Trigger Netmedia
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Sospolhukam
    • Metropolitan
    • Nasional
    • Internasional
  • Kalbar
    • Pontianak
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Kapuas Raya
    • Landak
    • Mempawah
    • Sanggau
    • SingBeBas
    • Kapuas Hulu
  • Ekonomi
    • Keuangan
    • Bisnis
    • Industri
    • Makro
    • IHSG
    • Fintech
  • Edutaiment
    • Literasi
    • Edukasi
    • Budaya
    • Gadgets
    • IT
  • Sport
    • Sepak Bola
    • Kabar Arena
    • Otomotif
  • Infotainment
    • Selebritis
    • Film
    • Music
    • Zodiak
    • Comunity
    • Kekinian
    • Fashion
    • Milenial
  • Kuliner
    • Food
    • Pesona Dunia
    • Pesona Nusantara
  • Pariwara
    • Videotron
    • Foto
    • Kanal Iklan
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Sospolhukam
    • Metropolitan
    • Nasional
    • Internasional
  • Kalbar
    • Pontianak
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Kapuas Raya
    • Landak
    • Mempawah
    • Sanggau
    • SingBeBas
    • Kapuas Hulu
  • Ekonomi
    • Keuangan
    • Bisnis
    • Industri
    • Makro
    • IHSG
    • Fintech
  • Edutaiment
    • Literasi
    • Edukasi
    • Budaya
    • Gadgets
    • IT
  • Sport
    • Sepak Bola
    • Kabar Arena
    • Otomotif
  • Infotainment
    • Selebritis
    • Film
    • Music
    • Zodiak
    • Comunity
    • Kekinian
    • Fashion
    • Milenial
  • Kuliner
    • Food
    • Pesona Dunia
    • Pesona Nusantara
  • Pariwara
    • Videotron
    • Foto
    • Kanal Iklan
No Result
View All Result
Trigger Netmedia
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Survei: Baru 28 persen Masyarakat Indonesia Paham Soal Produk Berkelanjutan

TriggerNetMedia by TriggerNetMedia
23 Oktober 2021
in Ekonomi, Headline, Industri, Serba-serbi
0
Survei: Baru 28 persen Masyarakat Indonesia Paham Soal Produk Berkelanjutan

Ilustrasi poruduk berkelanjutan.

0
SHARES
2
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

triggernetmedia.com – Dalam beberapa tahun belakangan tren untuk menggunakan produk hijau atau produk berkelanjutan tengah berkembang di berbagai negara. Namun, pengetahunan masyarakat Indonesia soal produk berkelanjutan masih relatih rendah.

Dalam keterangannya, Expert Panel Katadata Insight Center (KIC), Mulya Amri mengatakan, berdasarkan hasil survei Katadata Insight Center (KIC), diketahui baru 28 persen konsumen yang betul-betul memahami produk berkelanjutan.

“Kebanyakan pemahaman mereka tentang produk berkelanjutan adalah produk yang bisa dipakai berulang-ulang untuk jangka waktu yang lama. Meski itu bagian dari produk berkelanjutan, tapi belum merupakan definisi yang lengkap tentang produk berkelanjutan,” kata Mulya.

Ramah lingkungan. (Dok: Elements Envanto)
Ramah lingkungan. (Dok: Elements Envanto)

Mulya menjelaskan, dari segi kecendrungan dalam membeli produk, responden banyak melihat review untuk mengetahui informasi produk berkelanjutan, kemudian mempertimbangkan kualitas, dan terakhir terkait harga.

“Ada responden yang bersedia membayar dengan harga lebih tinggi. Jadi sudah ada pemahaman juga di kalangan responden bahwa kadang untuk mendapatkan produk berkelanjutan, dalam artian ketika mereka ada ingin berkontribusi untuk menjaga lingkungan, ada responden yang bersedia membayar harga lebih tinggi kalau dia bisa diyakinkan bahwa produknya lebih berkelanjutan,” tuturnya.

Sustainable Packaging Manager Nestle Indonesia, Faiza Anindita mengapresiasi hasil survei yang dilakukan KIC. Berdasarkan hasil survei tersebut, yaitu konsumen dengan kelompok ekonomi c,d, dan e sebesar 68 persen menjelaskan jika kelompok tersebut sudah memahami produk hijau atau berkelanjutan.

“Ini menarik sekali dan menyenangkan. 50 persen lebih itu mengatakan its oke membayar lebih yang penting ini mengusung keberlanjutan, belum lagi milenial ternyata porsinya juga banyak. Karena kenapa? milenial ini banyak sekali yang orang kuliahan, tapi juga orang tua baru. Orang tua yang mereka punya kesadaran untuk memilih produk berkelanjutan dan berarti mereka bisa menularkan ke anak-anak mereka nantinya tumbuh kebiasaan baru atau habit baru yang kita berharap ke depannya generasi berikutnya lebih sadar akan lingkungan, keberlanjutan,” kata Faiza.

Menurutnya, hasil survei juga memantapkan langkah pihaknya dengan target net zero yang pada Desember 2020, Nestle secara global mengumumkan berambisi mencapai net zero di tahun 2050.

Sebagai informasi, survei dilakukan pada 30 Juli sampai 1 Agustus 2021 dengan jumlah responden sebanyak 3.631 orang dari seluruh Indonesia. Sekitar 68 persen dari responden tersebut berdomisili di Pulau Jawa dengan komposisi berimbang antara laki-laki dan perempuan.

Mulya menambahkan, karakteristik responden untuk survei produk hijau ini, sebanyak 47 persen merupakan generasi milenial dengan rentang usia 24 hingga 39 tahun, dan 36 persen generasi Z dengan rentang usia 17-23 tahun.

“Jadi kalau kita total lebih 80 persen yang milenial dan gen Z,” ujarnya.

Dari segi pendidikan, responden dalam survei ini adalah 57 persen SMA dan 22 persen Sarjana.

Untuk sisi kelas ekonomi, responden dikalsifikasikan menjadi a,b,c,d, dan e. Kelas ekonomi paling tinggi pada kelompok a dengan persentase 19 persen. Sedangkan kelompok c,d,dan e total persentasenya 68 persen.

 

Sumber : Suara.com

About Author

TriggerNetMedia

See author's posts

Tags: Lingkunganproduk berkelanjutan
Previous Post

Gegara Pandemi COVID-19, Pariwisata Berkualitas Makin Diminati Wisatawan

Next Post

Kembali Dibuka, Ini Aturan dan Syarat Umrah di Masa Pandemi yang Perlu Diketahui

TriggerNetMedia

TriggerNetMedia

Next Post
Kembali Dibuka, Ini Aturan dan Syarat Umrah di Masa Pandemi yang Perlu Diketahui

Kembali Dibuka, Ini Aturan dan Syarat Umrah di Masa Pandemi yang Perlu Diketahui

Stay Connected test

  • 24k Followers
  • 23.9k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
AKI dan AKB Masih Tinggi, Indonesia Terpaut Jauh dari Target SDGs

AKI dan AKB Masih Tinggi, Indonesia Terpaut Jauh dari Target SDGs

16 Juli 2025
Jabat Dewan Syuro, Anggota Komisi Fatwa MUI Berperan Beri Masukan dan Nasihat ke JI

Jabat Dewan Syuro, Anggota Komisi Fatwa MUI Berperan Beri Masukan dan Nasihat ke JI

17 November 2021
Kronologi Polemik Ijazah Jokowi: Dari Gugatan Hukum hingga Drama Politik

Kronologi Polemik Ijazah Jokowi: Dari Gugatan Hukum hingga Drama Politik

18 Juli 2025
Status PPPK Paruh Waktu Dihapus, Revisi UU ASN Kembalikan Struktur Dua Pilar

Status PPPK Paruh Waktu Dihapus, Revisi UU ASN Kembalikan Struktur Dua Pilar

26 November 2025
Bandara Rahadi Oesman Ketapang Hentikan Sementara Layanan Penerbangan Komersial

Bandara Rahadi Oesman Ketapang Hentikan Sementara Layanan Penerbangan Komersial

0
2 Hari Hilang, Nelayan Tewas Mengambang di Pantai Cipalawah Garut

2 Hari Hilang, Nelayan Tewas Mengambang di Pantai Cipalawah Garut

0
14 Tahun Terbunuhnya Munir, Polri Didesak Bentuk Tim Khusus

14 Tahun Terbunuhnya Munir, Polri Didesak Bentuk Tim Khusus

0
Prabowo Resmikan Kantor DPD Gerindra di Banten

Prabowo Resmikan Kantor DPD Gerindra di Banten

0
Inggris Krisis Lini Belakang Jelang Hadapi Norwegia di Perempat Final Piala Dunia 2026

Inggris Krisis Lini Belakang Jelang Hadapi Norwegia di Perempat Final Piala Dunia 2026

11 Juli 2026
Spanyol Hentikan Langkah Belgia di Piala Dunia 2026, La Roja Menang 2-1

Spanyol Hentikan Langkah Belgia di Piala Dunia 2026, La Roja Menang 2-1

11 Juli 2026
Febrie Adriansyah Mundur sebagai Jampidsus di Tengah Proses Hukum Polri

Febrie Adriansyah Mundur sebagai Jampidsus di Tengah Proses Hukum Polri

11 Juli 2026
Penyidikan Kasus yang Dikaitkan dengan Jampidsus Febrie Adriansyah Perlu Lebih Transparan

Penyidikan Kasus yang Dikaitkan dengan Jampidsus Febrie Adriansyah Perlu Lebih Transparan

11 Juli 2026

Recent News

Inggris Krisis Lini Belakang Jelang Hadapi Norwegia di Perempat Final Piala Dunia 2026

Inggris Krisis Lini Belakang Jelang Hadapi Norwegia di Perempat Final Piala Dunia 2026

11 Juli 2026
Spanyol Hentikan Langkah Belgia di Piala Dunia 2026, La Roja Menang 2-1

Spanyol Hentikan Langkah Belgia di Piala Dunia 2026, La Roja Menang 2-1

11 Juli 2026
Febrie Adriansyah Mundur sebagai Jampidsus di Tengah Proses Hukum Polri

Febrie Adriansyah Mundur sebagai Jampidsus di Tengah Proses Hukum Polri

11 Juli 2026
Penyidikan Kasus yang Dikaitkan dengan Jampidsus Febrie Adriansyah Perlu Lebih Transparan

Penyidikan Kasus yang Dikaitkan dengan Jampidsus Febrie Adriansyah Perlu Lebih Transparan

11 Juli 2026
  • Kode Etik
  • Kode Prilaku Perusahaan Pers
  • Tentang Kami
  • Redaksi

© 2026 triggernetmedia development

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Sospolhukam
    • Metropolitan
    • Nasional
    • Internasional
  • Kalbar
    • Pontianak
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Kapuas Raya
    • Landak
    • Mempawah
    • Sanggau
    • SingBeBas
    • Kapuas Hulu
  • Ekonomi
    • Keuangan
    • Bisnis
    • Industri
    • Makro
    • IHSG
    • Fintech
  • Edutaiment
    • Literasi
    • Edukasi
    • Budaya
    • Gadgets
    • IT
  • Sport
    • Sepak Bola
    • Kabar Arena
    • Otomotif
  • Infotainment
    • Selebritis
    • Film
    • Music
    • Zodiak
    • Comunity
    • Kekinian
    • Fashion
    • Milenial
  • Kuliner
    • Food
    • Pesona Dunia
    • Pesona Nusantara
  • Pariwara
    • Videotron
    • Foto
    • Kanal Iklan

© 2026 triggernetmedia development