Kasus PLTU Riau-1, KPK Periksa Dirut PT PJB Agung Firstantara

  • Bagikan
Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta. [Suara.com/Muhaimin A Untung]
banner 468x60
Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta. [Suara.com/Muhaimin A Untung]

Suara.com – Direktur Utama PT Pembangkit Jawa Bali (PJB) Iwan Agung Firstantaramenjalani pemeriksaan di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait kasus suap proyek PLTU Riau-1.

Iwan menyebut tak mengetahui terkait fee dalam proyek PLTU Riau-1, yang diterima oleh sejumlah pihak.

“Kesepakatan formal saja. Nggak ada yang nganu-nganu ya,” kata Iwan di Lobi Gedung KPK, Jumat (12/10/2018).

Baca juga  OTT 2 Menteri, DPR: Bukti Kekhawatiran Publik soal KPK Melemah Tidak Betul

Iwan mengakui memang melakukan pertemuan dengan beberapa tersangka Eni Maulani Saragih dan Bos Blackgold Johannes B. Kotjo. Namun pembahasan hanya soal pembagunan PLTU Riau-1.

Iwan mengaku baru mengetahui adanya fee dalam proyek PLTU Riau-1 dari pengungkapan penyidik KPK. Iwan juga mendapatkan informasi dari media massa.

Baca juga  Waduh! Layanan Akses Internet Jasa Telekomunikasi ini di Kritik Warga Ketapang

Iwan diperiksa untuk tersangka PLTU Riau-1, mantan Menteri Sosial Idrus Marham.

Dalam kasus PLTU Riau-1, KPK telah menahan tiga orang tersangka. Mereka adalah Idrus Marham, Johannes B. Kotjo, dan Eni Maulani Saragih.

Sumber: Suara.com

banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *