Trigger Netmedia
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Sospolhukam
    • Metropolitan
    • Nasional
    • Internasional
  • Kalbar
    • Pontianak
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Kapuas Raya
    • Landak
    • Mempawah
    • Sanggau
    • SingBeBas
    • Kapuas Hulu
  • Ekonomi
    • Keuangan
    • Bisnis
    • Industri
    • Makro
    • IHSG
    • Fintech
  • Edutaiment
    • Literasi
    • Edukasi
    • Budaya
    • Gadgets
    • IT
  • Sport
    • Sepak Bola
    • Kabar Arena
    • Otomotif
  • Infotainment
    • Selebritis
    • Film
    • Music
    • Zodiak
    • Comunity
    • Kekinian
    • Fashion
    • Milenial
  • Kuliner
    • Food
    • Pesona Dunia
    • Pesona Nusantara
  • Pariwara
    • Videotron
    • Foto
    • Kanal Iklan
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Sospolhukam
    • Metropolitan
    • Nasional
    • Internasional
  • Kalbar
    • Pontianak
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Kapuas Raya
    • Landak
    • Mempawah
    • Sanggau
    • SingBeBas
    • Kapuas Hulu
  • Ekonomi
    • Keuangan
    • Bisnis
    • Industri
    • Makro
    • IHSG
    • Fintech
  • Edutaiment
    • Literasi
    • Edukasi
    • Budaya
    • Gadgets
    • IT
  • Sport
    • Sepak Bola
    • Kabar Arena
    • Otomotif
  • Infotainment
    • Selebritis
    • Film
    • Music
    • Zodiak
    • Comunity
    • Kekinian
    • Fashion
    • Milenial
  • Kuliner
    • Food
    • Pesona Dunia
    • Pesona Nusantara
  • Pariwara
    • Videotron
    • Foto
    • Kanal Iklan
No Result
View All Result
Trigger Netmedia
No Result
View All Result
Home Headline

Wisata Desa Picu Multiefek Ekonomi 

ariz by ariz
30 September 2019
in Headline, Kilas Kalbar, Kubu Raya
0
Wisata Desa Picu Multiefek Ekonomi 
0
SHARES
6
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

triggernetmedia.com – Desa Sungai Kupah, Kecamatan Sungai Kakap, menjadi lokasi desa binaan Banking Learning Centre (BLC) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Pontianak. Kegiatan Peluncuran Desa Wisata Syariah Binaan BLC tersebut dibuka langsung Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan di Gedung FEBI IAIN Pontianak, Sabtu (28/9).

“Selama dua hari mulai 28-29 September, dilakukan penanaman 2.500 bibit pohon dan mangrove oleh para mahasiswa. Ini menggerakkan pemuda, mahasiswa, dan kalangan inteletual pendidik, bagaimana memberikan semangat kepada masyarakat desa dengan cara yang massif. Mulai dari kegiatan-kegiatan pemberdayaan termasuk penanaman. Ini spirit untuk mengajak masyarakat melindungi daratan, garis pantai, dan pesisir,” ujar Bupati Kubu Raya, Muda Mahendrawan, Minggu (29/9).

“Menanam mangrove juga bagian dari cara untuk merasakan apa yang dirasakan masyarakat,” tambahnya.

Muda mengapresiasi kegiatan pembinaan yang dilakukan di Desa Sungai Kupah. Ia menilai hal itu sangat mendukung program pemerintah daerah dalam membangun desa wisata. Apalagi menanam mangrove juga merupakan bagian dari cara kita bagaimana untuk dapat merasakan apa yang dirasakan masyarakat.

“Artinya, bagaimana seperti di Sungai Kupah ini bisa dilakukan upaya untuk percepatan-percepatan. Anak-anak muda di kampung itu bisa terlibat. Sehingga benar-benar akan ada lompatan ke depan,” ujarnya.

Menurut Muda, keterlibatan kaum muda sangat strategis. Karena sekaligus akan menjadi tenaga-tenaga pemasar destinasi wisata bersangkutan. Baik disadari maupun tidak. Dengan begitu, akan muncul daya tarik yang berujung datangnya khalayak ke destinasi tersebut.

“Anak-anak muda ini kan jadi buzzer-buzzer juga. Mereka berswafoto mempromosikan destinasi tersebut. Tanpa disadari, itu mengajak semua orang sehingga menjadi magnet wisata,” sebutnya.

Dengan terbangunnya daya tarik wisata di desa-desa, maka akan ada multiefek ekonomi kepada warga setempat. Di mana mulai muncul kegiatan-kegiatan ekonomi kreatif.

“Orang kan akhirnya bisa membikin produk-produk makanan dan macam-macam lainnya yang bisa mengangkat ekonomi masyarakat. Nah, di sinilah efek lanjutan yang kita kembangkan. Karena Pemkab Kubu Raya betul-betul memformat bagaimana kunjungan orang ke desa-desa. Semakin tinggi  tingkat kunjungan, tujuan efek ekonominya semakin dapat,” jelas Muda.

Dalam memajukan pariwisata daerah, lanjut Muda, disebutkan pentingnya ragam ide dan inovasi. Terlebih Kubu Raya diuntungkan secara geografis. Di mana Kubu Raya menjadi pintu masuk Kalimantan Barat dari udara, darat, dan air. Sehingga pengembangan wisata menjadi peluang besar. Bahkan mampu berdampak positif kepada daerah-daerah lainnya di Kalimantan Barat.

“Sekarang ni memang kita kembangkan desa-desa menjadi destinasi wisata. Mudah-mudahan kolaborasi bersama masyarakat dan pemuda di desa menjadikan mereka sadar dan fokus,” ucapnya.

Membangun wisata desa, Muda menyebut perlunya kreativitas dan inovasi. Apalagi di era digital serba cepat saat ini. Menurutnya, mahasiswa dan pemuda harus cekatan  dan fokus pada solusi.

“Penanaman mangrove adalah untuk kepentingan generasi ke depan. Sama dengan apa yang diperjuangkan pendiri bangsa ini dahulu, yaitu menembus zaman untuk masa depan republik ini,” tegasnya.

Terkait kegiatan penanaman mangrove, Muda bersyukur dengan potensi mangrove yang dimiliki Kabupaten Kubu Raya. Mangrove di Kubu Raya merupakan mangrove terluas kedua di Indonesia. Bahkan salah satu yang terlengkap di Asia Tenggara. Hutan mangrove Kubu Raya pernah mendapat predikat terbaik di dunia menurut versi majalah Linkers Citylink edisi Maret 2016 dan Ekspress Air Magazine.

“Kita merasa bersyukur. Di mana-mana orang sering membanggakan potensi sumber daya alam seperti hasil tambang. Kalau saya berbangga dengan mangrove di Kubu Raya,” sebutnya lagi.

Muda juga menyebut, mangrove punya banyak manfaat. Seperti mencegah intrusi air laut, mencegah erosi dan abrasi pantai, pencegah dan penyaring alami, tempat hidup sejumlah satwa, dan pembentuk pulau serta penstabil daerah pesisir.

“Mangrove ini adalah anugerah bagi kita. Makanya ketika daratan sudah semakin terkikis, orang akan panik dan barulah menanam mangrove,” katanya.

Rio I Ariz

About Author

ariz

See author's posts

Tags: Gerakan Kaum MudaMenanam MangroveMuda MahendrawanPemkab Kubu Raya
Previous Post

SMPN 1 Pontianak Nominasi Tiga Besar Sekolah Sehat Nasional

Next Post

Pesona Kampung Kamboja Sajikan Hiasan Mural dan Kampung Batik

ariz

ariz

Next Post
Pesona Kampung Kamboja Sajikan Hiasan Mural dan Kampung Batik

Pesona Kampung Kamboja Sajikan Hiasan Mural dan Kampung Batik

Stay Connected test

  • 24k Followers
  • 23.9k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
AKI dan AKB Masih Tinggi, Indonesia Terpaut Jauh dari Target SDGs

AKI dan AKB Masih Tinggi, Indonesia Terpaut Jauh dari Target SDGs

16 Juli 2025
Jabat Dewan Syuro, Anggota Komisi Fatwa MUI Berperan Beri Masukan dan Nasihat ke JI

Jabat Dewan Syuro, Anggota Komisi Fatwa MUI Berperan Beri Masukan dan Nasihat ke JI

17 November 2021
Kronologi Polemik Ijazah Jokowi: Dari Gugatan Hukum hingga Drama Politik

Kronologi Polemik Ijazah Jokowi: Dari Gugatan Hukum hingga Drama Politik

18 Juli 2025
Status PPPK Paruh Waktu Dihapus, Revisi UU ASN Kembalikan Struktur Dua Pilar

Status PPPK Paruh Waktu Dihapus, Revisi UU ASN Kembalikan Struktur Dua Pilar

26 November 2025
Bandara Rahadi Oesman Ketapang Hentikan Sementara Layanan Penerbangan Komersial

Bandara Rahadi Oesman Ketapang Hentikan Sementara Layanan Penerbangan Komersial

0
2 Hari Hilang, Nelayan Tewas Mengambang di Pantai Cipalawah Garut

2 Hari Hilang, Nelayan Tewas Mengambang di Pantai Cipalawah Garut

0
14 Tahun Terbunuhnya Munir, Polri Didesak Bentuk Tim Khusus

14 Tahun Terbunuhnya Munir, Polri Didesak Bentuk Tim Khusus

0
Prabowo Resmikan Kantor DPD Gerindra di Banten

Prabowo Resmikan Kantor DPD Gerindra di Banten

0
QRIS Makin Diminati, Edi Kamtono Dorong UMKM Pontianak Naik Kelas

QRIS Makin Diminati, Edi Kamtono Dorong UMKM Pontianak Naik Kelas

16 Agustus 2026
BNPB Desak Enam Kabupaten Segera Tetapkan Status Darurat Gempa NTT

BNPB Desak Enam Kabupaten Segera Tetapkan Status Darurat Gempa NTT

16 Agustus 2026
Gempa M7,7 Guncang NTT, 47 Orang Meninggal dan 5.000 Warga Mengungsi

Gempa M7,7 Guncang NTT, 47 Orang Meninggal dan 5.000 Warga Mengungsi

16 Agustus 2026
Cara Nonton Live Detik-Detik Proklamasi 17 Agustus 2026 dan Jadwal Upacaranya

Cara Nonton Live Detik-Detik Proklamasi 17 Agustus 2026 dan Jadwal Upacaranya

16 Agustus 2026

Recent News

QRIS Makin Diminati, Edi Kamtono Dorong UMKM Pontianak Naik Kelas

QRIS Makin Diminati, Edi Kamtono Dorong UMKM Pontianak Naik Kelas

16 Agustus 2026
BNPB Desak Enam Kabupaten Segera Tetapkan Status Darurat Gempa NTT

BNPB Desak Enam Kabupaten Segera Tetapkan Status Darurat Gempa NTT

16 Agustus 2026
Gempa M7,7 Guncang NTT, 47 Orang Meninggal dan 5.000 Warga Mengungsi

Gempa M7,7 Guncang NTT, 47 Orang Meninggal dan 5.000 Warga Mengungsi

16 Agustus 2026
Cara Nonton Live Detik-Detik Proklamasi 17 Agustus 2026 dan Jadwal Upacaranya

Cara Nonton Live Detik-Detik Proklamasi 17 Agustus 2026 dan Jadwal Upacaranya

16 Agustus 2026
  • Kode Etik
  • Kode Prilaku Perusahaan Pers
  • Tentang Kami
  • Redaksi

© 2026 triggernetmedia development

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Sospolhukam
    • Metropolitan
    • Nasional
    • Internasional
  • Kalbar
    • Pontianak
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Kapuas Raya
    • Landak
    • Mempawah
    • Sanggau
    • SingBeBas
    • Kapuas Hulu
  • Ekonomi
    • Keuangan
    • Bisnis
    • Industri
    • Makro
    • IHSG
    • Fintech
  • Edutaiment
    • Literasi
    • Edukasi
    • Budaya
    • Gadgets
    • IT
  • Sport
    • Sepak Bola
    • Kabar Arena
    • Otomotif
  • Infotainment
    • Selebritis
    • Film
    • Music
    • Zodiak
    • Comunity
    • Kekinian
    • Fashion
    • Milenial
  • Kuliner
    • Food
    • Pesona Dunia
    • Pesona Nusantara
  • Pariwara
    • Videotron
    • Foto
    • Kanal Iklan

© 2026 triggernetmedia development