triggernetmedia.com – Bidang Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Penyelamatan, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Kabupaten Landak menggelar pelatihan bagi Petugas PT. PLN (Persero) Rayon Ngabang, Rabu (7/4/2021). Pelatihan yang dilaksanakan tersebut merupakan sebagai tindaklanjut dari permohonan pemberian latihan dan simulasi pemadaman api menggunakan alat pemadam api ringan (APAR) dan Alat Pemadam Api Tradisional (APAT).
“Sebanyak sepuluh petugas layanan dan petugas pengamanan kantor PLN mengikuti pelatihan ini. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pelatihan bagi personil PLN supaya memiliki kemampuan dalam mencegah dan mengendalikan bahaya kebakaran,” kata Kabid Damkar Satpol PP Kabupaten Landak, Daniel. Kamis (8/4/2021) di Ngabang.
“Kita laksanakan kegiatan ini supaya para personil PLN memiliki keahlian dan kemampuan didalam mencegah, pemadaman dan pengendalian bahaya kebakaran. Petugas PLN tugasnya kerkaitan dengan kelistrikan yang sewaktu-waktu bisa saja terjadi konsleting listrik sehingga bisa menyebabkan kebakaran,” jelasnya lagi.
Sementara itu, Kasatpol PP Kabupaten Landak Wibersono L Djait menyatakan, memiliki kemampuan dalam menangani bahaya kebakaran sangat penting guna meminimalisir terjadinya kebakaran akibat korselting listrik yang ditangani petugas PLN.
“Kegiatan ini sangat penting dan tepat guna memberikan pembekalan dan kemampuan bagi para petugas untuk melakukan pemadaman dini jika terjadi kebakaran akibat bahaya listrik yang tidak terkendalikan,” ujarnya.
Menurutnya, pemadaman dini kebakaran sering menjadi fatal karena petugas tidak dibekali teknis pencegahan dan penanganan.
“Mental dan kemampuan kita sangat kurang, akibatnya terjadi kepanikan sehingga api yang masih kecil akhirnya ditinggal lari begitu saja, dan akhirnya menjadi kebakaran besar yang dapat menghabiskan harta benda bahkan jiwa,” kata Wiberson
]Bupati Landak, Karolin Margret Natasa mengapresiasi kegiatan pelatihan pemadaman kebakaran ini. Dia berharap kegiatan serupa juga dapat dilaksanakan bagi tempat pelayanan publik, bahkan warga sipil.
“Kita sangat mengapresiasi adanya kegiatan ini dan saya berharap pelatihan ini dapat diberikan juga bagi petugas pelayanan publik bahkan bila memungkinkan warga sipil yang kita anggap mampu dan tanggap dalam situasi agar kita bisa mencegah secara dini kejadian kebakaran,” ujarnya.
Pewarta : Dek
Editor : Ariz



