Trigger Netmedia
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Sospolhukam
    • Metropolitan
    • Nasional
    • Internasional
  • Kalbar
    • Pontianak
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Kapuas Raya
    • Landak
    • Mempawah
    • Sanggau
    • SingBeBas
    • Kapuas Hulu
  • Ekonomi
    • Keuangan
    • Bisnis
    • Industri
    • Makro
    • IHSG
    • Fintech
  • Edutaiment
    • Literasi
    • Edukasi
    • Budaya
    • Gadgets
    • IT
  • Sport
    • Sepak Bola
    • Kabar Arena
    • Otomotif
  • Infotainment
    • Selebritis
    • Film
    • Music
    • Zodiak
    • Comunity
    • Kekinian
    • Fashion
    • Milenial
  • Kuliner
    • Food
    • Pesona Dunia
    • Pesona Nusantara
  • Pariwara
    • Videotron
    • Foto
    • Kanal Iklan
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Sospolhukam
    • Metropolitan
    • Nasional
    • Internasional
  • Kalbar
    • Pontianak
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Kapuas Raya
    • Landak
    • Mempawah
    • Sanggau
    • SingBeBas
    • Kapuas Hulu
  • Ekonomi
    • Keuangan
    • Bisnis
    • Industri
    • Makro
    • IHSG
    • Fintech
  • Edutaiment
    • Literasi
    • Edukasi
    • Budaya
    • Gadgets
    • IT
  • Sport
    • Sepak Bola
    • Kabar Arena
    • Otomotif
  • Infotainment
    • Selebritis
    • Film
    • Music
    • Zodiak
    • Comunity
    • Kekinian
    • Fashion
    • Milenial
  • Kuliner
    • Food
    • Pesona Dunia
    • Pesona Nusantara
  • Pariwara
    • Videotron
    • Foto
    • Kanal Iklan
No Result
View All Result
Trigger Netmedia
No Result
View All Result
Home Headline

Ngaku Kepikiran Dikritik Waketum MUI, Jokowi: Saya Rasakan Betul jadi Orang Susah

TriggerNetMedia by TriggerNetMedia
11 Desember 2021
in Headline, Kesra, Nasional, News, Sorotan, Sospolhukam
0
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

triggernetmedia.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjawab kritikan Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), Anwar Abbas soal Indeks Gini Ekonomi yang turun sejak kepemimpinannnya. Jokowi mengaku memikirkan soal Indeks Gini Ekonomi yang mulanya 0,4 persen turun menjadi 0,39 persen.

“Ya saya juga dipikir saya enggak kepikiran gini rasio, waktu saya masuk (awal pemerintahan) 0,41 (persen) lebih. kepikiran Bapak Ibu sekalian, gap seperti itu kepikiran, jangan dipikir saya enggak kepikir, kepikiran,” ucap Jokowi.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu menyebut dirinya pernah merasakan menjadi orang susah dan menjadi orang yang tidak susah. Sehingga membuat Jokowi memikirkan hal tersebut.

“Karena saya merasakan jadi orang susah itu, saya merasakan betul dan enak menjadi orang tidak susah, memang,” tutur Jokowi.

Jokowi pun memaparkan program pemerintah soal usaha mikro dan ultra mikro yang tidak banyak diketahui masyarakat.

Ia pun mengajak MUI untuk melihat langsung program yang telah dibuat pemerintah seperti program PNM Mekaar (Permodalan Nasional Madani- Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera).

“Nanti bulan Januari-Februari kalau boleh saya ajak dari MUI dipimpin oleh Buya Anwar Abbas, enggak apa-apa, entah lima orang 10 orang akan kita ajak apa yang sudah kita bangun Mekaar, PNM itu 2015 kita hanya bisa mengumpulkan 500 ribu usaha mikro, usaha ultra mikro yang pinjamannya Rp 3-5 juta,” ucap Jokowi.

Kata Jokowi nasabah PNM Mekaar awalnya berjumlah 500 ribu usaha mikro dan ultra mikro pada 2015 silam. Namun saat ini nasabah PNM Mekaar sudah mencapai 9,8 juta. Bahkan kata Jokowi nasabah PNM Mekaar lebih tinggi dari Grameen Bank.

“Sekarang sudah nasabahnya sudah mencapai 9,8 juta. Grameen Bank, totalnya itu hanya 6,5 juta dia mendapatkan nobel, ini kita sudah mendapatkan 9,8 tapi tidak mendapatkan nobel, akan kita tunjukan PNM, Mekaar ini bekerja,” tutur dia

Jokowi mengharapkan PNM Mekaar terus berkembang. Adapun target nasabah PNM Mekaar kata Jokowi dapat tercapai 20 juta di tahun 2024.

“Yang kecil-kecil ini dikelompokkan, digandeng renteng, kalau satu nggak bisa mengangsur siapa yang membantu, sistem ini sudah berkembang Insyaallah sampai 2024 target bisa mencapai 20 juta, tapi memang masih banyak usaha mikro kecil, usaha ultra mikro ada 64 juta,” kata Jokowi.

Dalam kesempatan itu, Jokowi menyebut topangan ekonomi informal di Indonesia memang sangat besar. Namun ia sedih pinjaman bank kepada UMKM hanya 20 persen.

“Saya juga sedih melihat porsi pinjaman bank kita juga usaha UMKM hanya diberi 20 persen, sisanya yang tengah yang gede,” imbuh dia.

Jokowi mengungkapkan bahwa dirinya tak bisa memaksa pihak bank memberikan pinjaman lebih kepada UMKM. Sebab kata Jokowi bank bekerja berdasarkan kalkulasi.

“Kita maksa pun enggak bisa, karena, “pak kami bekerja berdasarkan kalkulasi dan visibility study yang semuanya terkalkulasi, enggak bisa bapak mendorong-dorong kami”. Saya minta 30 persen tapi naik dari 20, ini pun masih tarik ulur tapi dipaksa nggak bisa. Bank kita itu nggak bisa, “Pak kita ini bekerja dengan kehati-hatian tinggi, nggak bisa bapak memaksa kami dengan target-target seperti itu,” katanya.

Kritikan MUI ke Jokowi

Anwar Abbas sebelumnya, menyebut Indeks Gini Ekonomi Indonesia turun saat kepemimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Kata Anwar sebelumnya, Indeks Gini Ekonomi Indonesia berada di 0,41 persen. Namun, saat Jokowi memimpin Indonesia, Indeks Gini Ekonomi Indonesia turun menjadi 0,39 persen.

“Bisa kita lihat dalam Indeks Gini Ekonomi kita yang berada pada 0,39. Kalau saya tidak salah, sebelum Pak Jokowi (Indeks Gini Ekonomi) 0,41 ya, tetapi begitu kepemimpinan negeri ini diambil oleh Pak Jokowi turun menjadi 0,39 (persen),” ujar Anwar dalam sambutannya di Kongres Ekonomi Umat II MUI Tahun 2021, Jumat (10/12/2021).

Kemudian kata Anwar, dalam bidang pertanahan, Indeks Gini Indonesia sangat memprihatinkan yakni 0,59 persen.

Kata dia, hanya 1 persen yang menguasai lahan yang di Indonesia.

“Dalam bidang pertanahan, Indeks Gini kita sangat memperihatinkan itu 0,59 artinya 1 persen penduduk menguasai 59 persen lahan yang ada di negeri ini. Sementara yang jumlahnya sekitar 99 persen itu hanya menguasai 41 persen lahan yang ada di negeri ini,” ucap Anwar.

About Author

TriggerNetMedia

See author's posts

Tags: # Anwar Abbas# indeks giniJokowiMUI
Previous Post

Jenguk Korban Banjir Sintang, Menko PMK Minta Waspadai Demam Berdarah

Next Post

Pinjam Modal Gandeng Sicepat untuk Permudah Akses Permodalan UMKM

TriggerNetMedia

TriggerNetMedia

Next Post

Pinjam Modal Gandeng Sicepat untuk Permudah Akses Permodalan UMKM

Stay Connected test

  • 24k Followers
  • 23.9k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
AKI dan AKB Masih Tinggi, Indonesia Terpaut Jauh dari Target SDGs

AKI dan AKB Masih Tinggi, Indonesia Terpaut Jauh dari Target SDGs

16 Juli 2025
Jabat Dewan Syuro, Anggota Komisi Fatwa MUI Berperan Beri Masukan dan Nasihat ke JI

Jabat Dewan Syuro, Anggota Komisi Fatwa MUI Berperan Beri Masukan dan Nasihat ke JI

17 November 2021
Kronologi Polemik Ijazah Jokowi: Dari Gugatan Hukum hingga Drama Politik

Kronologi Polemik Ijazah Jokowi: Dari Gugatan Hukum hingga Drama Politik

18 Juli 2025
Status PPPK Paruh Waktu Dihapus, Revisi UU ASN Kembalikan Struktur Dua Pilar

Status PPPK Paruh Waktu Dihapus, Revisi UU ASN Kembalikan Struktur Dua Pilar

26 November 2025
Bandara Rahadi Oesman Ketapang Hentikan Sementara Layanan Penerbangan Komersial

Bandara Rahadi Oesman Ketapang Hentikan Sementara Layanan Penerbangan Komersial

0
2 Hari Hilang, Nelayan Tewas Mengambang di Pantai Cipalawah Garut

2 Hari Hilang, Nelayan Tewas Mengambang di Pantai Cipalawah Garut

0
14 Tahun Terbunuhnya Munir, Polri Didesak Bentuk Tim Khusus

14 Tahun Terbunuhnya Munir, Polri Didesak Bentuk Tim Khusus

0
Prabowo Resmikan Kantor DPD Gerindra di Banten

Prabowo Resmikan Kantor DPD Gerindra di Banten

0
Pemprov Kalbar Siap Perkuat Dukungan Program Makan Bergizi Gratis

Pemprov Kalbar Siap Perkuat Dukungan Program Makan Bergizi Gratis

14 Agustus 2026
8.095 Personel Gabungan Dikerahkan Amankan Sidang Tahunan MPR 2026

8.095 Personel Gabungan Dikerahkan Amankan Sidang Tahunan MPR 2026

14 Agustus 2026
103 Anggota MPR Tak Hadiri Pidato Kenegaraan Presiden Prabowo

103 Anggota MPR Tak Hadiri Pidato Kenegaraan Presiden Prabowo

14 Agustus 2026
Indonesia Kejar Perjanjian Dagang ART dengan AS, Demi Jaga Surplus Ekspor Rp18,11 Miliar Dolar AS

Produk Impor Tekan UMKM, Pemerintah Siapkan Evaluasi Kebijakan Impor

14 Agustus 2026

Recent News

Pemprov Kalbar Siap Perkuat Dukungan Program Makan Bergizi Gratis

Pemprov Kalbar Siap Perkuat Dukungan Program Makan Bergizi Gratis

14 Agustus 2026
8.095 Personel Gabungan Dikerahkan Amankan Sidang Tahunan MPR 2026

8.095 Personel Gabungan Dikerahkan Amankan Sidang Tahunan MPR 2026

14 Agustus 2026
103 Anggota MPR Tak Hadiri Pidato Kenegaraan Presiden Prabowo

103 Anggota MPR Tak Hadiri Pidato Kenegaraan Presiden Prabowo

14 Agustus 2026
Indonesia Kejar Perjanjian Dagang ART dengan AS, Demi Jaga Surplus Ekspor Rp18,11 Miliar Dolar AS

Produk Impor Tekan UMKM, Pemerintah Siapkan Evaluasi Kebijakan Impor

14 Agustus 2026
  • Kode Etik
  • Kode Prilaku Perusahaan Pers
  • Tentang Kami
  • Redaksi

© 2026 triggernetmedia development

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Sospolhukam
    • Metropolitan
    • Nasional
    • Internasional
  • Kalbar
    • Pontianak
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Kapuas Raya
    • Landak
    • Mempawah
    • Sanggau
    • SingBeBas
    • Kapuas Hulu
  • Ekonomi
    • Keuangan
    • Bisnis
    • Industri
    • Makro
    • IHSG
    • Fintech
  • Edutaiment
    • Literasi
    • Edukasi
    • Budaya
    • Gadgets
    • IT
  • Sport
    • Sepak Bola
    • Kabar Arena
    • Otomotif
  • Infotainment
    • Selebritis
    • Film
    • Music
    • Zodiak
    • Comunity
    • Kekinian
    • Fashion
    • Milenial
  • Kuliner
    • Food
    • Pesona Dunia
    • Pesona Nusantara
  • Pariwara
    • Videotron
    • Foto
    • Kanal Iklan

© 2026 triggernetmedia development