banner 468x60 banner 468x60

Sering padam, warga Ketapang kritik pelayanan PT. PLN

Trigger Netmedia - 17 Oktober 2018
Sering padam, warga Ketapang kritik pelayanan PT. PLN
ilustrasi. - ()

KETAPANG (triggernetmedia.com) – Pemadaman listrik di wilayah Ketapang dalam sehari mengalami dua hingga tiga kali pemadaman. Selain mengganggu aktifitas, masyarakat mengeluhkan barang-barang elektronik mereka mengalami kerusakan akibat listrik sering padam.

Warga diKelurahan Tengah, Kecamatan Delta Pawan diantaranya mengaku kesal dengan pelayanan PT. PLN Area Ketapang yang dinilai semakin memburuk. Diantaranya bahkan berujar ketus meminta manager PLN area Ketapang dicopot dari jabatannya.

“Hampir tiap hari mati lampu. Sudah kayak zaman dulu lagi listrik sering mati. Ganti saja kepala PLN Ketapang,” ketus Deni (27), warga Ketapang, Rabu (17/10).

Menurut Deni, dalam sepekan ini sudah beberapa kali terjadi pemadaman listrik. Masyarakat pun mengaku jengkel. Sebab, pemadaman listrik tanpa pemberitahuan sebelumnya.

Baca juga  Jadwal Liga Spanyol Malam Ini, Ada Granada vs Atletico Madrid

“Kami juga menyayangkan atas pernyataan pihak PT. PLN Area Ketapang melalui akun media sosial facebook resminya belum lama ini, yang seolah marah atas kekecewaan masyarakat yang kesal atas pelayanan listrik negara itu,” ungkap Deni.

“Bayangkan akun resmi PLN sampai bilang silahkan datang kelokasi kerusakan PLN kalau tidak percaya. Itukan tak pantas disampaikan ke masyarakat. Kalau gitu kami bisa saja suruh PLN periksa dompet kami kalau mereka tak percaya kami tidak punya uang buat bayar listrik,” ketusnya.

Sebagai masyarakat, Deni berharap pihak PT. PLN Wilayah Kalbar mengevaluasi kinerja PLN Area Ketapang.

“Jika perlu para pejabat yang tidak bisa bekerja maksimal memberikan pelayanan untuk dapat diganti atau dimutasi,” ujarnya.

Baca juga  Hari Pencoblosan Pilkada, Kasus Covid-19 di Indonesia Tambah 6.058 Kasus

Sementara, anggota DPRD Ketapang, Abdul Sani menyebut pelayanan PT. PLN Area Ketapang dinilai semakin memburuk. Dirinya mengaku mendapatkan banyak keluhan dari masyarakat terkait pemadaman listrik yang kerap terjadi.

“Di Kendawangan pemadaman sampai 29 jam lamanya, di kota Ketapang pemadaman kayak minum obat. Bayangkan kerugian yang masyarakat rasakan, aktivitas terganggu, barang elektronik banyak rusak,” kesal Abdul Sani.

Abdul Sani menyebut, kinerja Manager PT. PLN Area Ketapang dalam memanag dan memimpin dibandingkan dengan manager sebelumnya berbanding terbalik.

“Manager PT. PLN beserta jajarannya seharusnya optimal melayani kebutuhan listrik masyarakat. Jangan malah membuat Ketapang malah sering byar pet. Apalagi PLTU sudah dioperasikan,” kata Abdul Sani.

Pewarta : Jhon
Editor : Arizbroadcaster

banner 468x60

Tinggalkan Komentar

Terkini

Bukber dengan Menteri Sandiaga Uno, Wali Kota Pontianak Beberkan Sejumlah Potensi Wisata

Bukber dengan Menteri Sandiaga Uno, Wali Kota Pontianak Beberkan Sejumlah Potensi Wisata

Headline   Kilas Kalbar   Nasional   News   Pesona Nusantara
Satgas Covid-19 Sebut Kasus Virus Corona Naik Hingga 14 Persen

Satgas Covid-19 Sebut Kasus Virus Corona Naik Hingga 14 Persen

Headline   Kesehatan   Nasional   News   Sorotan
Kepala BNPB Minta Ceramah Ramadhan Sisipkan Materi Covid-19

Kepala BNPB Minta Ceramah Ramadhan Sisipkan Materi Covid-19

Headline   Kesehatan   Nasional   News   Sorotan   Sospolhukam
Mendagri Minta SDM Asal Papua Tak Melulu Diarahkan Jadi Pegawai Negeri

Mendagri Minta SDM Asal Papua Tak Melulu Diarahkan Jadi Pegawai Negeri

ASN   Headline   Nasional   News   Pelayanan Puplik   Sorotan   Sospolhukam
Kurangi Emisi, Pemerintah Targetkan Pemanfaatan Energi Baru Terbarukan 2035

Kurangi Emisi, Pemerintah Targetkan Pemanfaatan Energi Baru Terbarukan 2035

Energi   Headline   Nasional   News   Technology
Menristek Sebut Lima Prioritas Riset Nasional Energi Baru dan Terbarukan

Menristek Sebut Lima Prioritas Riset Nasional Energi Baru dan Terbarukan

Energi   Headline   Nasional   News   Sorotan   Technology
Harga Mati UEFA: Main di ESL, Pemain Tak Boleh Tampil di Piala Dunia 2022

Harga Mati UEFA: Main di ESL, Pemain Tak Boleh Tampil di Piala Dunia 2022

Headline   Internasional   News   Sepak Bola   Sorotan   Sport   Superliga
Ikuti Jejak Yamaha dan Honda, Suzuki Perpanjang Kontrak di MotoGP

Ikuti Jejak Yamaha dan Honda, Suzuki Perpanjang Kontrak di MotoGP

Headline   Internasional   Kabar Arena   News   Otomotif   Sport
Lima Wanita Dibunuh dalam Seminggu, PM Swedia Ingatkan Femicide Meningkat

Lima Wanita Dibunuh dalam Seminggu, PM Swedia Ingatkan Femicide Meningkat

Headline   Internasional   News   Sorotan   Sospolhukam
Terungkap, Rahasia Air Zamzam Tak Pernah Habis Meski Berusia 4000 Tahun

Terungkap, Rahasia Air Zamzam Tak Pernah Habis Meski Berusia 4000 Tahun

Headline   Internasional   Maritim   News   Serba-serbi   Sorotan

SITE LOCATION REKLAME

Streaming triggernetmedia.com

Close Ads X