Trigger Netmedia
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Sospolhukam
    • Metropolitan
    • Nasional
    • Internasional
  • Kalbar
    • Pontianak
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Kapuas Raya
    • Landak
    • Mempawah
    • Sanggau
    • SingBeBas
    • Kapuas Hulu
  • Ekonomi
    • Keuangan
    • Bisnis
    • Industri
    • Makro
    • IHSG
    • Fintech
  • Edutaiment
    • Literasi
    • Edukasi
    • Budaya
    • Gadgets
    • IT
  • Sport
    • Sepak Bola
    • Kabar Arena
    • Otomotif
  • Infotainment
    • Selebritis
    • Film
    • Music
    • Zodiak
    • Comunity
    • Kekinian
    • Fashion
    • Milenial
  • Kuliner
    • Food
    • Pesona Dunia
    • Pesona Nusantara
  • Pariwara
    • Videotron
    • Foto
    • Kanal Iklan
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Sospolhukam
    • Metropolitan
    • Nasional
    • Internasional
  • Kalbar
    • Pontianak
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Kapuas Raya
    • Landak
    • Mempawah
    • Sanggau
    • SingBeBas
    • Kapuas Hulu
  • Ekonomi
    • Keuangan
    • Bisnis
    • Industri
    • Makro
    • IHSG
    • Fintech
  • Edutaiment
    • Literasi
    • Edukasi
    • Budaya
    • Gadgets
    • IT
  • Sport
    • Sepak Bola
    • Kabar Arena
    • Otomotif
  • Infotainment
    • Selebritis
    • Film
    • Music
    • Zodiak
    • Comunity
    • Kekinian
    • Fashion
    • Milenial
  • Kuliner
    • Food
    • Pesona Dunia
    • Pesona Nusantara
  • Pariwara
    • Videotron
    • Foto
    • Kanal Iklan
No Result
View All Result
Trigger Netmedia
No Result
View All Result
Home Bisnis

Utang Garuda Indonesia Tembus Rp 70 Triliun, Pantas Efisiensi Besar-besaran

ariz by ariz
26 Mei 2021
in Bisnis, Ekonomi, Headline, Keuangan, Nasional, News, Sorotan
0
Utang Garuda Indonesia Tembus Rp 70 Triliun, Pantas Efisiensi Besar-besaran

Kolase gambar Dirut Garuda Indonesia Irfan Setiaputra

0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

triggernetmedia.com – Kondisi keuangan PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) saat ini sangat mengkhawatirkan, pasalnya perseroan mengaku memiliki utang sebesar Rp 70 triliun dan kondisi arus kas dalam kondisi negatif.

Pengamat Penerbangan Alvin Lie mengatakan jangka pendek yang bisa dilakukan GIAA saat ini adalah dengan melakukan efisiensi secara besar-besaran dihampir seluruh pos anggaran, termasuk belanja pegawai.

“Saat ini apa yang dilakukan Garuda sudah benar, seperti menghilangkan rute-rute yang tidak produktif. Tapi itu belum cukup untuk menutup utang-utang tahun sebelumnya,” kata Alvin saat dihubungi Suara.com, Rabu (26/5/2021).

Salah satu strategi yang bisa dilakukan kata Alvin adalah dengan melakukan penghematan penggunaan anggaran terutama anggaran untuk belanja pegawai seperti menggaji pilot hingga kabin kru.

“Salah satu yang bisa ditekan adalah belanja pegawai, karena kalau pesawat tidak terbang berarti tidak ada pilot, tidak ada kabin kru tidak ada ground crew yang segitu banyak. Itu bisa dikurangi,” papar Alfin.

Sehingga dirinya pun mendukung upaya yang dilakukan manajemen Garuda dengan melakukan program ajakan pensiun dini bagi pegawainya.

Tak hanya itu, upaya lain yang bisa dilakukan adalah menurunkan tarif tiket pesawatnya yang saat ini masih dibandrol dengan harga premium.

“Garuda tidak mengubah strategi harganya. Akibatnya banyak penumpang Garuda yang beralih kepada Batik Air, Citilink bahkan Lion Air. Saya memperhatikan tarif keterisian Citilink maupun Lion Group lebih baik dari Garuda,” katanya.

Menurut dia saat ini tingkat keterisiannya maskapai seperti Lion Group mencapai 60-70 persen dan Citilink 50 persen, sementara Garuda keterisian tempat duduknya hanya sekitar 25-30 persen saja.

“Saat ini tiket Garuda Indonesia praktis 2 kali lebih tinggi dibandingkan Citilink dan Batik Air (Lion Group), sehingga menjadi tidak atraktif,” katanya.

Sebelumnya Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra mengatakan hingga saat ini utang maskapai plat merah ini telah mencapai Rp 70 triliun.

“Fakta yang ada saat ini, utang kita sudah mencapai Rp 70 triliun,” kata Irfan dalam sebuah rekaman yang beredar.

Irfan mengungkapkan jumlah utang tersebut terus bertambah Rp 1 triliun setiap bulannya, karena ketidakmampuan perseroan untuk membayar utang tersebut.

Pada bulan Mei ini saja kata dia, merupakan bulan dengan kinerja terburuk buat Garuda, pasalnya Irfan mengatakan pendapatan perseroan diprediksi hanya 56 juta dolar AS, sementara biaya operasional perbulannya mencapai 56 juta dolar AS untuk sewa pesawat, perawatan 20 juta dolar AS hingga bayar pegawai yang mencapai 20 juta dolar AS.

“Jadi secara cash kita sudah negatif, secara modal kita sudah minus Rp 41 triliun,” kata Irfan.

Disampaikan Irfan, manajemen Garuda Indonesia akan melakukan restrukturisasi besar-besaran pada bisnisnya. Garuda akan melakukan pengurangan setengah armada pesawat yang dioperasikannya.

Menurut Irfan, upaya tersebut perlu dilakukan guna mengatasi krisis yang diakibatkan oleh pandemi virus corona.

Salah satu bentuk restrukturisasi tersebut adalah melalui pengurangan armada pesawat yang operasional.

“Kami memiliki 142 pesawat dan menurut perhitungan awal terkait dampak pemulihan saat ini, GIAA kemungkinan akan beroperasi dengan tidak lebih dari 70 pesawat,” ujarnya.

Menurut Irfan, jumlah tersebut juga sudah berkurang sebanyak 41 pesawat. Garuda disebut tidak dapat menerbangkan pesawat-pesawat itu karena belum melakukan pembayaran kepada penyewa pesawat selama berbulan-bulan.

 

Sumber : Suara.com

About Author

ariz

See author's posts

Tags: alvin liegaruda indonesiaGIAAIrfan SetiaputraRp 70 triliunUtang
Previous Post

Defisit APBN 2021 Sudah Capai Rp 138,1 Triliun

Next Post

Imbas Kasus Jiwasraya dan Asabri, SMR Utama Kesulitan Cari Pinjaman

ariz

ariz

Next Post
Imbas Kasus Jiwasraya dan Asabri, SMR Utama Kesulitan Cari Pinjaman

Imbas Kasus Jiwasraya dan Asabri, SMR Utama Kesulitan Cari Pinjaman

Stay Connected test

  • 24k Followers
  • 23.9k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
AKI dan AKB Masih Tinggi, Indonesia Terpaut Jauh dari Target SDGs

AKI dan AKB Masih Tinggi, Indonesia Terpaut Jauh dari Target SDGs

16 Juli 2025
Jabat Dewan Syuro, Anggota Komisi Fatwa MUI Berperan Beri Masukan dan Nasihat ke JI

Jabat Dewan Syuro, Anggota Komisi Fatwa MUI Berperan Beri Masukan dan Nasihat ke JI

17 November 2021
Kronologi Polemik Ijazah Jokowi: Dari Gugatan Hukum hingga Drama Politik

Kronologi Polemik Ijazah Jokowi: Dari Gugatan Hukum hingga Drama Politik

18 Juli 2025
Status PPPK Paruh Waktu Dihapus, Revisi UU ASN Kembalikan Struktur Dua Pilar

Status PPPK Paruh Waktu Dihapus, Revisi UU ASN Kembalikan Struktur Dua Pilar

26 November 2025
Bandara Rahadi Oesman Ketapang Hentikan Sementara Layanan Penerbangan Komersial

Bandara Rahadi Oesman Ketapang Hentikan Sementara Layanan Penerbangan Komersial

0
2 Hari Hilang, Nelayan Tewas Mengambang di Pantai Cipalawah Garut

2 Hari Hilang, Nelayan Tewas Mengambang di Pantai Cipalawah Garut

0
14 Tahun Terbunuhnya Munir, Polri Didesak Bentuk Tim Khusus

14 Tahun Terbunuhnya Munir, Polri Didesak Bentuk Tim Khusus

0
Prabowo Resmikan Kantor DPD Gerindra di Banten

Prabowo Resmikan Kantor DPD Gerindra di Banten

0
Pemerintah Diminta Tunda Kenaikan Gaji Kepala Daerah di Tengah Efisiensi Anggaran

Pemerintah Diminta Tunda Kenaikan Gaji Kepala Daerah di Tengah Efisiensi Anggaran

6 Agustus 2026
Kemendagri Siapkan Tiga Langkah Atasi Daerah yang Kesulitan Bayar Gaji PPPK

Kemendagri Siapkan Tiga Langkah Atasi Daerah yang Kesulitan Bayar Gaji PPPK

5 Agustus 2026
KPK Tahan Tiga Tersangka Korupsi Digitalisasi SPBU Pertamina, Negara Rugi Rp322,18 Miliar

KPK Tahan Tiga Tersangka Korupsi Digitalisasi SPBU Pertamina, Negara Rugi Rp322,18 Miliar

5 Agustus 2026
KPK Sita Valas Rp2,6 Miliar dari Dua Lokasi, Dalami Kasus Suap Pajak KPP Banjarmasin

KPK Sita Valas Rp2,6 Miliar dari Dua Lokasi, Dalami Kasus Suap Pajak KPP Banjarmasin

5 Agustus 2026

Recent News

Pemerintah Diminta Tunda Kenaikan Gaji Kepala Daerah di Tengah Efisiensi Anggaran

Pemerintah Diminta Tunda Kenaikan Gaji Kepala Daerah di Tengah Efisiensi Anggaran

6 Agustus 2026
Kemendagri Siapkan Tiga Langkah Atasi Daerah yang Kesulitan Bayar Gaji PPPK

Kemendagri Siapkan Tiga Langkah Atasi Daerah yang Kesulitan Bayar Gaji PPPK

5 Agustus 2026
KPK Tahan Tiga Tersangka Korupsi Digitalisasi SPBU Pertamina, Negara Rugi Rp322,18 Miliar

KPK Tahan Tiga Tersangka Korupsi Digitalisasi SPBU Pertamina, Negara Rugi Rp322,18 Miliar

5 Agustus 2026
KPK Sita Valas Rp2,6 Miliar dari Dua Lokasi, Dalami Kasus Suap Pajak KPP Banjarmasin

KPK Sita Valas Rp2,6 Miliar dari Dua Lokasi, Dalami Kasus Suap Pajak KPP Banjarmasin

5 Agustus 2026
  • Kode Etik
  • Kode Prilaku Perusahaan Pers
  • Tentang Kami
  • Redaksi

© 2026 triggernetmedia development

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Sospolhukam
    • Metropolitan
    • Nasional
    • Internasional
  • Kalbar
    • Pontianak
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Kapuas Raya
    • Landak
    • Mempawah
    • Sanggau
    • SingBeBas
    • Kapuas Hulu
  • Ekonomi
    • Keuangan
    • Bisnis
    • Industri
    • Makro
    • IHSG
    • Fintech
  • Edutaiment
    • Literasi
    • Edukasi
    • Budaya
    • Gadgets
    • IT
  • Sport
    • Sepak Bola
    • Kabar Arena
    • Otomotif
  • Infotainment
    • Selebritis
    • Film
    • Music
    • Zodiak
    • Comunity
    • Kekinian
    • Fashion
    • Milenial
  • Kuliner
    • Food
    • Pesona Dunia
    • Pesona Nusantara
  • Pariwara
    • Videotron
    • Foto
    • Kanal Iklan

© 2026 triggernetmedia development