Trigger Netmedia
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Sospolhukam
    • Metropolitan
    • Nasional
    • Internasional
  • Kalbar
    • Pontianak
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Kapuas Raya
    • Landak
    • Mempawah
    • Sanggau
    • SingBeBas
    • Kapuas Hulu
  • Ekonomi
    • Keuangan
    • Bisnis
    • Industri
    • Makro
    • IHSG
    • Fintech
  • Edutaiment
    • Literasi
    • Edukasi
    • Budaya
    • Gadgets
    • IT
  • Sport
    • Sepak Bola
    • Kabar Arena
    • Otomotif
  • Infotainment
    • Selebritis
    • Film
    • Music
    • Zodiak
    • Comunity
    • Kekinian
    • Fashion
    • Milenial
  • Kuliner
    • Food
    • Pesona Dunia
    • Pesona Nusantara
  • Pariwara
    • Videotron
    • Foto
    • Kanal Iklan
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Sospolhukam
    • Metropolitan
    • Nasional
    • Internasional
  • Kalbar
    • Pontianak
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Kapuas Raya
    • Landak
    • Mempawah
    • Sanggau
    • SingBeBas
    • Kapuas Hulu
  • Ekonomi
    • Keuangan
    • Bisnis
    • Industri
    • Makro
    • IHSG
    • Fintech
  • Edutaiment
    • Literasi
    • Edukasi
    • Budaya
    • Gadgets
    • IT
  • Sport
    • Sepak Bola
    • Kabar Arena
    • Otomotif
  • Infotainment
    • Selebritis
    • Film
    • Music
    • Zodiak
    • Comunity
    • Kekinian
    • Fashion
    • Milenial
  • Kuliner
    • Food
    • Pesona Dunia
    • Pesona Nusantara
  • Pariwara
    • Videotron
    • Foto
    • Kanal Iklan
No Result
View All Result
Trigger Netmedia
No Result
View All Result
Home Headline

Grafik Buta Aksara Menurun di Kalbar

ariz by ariz
2 November 2019
in Headline, Kilas Kalbar
0
Grafik Buta Aksara Menurun di Kalbar

Peringatan Hari Buta Aksara Internasional di Kalbar, yang dipusatkan di Kabupaten Kubu Raya, 30/10/2019.

0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

triggernetmedia.com – Wakil Bupati Kubu Raya Sujiwo mengungkapkan, Kubu Raya sempat menjadi salah satu kabupaten dengan angka buta aksara terbesar di Kalimantan Barat. Namun dalam tiga tahun terakhir tren buta aksara tersebut menurun.

“Kita menyadari bahwasanya di 2016 dan 2017, Kubu Raya merupakan salah satu penyumbang terbesar buta huruf untuk provinsi. Namun dengan upaya keras pemerintah daerah, dari sekitar 30 ribu buta aksara di 2016 bisa diturunkan menjadi 25 ribu pada 2017 dan turun lagi menjadi sekitar 14 ribu di 2018. Dengan dukungan pemerintah pusat dan pemerintah provinsi, kami targetkan di 2019 dan 2020 bisa menurun di angka 10 ribu,” ungkap Sujiwo pada Peringatan Hari Aksara Internasional ke-54 Tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang digelar di Rumah Pintar Kecamatan Rasau Jaya, Kabupaten Kubu Raya, belum lama ini.

Buta aksara, sambung Sujiwo, menjadi tantangan untuk pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan terkait. Karena itu, ditunjuknya Kabupaten Kubu Raya sebagai lokasi peringatan Hari Aksara Internasional tingkat provinsi menjadi motivasi untuk terus menekan angka buta aksara.

“Sebagai tuan rumah, tentunya ini akan memotivasi semua pihak terkait untuk bagaimana kita bekerja keras supaya bisa terus menurunkan angka buta aksara. Memang grafiknya dari 2016 buta aksara terus menurun,” ujarnya.

Sujiwo menyebut penuntasan buta aksara menjadi keharusan. Karena hal itu berkaitan langsung dengan upaya peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Kubu Raya. Terlebih Presiden Joko Widodo telah mencanangkan periode kedua pemerintahan yang akan memprioritaskan pembangunan sumber daya manusia.

“Ini sangat punya keterkaitan. Di era digitalisasi saat ini, masalah buta aksara harus semaksimal mungkin diturunkan sampai nol persen. Itu harapan kita untuk jangka panjangnya. Karena melek aksara dengan semua aspek dan sektor itu sangat berkorelasi. Dan dunia pun menyoroti hal itu,” jelasnya.

Perwakilan Direktorat Pembinaan Pendidikan Keaksaraan dan Kesetaraan Direktorat Jenderal PAUD dan Pendidikan Masyarakat Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI, Dr. Kastum, mengatakan, pada 2016 Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan telah mencanangkan enam literasi sebagai upaya menyongsong abad ke-21.

Enam literasi tersebut yakni literasi baca tulis, literasi numerasi, literasi sains, literasi finansial, literasi digital, dan literasi budaya dan kewargaan.

“Artinya, kalau masyarakat Kalimantan Barat semuanya sudah berliterasi, berarti telah siap menyambut abad ke-21,” ujarnya.

Kastum mengungkapkan, setiap tahunnya angka buta aksara di Kalimantan Barat terus menurun. Kalimantan Barat, ujar dia, maju pesat dalam upaya melek aksara.

 

Ia menyebut secara nasional angka buta huruf di Kalbar tinggal 1,07 persen. Atau sudah mencapai 93 persen.

“Alhamdulillah dan angka ini kalau diabsolutkan kurang lebih sekitar 3,2 juta. Untuk Kalbar sudah semakin tipis walapun masih di atas rata-rata nasional tapi tipis,” jelasnya.

Kastum menyatakan pihaknya setiap tahun selalu ikut dalam upaya pemberantasan buta aksara di wilayah Kalbar. Dirinya memastikan hal itu akan terus berlangsung dengan sinergi bersama seluruh kepala dinas pendidikan.

Gubernur Kalimantan Barat Sutarmidji mengajak semua elemen masyarakat untuk menuntaskan buta aksara. Menurutnya, melek aksara adalah solusi untuk keluar dari kemiskinan.

“Mari kita sama-sama mengakhiri buta aksara. Karena ilmu pengetahuan itulah kunci dari kita keluar dari kemiskinan. Tanpa itu tidak mungkin,” ajaknya.

Sutarmidji mengatakan, Hari Aksara Internasional sangat kontekstual dengan Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Ia mengungkapkan, di Kalimantan Barat buta aksara untuk usia 18 tahun ke bawah hampir tidak ada.

Namun untuk yang 25 tahun ke atas masih ada. Terkait validitas angka buta aksara, dia menyebut data harus diperoleh dengan metode yang benar.

“Jika ambil data buta aksara, tidak bisa mengambil dengan teknik sampling. Harus tatap muka, wawancara dan turun langsung,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalimantan Barat Suprianus Herman mengatakan, Hari Aksara Internasional merupakan ajang global yang disepakati dan diperingati negara-negara anggota Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB).

Kesepakatan itu sebagai wujud komitmen dunia internasional untuk memberantas buta aksara.

Peringatan Hari Aksara Internasional 2019 mengangkat tema “Ragam Budaya Lokal dan Literasi Masyarakat.

“Tujuan pencanangan adalah untuk mengingatkan masyarakat akan pentingnya melek aksara bagi individu, komunitas, dan masyarakat. Selain itu menekankan perlunya upaya yang intensif untuk memperkuat komitmen seluruh pemangku kepentingan di Indonesia sebagai gerakan literasi nasional. Sekaligus mengingatkan kembali konsensus negara-negara dunia dalam melakukan aksi nyata sebagai bentuk penuntasan buta aksara,” tuturnya.

Suprianus menjelaskan, rangkaian kegiatan Hari Aksara tingkat provinsi meliputi pameran produk unggulan daerah dari kabupaten/kota se-Kalimantan Barat, panggung kreasi generasi berbakat untuk ajang kreativitas anak usia dini, lomba keaksaraan warga/pelajar, dan lomba tutor keaksaraan fungsional.

“Selain itu peringatan juga diwarnai penyerahan bantuan dari PLN Unit Induk Kalimantan Barat untuk kegiatan belajar PKBM, bantuan sarana dan prasarana kampung literasi, bantuan bank sampah binaan PLN, bantuan wirausaha disabilitas Kubu Raya, dan bantuan pengembangan Desa Wisata Rajati Flower Garden di Desa Rasau Jaya Tiga Kubu Raya. Pada kesempatan itu juga diadakan Apresiasi Bunda dan Gugus PAUD se-Kalimantan Barat,” paparnya.

Hadir pada kegiatan tersebut Gubernur Kalimantan Barat Sutarmidji dan perwakilan Direktorat Pembinaan Pendidikan Keaksaraan dan Kesetaraan Direktorat Jenderal PAUD dan Pendidikan Masyarakat Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI Dr. Kastum.

Rio I Ariz

About Author

ariz

See author's posts

Tags: Disdikbud KalbarKubu RayaPeringatan Hari Aksara InternasionalSujiwoTren Penurunan Angka Buta Aksara
Previous Post

Pancasila Sebagai Kunci Pemersatu Bangsa

Next Post

Pontianak Festival Kuliner Dongkrak Perekonomian Warga

ariz

ariz

Next Post
Pontianak Festival Kuliner Dongkrak Perekonomian Warga

Pontianak Festival Kuliner Dongkrak Perekonomian Warga

Stay Connected test

  • 24k Followers
  • 24k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
AKI dan AKB Masih Tinggi, Indonesia Terpaut Jauh dari Target SDGs

AKI dan AKB Masih Tinggi, Indonesia Terpaut Jauh dari Target SDGs

16 Juli 2025
Jabat Dewan Syuro, Anggota Komisi Fatwa MUI Berperan Beri Masukan dan Nasihat ke JI

Jabat Dewan Syuro, Anggota Komisi Fatwa MUI Berperan Beri Masukan dan Nasihat ke JI

17 November 2021
Kronologi Polemik Ijazah Jokowi: Dari Gugatan Hukum hingga Drama Politik

Kronologi Polemik Ijazah Jokowi: Dari Gugatan Hukum hingga Drama Politik

18 Juli 2025
Status PPPK Paruh Waktu Dihapus, Revisi UU ASN Kembalikan Struktur Dua Pilar

Status PPPK Paruh Waktu Dihapus, Revisi UU ASN Kembalikan Struktur Dua Pilar

26 November 2025
Bandara Rahadi Oesman Ketapang Hentikan Sementara Layanan Penerbangan Komersial

Bandara Rahadi Oesman Ketapang Hentikan Sementara Layanan Penerbangan Komersial

0
2 Hari Hilang, Nelayan Tewas Mengambang di Pantai Cipalawah Garut

2 Hari Hilang, Nelayan Tewas Mengambang di Pantai Cipalawah Garut

0
14 Tahun Terbunuhnya Munir, Polri Didesak Bentuk Tim Khusus

14 Tahun Terbunuhnya Munir, Polri Didesak Bentuk Tim Khusus

0
Prabowo Resmikan Kantor DPD Gerindra di Banten

Prabowo Resmikan Kantor DPD Gerindra di Banten

0
India Nyatakan Siap Dukung Visi Indonesia Emas 2045

India Nyatakan Siap Dukung Visi Indonesia Emas 2045

7 Juli 2026
Roy Suryo Ajukan Praperadilan Kedua, Gugat Status Tersangka Kasus Ijazah Jokowi

Roy Suryo Ajukan Praperadilan Kedua, Gugat Status Tersangka Kasus Ijazah Jokowi

7 Juli 2026
Praperadilan Roy Suryo, Hakim Nyatakan Penggeledahan dan Penangkapan Tidak Sah

Praperadilan Roy Suryo, Hakim Nyatakan Penggeledahan dan Penangkapan Tidak Sah

7 Juli 2026
Catatan Bank Indonesia: Modal Asing Rp 5,92 Triliun Keluar dari Pasar Keuangan Domestik

Cadangan Devisa Indonesia Naik Jadi 145,6 Miliar Dolar AS pada Juni 2026

7 Juli 2026

Recent News

India Nyatakan Siap Dukung Visi Indonesia Emas 2045

India Nyatakan Siap Dukung Visi Indonesia Emas 2045

7 Juli 2026
Roy Suryo Ajukan Praperadilan Kedua, Gugat Status Tersangka Kasus Ijazah Jokowi

Roy Suryo Ajukan Praperadilan Kedua, Gugat Status Tersangka Kasus Ijazah Jokowi

7 Juli 2026
Praperadilan Roy Suryo, Hakim Nyatakan Penggeledahan dan Penangkapan Tidak Sah

Praperadilan Roy Suryo, Hakim Nyatakan Penggeledahan dan Penangkapan Tidak Sah

7 Juli 2026
Catatan Bank Indonesia: Modal Asing Rp 5,92 Triliun Keluar dari Pasar Keuangan Domestik

Cadangan Devisa Indonesia Naik Jadi 145,6 Miliar Dolar AS pada Juni 2026

7 Juli 2026
  • Kode Etik
  • Kode Prilaku Perusahaan Pers
  • Tentang Kami
  • Redaksi

© 2026 triggernetmedia development

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Sospolhukam
    • Metropolitan
    • Nasional
    • Internasional
  • Kalbar
    • Pontianak
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Kapuas Raya
    • Landak
    • Mempawah
    • Sanggau
    • SingBeBas
    • Kapuas Hulu
  • Ekonomi
    • Keuangan
    • Bisnis
    • Industri
    • Makro
    • IHSG
    • Fintech
  • Edutaiment
    • Literasi
    • Edukasi
    • Budaya
    • Gadgets
    • IT
  • Sport
    • Sepak Bola
    • Kabar Arena
    • Otomotif
  • Infotainment
    • Selebritis
    • Film
    • Music
    • Zodiak
    • Comunity
    • Kekinian
    • Fashion
    • Milenial
  • Kuliner
    • Food
    • Pesona Dunia
    • Pesona Nusantara
  • Pariwara
    • Videotron
    • Foto
    • Kanal Iklan

© 2026 triggernetmedia development