triggernetmedia.com – Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, dengan didampingi Istri, Erlina, yang juga menjabat sebagai Bupati Kabupaten Mempawah, menyambut hangat kedatangan Jemaah Haji Asal Kalimantan Barat Kloter 25 yang baru tiba dari Madinah pada sore hari ini, Rabu (26/7).
Acara penyambutan yang diselenggarakan di Asrama Haji Batam, penuh dengan rasa bahagia, terharu, dan gembira menyambut kedatangan jemaah haji dari tanah suci.
Dalam sambutannya, Wagub Kalbar, Ria Norsan, menyampaikan ucapan terima kasih kepada penyelenggara Ibadah Haji Provinsi Kepulauan Riau atas pelayanan terbaik yang diberikan kepada Jemaah Haji Kalimantan Barat.
Dia juga mengungkapkan rasa bangganya bisa menyambut tamu-tamu Allah yang datang dari tanah suci.
Wagub Kalbar berharap agar para Jemaah Haji tetap mempertahankan semangat ibadah yang dilakukan di tanah suci ketika kembali ke tanah air.
Ia juga mengingatkan Jemaah Haji yang masih sehat untuk tetap menjalin silaturahmi dan ikut bergabung dalam wadah perkumpulan haji, yaitu Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Provinsi Kalimantan Barat, yang dipimpin oleh dirinya.
Namun, di tengah kebahagiaan, juga ada duka yang mendalam karena beberapa jemaah haji asal Kalimantan Barat dikabarkan meninggal dunia di tanah suci.
“Mari kita bersama-sama mendoakan Saudara kita yang tidak bisa pulang bersama bapak dan Ibu sekalian, yang telah dipanggil Allah di tanah suci, mudah-mudah Almarhum dan Almarhumah mendapat ridho disisi Allah SWT, Amal Ibadahnya diterima, dan mereka yang meninggal disana Husnul khatimah”, ungkapnya.
Dalam laporan dari Perwakilan BPIH Embarkasi Batam, Edi Batara menyampaikan rasa berduka cita atas meninggalnya para jemaah haji yang berangkat dari Embarkasi Batam, khususnya yang berasal dari Provinsi Kalimantan Barat, yang berjumlah 9 orang.

Ketua Tim Kloter 25, Syaiful Bahari, menjelaskan bahwa kloter tersebut berangkat dari tanah air dengan total 368 orang jemaah haji beserta petugas.
Namun, ada satu orang jemaah yang wafat atas nama Bapak Sugina Kartokromo, yang telah dimakamkan di Pemakaman Seraya Mekkah Al-Mukarramah.
Selain itu, ada juga Bapak Abdul Muthalib yang sedang dalam kondisi sakit, namun kondisinya sudah membaik dan diharapkan bisa dipulangkan dengan kloter berikutnya.
“Kemudian ada dua orang dititipkan kepada kami yang satu dari BPIH 08, atas nama Ibu Kamalia yang tertinggal ketika berangkat dalam kondisi sakit, dan yang satunya ibu Jamalia dari Kabupaten Ketapang yang telah pulang bersama kita semua”, jelasnya.
Turut hadir pada acara penyambutan tersebut adalah Walikota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, beserta Istri Yanieta Arbiastuti Kamtono, Perwakilan Kepala Biro Kesra Setda Provinsi Kalbar, Kepala Bagian Kesra Kota Pontianak, Direktur PDAM Kota Pontianak, Kepala Kantor Kemenag Kota Pontianak, Mi’raj, Perwakilan Lurah Pontianak Barat dan Pontianak Tenggara, serta seluruh panitia Embarkasi Batam.



