Trigger Netmedia
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Sospolhukam
    • Metropolitan
    • Nasional
    • Internasional
  • Kalbar
    • Pontianak
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Kapuas Raya
    • Landak
    • Mempawah
    • Sanggau
    • SingBeBas
    • Kapuas Hulu
  • Ekonomi
    • Keuangan
    • Bisnis
    • Industri
    • Makro
    • IHSG
    • Fintech
  • Edutaiment
    • Literasi
    • Edukasi
    • Budaya
    • Gadgets
    • IT
  • Sport
    • Sepak Bola
    • Kabar Arena
    • Otomotif
  • Infotainment
    • Selebritis
    • Film
    • Music
    • Zodiak
    • Comunity
    • Kekinian
    • Fashion
    • Milenial
  • Kuliner
    • Food
    • Pesona Dunia
    • Pesona Nusantara
  • Pariwara
    • Videotron
    • Foto
    • Kanal Iklan
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Sospolhukam
    • Metropolitan
    • Nasional
    • Internasional
  • Kalbar
    • Pontianak
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Kapuas Raya
    • Landak
    • Mempawah
    • Sanggau
    • SingBeBas
    • Kapuas Hulu
  • Ekonomi
    • Keuangan
    • Bisnis
    • Industri
    • Makro
    • IHSG
    • Fintech
  • Edutaiment
    • Literasi
    • Edukasi
    • Budaya
    • Gadgets
    • IT
  • Sport
    • Sepak Bola
    • Kabar Arena
    • Otomotif
  • Infotainment
    • Selebritis
    • Film
    • Music
    • Zodiak
    • Comunity
    • Kekinian
    • Fashion
    • Milenial
  • Kuliner
    • Food
    • Pesona Dunia
    • Pesona Nusantara
  • Pariwara
    • Videotron
    • Foto
    • Kanal Iklan
No Result
View All Result
Trigger Netmedia
No Result
View All Result
Home Indonesia Membangun Budaya

Tak Lekang Ditelan Zaman, Permainan Meriam Karbit Pontianak Perlu Dilestarikan

TriggerNetMedia by TriggerNetMedia
1 Mei 2022
in Budaya, Headline, Kesra, Kilas Kalbar, News, Pontianak, Sorotan, Sospolhukam
0
Tak Lekang Ditelan Zaman, Permainan Meriam Karbit Pontianak Perlu Dilestarikan

Kelompok Meriam Karbit Setia Tambelan tengah memainkan meriam karbit di tepian Sungai Kapuas.

0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

triggernetmedia.com – Melirik geliat warga Kota Pontianak yang bermukim di bantaran Sungai Kapuas, Kelurahan Tambelan Sampit, Kecamatan Pontianak Timur setiap jelang perayaan hari raya idul fitri merupakan hal menarik setiap tahunnya.

Tak jarang, penampakan meriam karbit dengan moncong kayu berdiameter antara 50 – 70 centimeter dengan panjang  5 hingga 6 meter, yang disusun berjejer mengarah keseberang sungai berjejer.

Menariknya meriam-meriam tersebut selalu diwarnai dengan ragam motif khas yang bernuansa kearifan lokal Kota Pontianak.

Chandra (33), warga Tambelan Sampit, tatkala menyulut meriam karbit mengaku sensasi bermain meriam karbit sangat memberikan kepuasan tersendiri. Meski bunyi dari permainan tradisional itu kerap membuat telinga terdengar dahsyat. Permainan meriam karbit baginya sudah menjadi tradisi yang selayaknya dilestarikan dan dimainkan saat bulan Ramadan dan menyambut Idul Fitri ini sangat dahsyat

“Bermain meriam karbit ini sudah menjadi bagian kehidupan bagi kami. Meski tanpa beberapa tahun terakhir ini Festival Meriam Karbit ditiadakan karena kondisi pandemi Covid-19. Namun kami warga Tambelan Sampit disini tetap memainkan permainan meriam karbit yang memang merupakan bagian dari sejarah berdirinya Kota Pontianak,” ungkap Chandra, Sabtu (30/2/2022) malam.

“Tahun ini kami siapkan tujuh meriam karbit untuk dimainkan menyambut lebaran,” sambungnya.

Untuk proses pembuatan hingga menghasilkan meriam karbit, dibutuhkan tiga sampai empat hari hingga siap untuk dimainkan atau dibunyikan. Biasanya meriam-meriam itu sudah dikerjakan Chandra bersama warga jauh-jauh hari sebelum bulan puasa.

“Supaya terlihat lebih menarik dan indah, meriam-meriam ini biasanya juga kami hiasi dengan cat berwarna-warni,” kata Chandra.

Menurut Chandra, untuk menghasilkan dentuman meriam yang menggelegar dan dahsyat, diperlukan karbit sebagai bahan bakarnya. Karbit yang dipersiapkan pada permainan meriam itu sedikitnya dibutuhkan sekitar 150 sampai 200 kilogram.

“Untuk menghasilkan bunyi yang besar, idealnya sebuah meriam membutuhkan bahan bakar karbit sebanyak seperempat kilogram karbit. Waktu yang dibutuhkan untuk karbit berproses, idealnya enam sampai tujuh menit meriam siap untuk disulut dan menghasilkan dentuman,” jelasnya.

Chandra mengaku bermain meriam karbit bagi dirinya adalah sebuah kebanggaan. Selain ikut melestarikan tradisi dan budaya yang dimiliki Kota Pontianak, permainan meriam karbit diketahuinya sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

“Saya pun meyakini permainan meriam karbit ini tak akan lekang oleh waktu, karena sudah menjadi bagian kehidupan warga Pontianak khususnya yang bermukim di tepian Sungai Kapuas ini,” ujarnya.

 

Festival Meriam Karbit Tahun 2022 ditiadakan

Seperti diketahui Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menegaskan bahwa Festival Meriam Karbit tahun ini kembali ditiadakan sebagaimana tahun lalu. Kendati demikian, permainan meriam karbit tetap diperbolehkan.

“Kalau masyarakat ingin memainkan meriam karbit silakan, tetapi tahun ini kita tidak menggelar festival seperti tahun-tahun sebelumnya,” katanya.

Dikatakannya, sejak awal pandemi Covid-19, yakni tahun 2020 festival yang banyak menyedot perhatian masyarakat ini sementara ditiadakan. Langkah itu diambil sebagai upaya mencegah kerumunan orang di tengah kondisi pandemi Covid-19.

“Insya Allah tahun depan kita akan gelar supaya lebih meriah lagi,” ucap Edi.

Meski permainan rakyat yang dimainkan di tepian Sungai Kapuas ini diperkenankan, namun Edi berharap masyarakat tetap menjaga protokol kesehatan mengingat pandemi Covid-19 belum berakhir. Apabila ada warga yang merasa sakit atau tidak enak badan, sebaiknya tidak ikut memainkan atau menyaksikan permainan berbahan bakar karbit tersebut.

“Artinya warga masyarakat yang merasa sakit, kalau bisa jangan memaksakan diri untuk datang nonton atau berkerumun. Sebaiknya istirahat di rumah saja untuk mengembalikan stamina,” imbaunya.

Sebagian besar komunitas pemain meriam karbit berada di Wilayah Pontianak Timur, Selatan dan Tenggara, terutama mereka yang bermukim di tepian Sungai Kapuas. Permainan tradisional yang sudah lama ada ini merupakan salah satu aset yang dimiliki Kota Pontianak dan hanya satu-satunya di dunia meriam karbit sebesar ini.

“Permainan meriam karbit ini perlu kita lestarikan agar budaya yang kita miliki tidak punah ditelan zaman,” pungkasnya.

About Author

TriggerNetMedia

See author's posts

Tags: # Permainan Meriam Karbit Pontianak Perlu Dilestarikan# permainan tradisional# Wako EdiEdi Rusdi Kamtonoidul fitrikecamatan pontianak timurkelurahan tambelan sampitmeriam karbitPemkot PontianakramadhanWali Kota Pontianak
Previous Post

Liga Inggris: Liverpool Gusur Manchester City dari Puncak Klasemen

Next Post

Salat Id di Depan Kantor Wali Kota Pontianak, Warga Diminta Disiplin Prokes

TriggerNetMedia

TriggerNetMedia

Next Post
Salat Id di Depan Kantor Wali Kota Pontianak, Warga Diminta Disiplin Prokes

Salat Id di Depan Kantor Wali Kota Pontianak, Warga Diminta Disiplin Prokes

Stay Connected test

  • 24k Followers
  • 23.9k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
AKI dan AKB Masih Tinggi, Indonesia Terpaut Jauh dari Target SDGs

AKI dan AKB Masih Tinggi, Indonesia Terpaut Jauh dari Target SDGs

16 Juli 2025
Jabat Dewan Syuro, Anggota Komisi Fatwa MUI Berperan Beri Masukan dan Nasihat ke JI

Jabat Dewan Syuro, Anggota Komisi Fatwa MUI Berperan Beri Masukan dan Nasihat ke JI

17 November 2021
Kronologi Polemik Ijazah Jokowi: Dari Gugatan Hukum hingga Drama Politik

Kronologi Polemik Ijazah Jokowi: Dari Gugatan Hukum hingga Drama Politik

18 Juli 2025
Status PPPK Paruh Waktu Dihapus, Revisi UU ASN Kembalikan Struktur Dua Pilar

Status PPPK Paruh Waktu Dihapus, Revisi UU ASN Kembalikan Struktur Dua Pilar

26 November 2025
Bandara Rahadi Oesman Ketapang Hentikan Sementara Layanan Penerbangan Komersial

Bandara Rahadi Oesman Ketapang Hentikan Sementara Layanan Penerbangan Komersial

0
2 Hari Hilang, Nelayan Tewas Mengambang di Pantai Cipalawah Garut

2 Hari Hilang, Nelayan Tewas Mengambang di Pantai Cipalawah Garut

0
14 Tahun Terbunuhnya Munir, Polri Didesak Bentuk Tim Khusus

14 Tahun Terbunuhnya Munir, Polri Didesak Bentuk Tim Khusus

0
Prabowo Resmikan Kantor DPD Gerindra di Banten

Prabowo Resmikan Kantor DPD Gerindra di Banten

0
Masjid Didorong Jadi Pusat Pembinaan Umat dan Penggerak Ekonomi Masyarakat

Masjid Didorong Jadi Pusat Pembinaan Umat dan Penggerak Ekonomi Masyarakat

24 Juli 2026
Jangan Takut Gunakan Insulin, Ini Fakta yang Perlu Diketahui Pasien Diabetes

Jangan Takut Gunakan Insulin, Ini Fakta yang Perlu Diketahui Pasien Diabetes

24 Juli 2026
RSUD SSMA Edukasi Pasien dan Pengunjung Terapkan Cuci Tangan dan Etika Batuk

RSUD SSMA Edukasi Pasien dan Pengunjung Terapkan Cuci Tangan dan Etika Batuk

24 Juli 2026
BPJS Kesehatan Andalkan Iuran, Investasi, dan Subsidi Pemerintah untuk Menutup Kekurangan Biaya

Pemerintah Siapkan Tambahan Rp20 Triliun untuk BPJS Kesehatan, Tunggu Perpres Terbit

24 Juli 2026

Recent News

Masjid Didorong Jadi Pusat Pembinaan Umat dan Penggerak Ekonomi Masyarakat

Masjid Didorong Jadi Pusat Pembinaan Umat dan Penggerak Ekonomi Masyarakat

24 Juli 2026
Jangan Takut Gunakan Insulin, Ini Fakta yang Perlu Diketahui Pasien Diabetes

Jangan Takut Gunakan Insulin, Ini Fakta yang Perlu Diketahui Pasien Diabetes

24 Juli 2026
RSUD SSMA Edukasi Pasien dan Pengunjung Terapkan Cuci Tangan dan Etika Batuk

RSUD SSMA Edukasi Pasien dan Pengunjung Terapkan Cuci Tangan dan Etika Batuk

24 Juli 2026
BPJS Kesehatan Andalkan Iuran, Investasi, dan Subsidi Pemerintah untuk Menutup Kekurangan Biaya

Pemerintah Siapkan Tambahan Rp20 Triliun untuk BPJS Kesehatan, Tunggu Perpres Terbit

24 Juli 2026
  • Kode Etik
  • Kode Prilaku Perusahaan Pers
  • Tentang Kami
  • Redaksi

© 2026 triggernetmedia development

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Sospolhukam
    • Metropolitan
    • Nasional
    • Internasional
  • Kalbar
    • Pontianak
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Kapuas Raya
    • Landak
    • Mempawah
    • Sanggau
    • SingBeBas
    • Kapuas Hulu
  • Ekonomi
    • Keuangan
    • Bisnis
    • Industri
    • Makro
    • IHSG
    • Fintech
  • Edutaiment
    • Literasi
    • Edukasi
    • Budaya
    • Gadgets
    • IT
  • Sport
    • Sepak Bola
    • Kabar Arena
    • Otomotif
  • Infotainment
    • Selebritis
    • Film
    • Music
    • Zodiak
    • Comunity
    • Kekinian
    • Fashion
    • Milenial
  • Kuliner
    • Food
    • Pesona Dunia
    • Pesona Nusantara
  • Pariwara
    • Videotron
    • Foto
    • Kanal Iklan

© 2026 triggernetmedia development