triggernetmedia.com – Juru bicara penanganan virus corona (COVID-19) Achmad Yurianto menyatakan, kekinian jumlah kasus konfirmasi positif Covid-19 di Indonesia sebanyak 375 kasus, pada Selasa (21/4/2020) di Jakarta.
“Enam diantaranya merupakan warga Kalimantan Barat,” jelasnya.
Sementara itu, menurut Kepala Dinas Kesehatan Kalimantan Barat Harisson Azroi, hingga saat ini jumlah kasus konfirmasi positif COVID-19 di Kalbar berjumlah 27 orang.
“Penambahan 6 orang kasus konfirmasi covid-19 di Kalbar ini berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap sampel swabs dengan metode rt-PCR yang dilaksanakan di Laboratorium RS Universitas Tanjungpura pada tanggal 20 April 2020,” jelasnya.
Harisson menyebut, pasien pertama merupakan seorang laki-laki berusia 68 tahun yang pernah dirawat di salah satu rumah sakit di Kota Pontianak.
“Dan sekarang sedang di isolasi ketat,” ujarnya di Pontianak, Selasa (21/4/2020) malam.
Pasien kedua, sambung dia, merupakan seorang pria berusia 19 tahun, beralamat di Ketapang, dan saat ini juga sedang di solasi ketat.
“Pasien ini merupakan santri di salah satu pondok pesantren di Kabupaten Ketapang. Dimana kemarin pengurusnya ada yang meninggal. Pengurusnya ini pernah mengikuti tabligh akbar di Malaysia,” beber Harisson.
Pasien ketiga, lanjut dia, merupakan seorang laki-laki berusia 19 tahun yang beralamat di Ketapang. Pasien ini juga merupakan santri dari salah satu pondok pesantren di Kabupaten Ketapang.
“Jadi ini kasusnya sama dengan kasus-kasus kedua,” ungkapnya.
Pasien keempat, ujar Harisson, seorang laki-laki berusia 33 tahun beralamat di Ketapang, dan yang bersangkutan merupakan anak dari anggota jemaah tablig di Malaysia.
Selanjutnya, pasien kelima merupakan istri dari pasien nomor 4, yaitu wanita berusia 35 tahun beralamat di Ketapang. Dan pasien keenam, merupakan seorang wanita berusia 52 tahun sekarang sedang dirawat di rumah sakit Abdul Aziz Singkawang.
“Jadi ada 6 kasus baru konfirmasi Covid-19 di Kalimantan Barat. Kemudian untuk satu kasus lagi dinyatakan sembuh atau dinyatakan negatif yaitu seorang laki-laki umur 22 tahun merupakan ABK beralamat di Jakarta yang sekarang sedang dirawat di RSUD Soedarso sudah dua kali dinyatakan menjalani tes dan dinyatakan sembuh,” katanya.
Dhesta










