triggernetmedia.com – Gubernur Kalimantan Barat, H. Sutarmidji meninjau kegiatan vaksinasi kepada masyarakat secara massal, yang dilaksanakan di GOR Pangsuma dan Pelataran GOR Sultan Syarif Abdurrahman Pontianak, Kamis (17/6/2021).
Dari peninjauan tersebut, diketahui tendaftar vaksin secara online ada 525 orang. Namun ada juga yang datang secara manual atau tidak mendaftar secara online, tapi tetap dapat difasilitasi.
Pelaksanaan vaksinasi ini ditargetkan selama tiga hari mulai tanggal 17, 18, dan 19 Juni 2021.
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat, Harison mengatakan, nantinya vaksinasi akan dilanjutkan dengan berkeliling ke tempat-tempat lain di mal-mal.
“Agar masyarakat dapat mengakses dengan mudah pelayanan vaksinasi Covid-19 ini,” jelasnya.
Untuk vaksinasi yang dibuka sekarang ini, kata dia, rata rata usia 40 tahun ke atas, dan antusiasme masyarakat dinilai cukup baik.
“Supaya tidak terjadi kerumunan, maka pendaftaran diwajibkan melalui online,” jelas Harizon.
“Makanya pendaftarannya harus online. Kalau pendaftarannya online, kami sudah susun nanti siapa, nomor berapa, dan datang harus jam berapa,” ujar Haroson menambahkan.
Untuk masyarakat, persyaratan untuk mendapatkan vaksinasi hanya dengan membawa Kartu Identitas berupa Kartu Tanda Penduduk (KTP), serta masing-masing diwajibkan membawa alat tulis.
Persyaratannya hanya dengan membawa KTP, nanti bawa juga alat tulis, karena mereka harus menulis untuk riwayat penyakitnya.
Menurut Harizon, persediaan vaksin di Kalbar masih banyak, dikarenakan kemaren Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota ini terpaku hanya untuk lansia, ke depan akan kita tingkatkan cakupan pelayanannya kepada semua usia.
“Nanti akan kita buka pelayanan untuk usia yang lain diharapkan masyarakat akan banyak yang ingin divaksin, sehingga mempercepat cakupan pelayanan vaksin kita. Pemprov Kalbar juga bekerja sama dengan Kodam, Bakesdam dan Biddokkes Polda Kalbar. Nanti ke depan masing-masing akan terus bekerja sama untuk melaksanakan vaksinasi Covid-19 ini,” pungkasnya. (*)



