triggernetmedia.com – Bupati Landak periode 2017-2022, Karolin Margret Natasa memiliki komitmen dalam memajukan dunia pendidikan di Kabupaten Landak.
Meski kini tak lagi menjabat sebagai kepala daerah di bumi intan itu, perempuan energik satu ini tetap aktif dan bersemangat untuk terus mendorong peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) melalui sektor pendidikan dengan mendukung dan meninjau langsung kegiatan Les Bahasa Mandarin Hati Mulia yang diinisiasi oleh Kelentang Hati Murni, Yayasan Hati Suci Ngabang, di Desa Hilir Tengah, Kecamatan Ngabang, Kabupaten Landak, belum lama ini.
“Saya sudah melihat langsung kegitan komunitas tionghoa yang ada di kota ngabang, dimana mereka menginisiasi adanya pelajaran atau les bahasa mandarin untuk masyarakat yang ada di Kota Ngabang,” kata Karolin Selasa malam (9/8/2022) di Ngabang.
Pada awal menjabat Bupati Landak ditahun 2017 lalu, Karolin mengaku sempat kesulitan untuk mencari guru Bahasa Mandarin di Kota Ngabang. Namun, dengan adanya les bahasa mandarin di Kelenteng Hati Murni, kini anak-anak di daerah itu bisa mengembangkan kemampuan bahasa mereka.
“Pertama kali anak saya pindah ke Ngabang dulu, untuk mencari guru les bahasa mandarin memang agak susah ya, dan tidak biasa juga ada yang les bahasa mandarin. Nah, dengan adanya ini, mudah-mudahan siapapun yang berminat mau mengembangkan kemampuang bahasanya bisa mendapatkan tempat belajar disini,” ujarnya.
Karolin menyebut, Les Mandarin Hati Mulia saat ini sudah memiliki murid sekitar 90 orang dengan biaya les yakni Rp. 200.000 perbulannya, untuk jumlah guru bahasa mandarin ada 2 orang dan kedepan akan ditambah 4 kelas untuk les bahasa mandarin.
Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan Kalimantan Barat ini pun menyatakan, bahwa Bahasa Mandarin merupakan salah satu bahasa Internasional sehingga anak-anak harus didorong mempelajarinya dan berkemampuan dalam berbahasa mandarin.
“Kami mengapresiasi dan menyambut baik dan mendoakan semoga kegiatan ini lancar serta bisa membawa manfaat dan meningkatkan kualitas anak-anak muda kabupaten Landak. Siapapun boleh ikut, karena bahasa mandarin saat ini merupakan bahasa internasional yang digunakan dalam pergaulan internasional dan dalam bisnis,” tutup Karolin.
