowo Resmikan Kantor DPD Gerindra di Banten

0
Program CSR Harus Selaras dengan Prioritas Pembangunan Daerah

Program CSR Harus Selaras dengan Prioritas Pembangunan Daerah

9 Juli 2026
Target Penyaluran KUR di Pontianak Belum Tercapai, Pemkot Dorong Perbankan Perluas Akses Pembiayaan

Target Penyaluran KUR di Pontianak Belum Tercapai, Pemkot Dorong Perbankan Perluas Akses Pembiayaan

9 Juli 2026
Ekonomi Indonesia Dihantam Empat Tekanan

Ekonomi Indonesia Dihantam Empat Tekanan

9 Juli 2026
Polri Selidiki Korupsi Batu Bara PLTU Rp5 Triliun

Polri Selidiki Korupsi Batu Bara PLTU Rp5 Triliun

9 Juli 2026

Recent News

Program CSR Harus Selaras dengan Prioritas Pembangunan Daerah

Program CSR Harus Selaras dengan Prioritas Pembangunan Daerah

9 Juli 2026
Target Penyaluran KUR di Pontianak Belum Tercapai, Pemkot Dorong Perbankan Perluas Akses Pembiayaan

Target Penyaluran KUR di Pontianak Belum Tercapai, Pemkot Dorong Perbankan Perluas Akses Pembiayaan

9 Juli 2026
Ekonomi Indonesia Dihantam Empat Tekanan

Ekonomi Indonesia Dihantam Empat Tekanan

9 Juli 2026
Polri Selidiki Korupsi Batu Bara PLTU Rp5 Triliun

Polri Selidiki Korupsi Batu Bara PLTU Rp5 Triliun

9 Juli 2026
  • Kode Etik
  • Kode Prilaku Perusahaan Pers
  • Tentang Kami
  • Redaksi

© 2026 triggernetmedia development

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Sospolhukam
    • Metropolitan
    • Nasional
    • Internasional
  • Kalbar
    • Pontianak
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Kapuas Raya
    • Landak
    • Mempawah
    • Sanggau
    • SingBeBas
    • Kapuas Hulu
  • Ekonomi
    • Keuangan
    • Bisnis
    • Industri
    • Makro
    • IHSG
    • Fintech
  • Edutaiment
    • Literasi
    • Edukasi
    • Budaya
    • Gadgets
    • IT
  • Sport
    • Sepak Bola
    • Kabar Arena
    • Otomotif
  • Infotainment
    • Selebritis
    • Film
    • Music
    • Zodiak
    • Comunity
    • Kekinian
    • Fashion
    • Milenial
  • Kuliner
    • Food
    • Pesona Dunia
    • Pesona Nusantara
  • Pariwara
    • Videotron
    • Foto
    • Kanal Iklan

© 2026 triggernetmedia development