triggernetmedia.com – Gubernur Provinsi Kalimantan Barat, Sutarmidji, beserta Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kalbar, Harisson, hadir dalam upacara peresmian Gedung Unit Penyelenggara Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Penilaian Kompetensi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berlokasi di Pontianak.
Acara ini turut dihadiri oleh Pelaksana Tugas (PLT) Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Haryomo Dwi Putranto.
Gedung Unit Penyelenggara Seleksi CPNS dan Penilaian Kompetensi ASN BKN ini memiliki peran penting dalam penyediaan sarana pelaksanaan rekrutmen CPNS, seleksi dalam jabatan, pemetaan kompetensi, dan seleksi ujian ikatan dinas melalui Computer Assisted Test (CAT BKN).
Keberadaan kantor ini tidak hanya meningkatkan hubungan antara BKN dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, tetapi juga akan membantu pemerintah dalam mengawal penyelenggaraan kepegawaian di daerah, khususnya dalam pembinaan teknis pengelolaan manajemen ASN di Kalbar.
Dalam sambutannya, Gubernur menyampaikan bahwa Pelayanan Unit Penyelenggara BKN tidak kalah sibuk dengan unit pelayanan lainnya, bahkan lebih sibuk lagi meskipun beroperasi di dalam ruangan.
Oleh karena itu, ia berharap kedepannya kantor ini dapat diperluas untuk mengoptimalkan pelayanan kepada masyarakat.
Pemrov juga terus melaksanakan reformasi birokrasi dengan fokus pada peningkatan kompetensi aparatur, tujuan dari upaya ini adalah untuk memiliki aparatur yang kompeten dan siap bersaing, serta mencapai tingkat profesionalitas yang tinggi.
Lebih lanjut, Gubernur Sutarmidji menyatakan bahwa proses hibah gedung dan lahan dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat kepada BKN seharusnya berjalan lancar tanpa hambatan.
Hal ini dianggap sebagai langkah penting demi keberlangsungan dan kepentingan negara. Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara Pemprov Kalbar dan BKN dalam memberikan pelayanan kepada ASN dengan inovasi dan transparansi.
Sementara itu, PLT BKN, Haryomo Dwi Putranto, mengungkapkan kehormatannya karena BKN diundang dalam acara yang bersifat sakral ini.
Ia mengapresiasi upaya Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat dalam menyediakan fasilitas dan sarana untuk pelayanan publik, termasuk bagi aparatur sipil negara.
Dalam konteks pengisian formasi jabatan CPNS dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), Haryomo menyatakan bahwa sebagian besar jabatan guru dan kesehatan sudah terisi dengan persentase yang cukup tinggi. Namun, untuk tenaga teknis masih perlu lebih ditingkatkan.
Haryomo juga mengingatkan bahwa integritas, disiplin, dan moralitas sangat penting bagi aparatur sipil negara, termasuk PPPK.
Ia menegaskan bahwa tidak ada dikotomi antara Pegawai Negeri Sipil dan PPPK, karena keduanya adalah bagian dari aparatur sipil negara. Haryomo berharap agar semua pegawai ASN tetap menjaga netralitas dan berkontribusi untuk kemajuan bangsa dan negara.











