Trigger Netmedia
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Sospolhukam
    • Metropolitan
    • Nasional
    • Internasional
  • Kalbar
    • Pontianak
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Kapuas Raya
    • Landak
    • Mempawah
    • Sanggau
    • SingBeBas
    • Kapuas Hulu
  • Ekonomi
    • Keuangan
    • Bisnis
    • Industri
    • Makro
    • IHSG
    • Fintech
  • Edutaiment
    • Literasi
    • Edukasi
    • Budaya
    • Gadgets
    • IT
  • Sport
    • Sepak Bola
    • Kabar Arena
    • Otomotif
  • Infotainment
    • Selebritis
    • Film
    • Music
    • Zodiak
    • Comunity
    • Kekinian
    • Fashion
    • Milenial
  • Kuliner
    • Food
    • Pesona Dunia
    • Pesona Nusantara
  • Pariwara
    • Videotron
    • Foto
    • Kanal Iklan
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Sospolhukam
    • Metropolitan
    • Nasional
    • Internasional
  • Kalbar
    • Pontianak
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Kapuas Raya
    • Landak
    • Mempawah
    • Sanggau
    • SingBeBas
    • Kapuas Hulu
  • Ekonomi
    • Keuangan
    • Bisnis
    • Industri
    • Makro
    • IHSG
    • Fintech
  • Edutaiment
    • Literasi
    • Edukasi
    • Budaya
    • Gadgets
    • IT
  • Sport
    • Sepak Bola
    • Kabar Arena
    • Otomotif
  • Infotainment
    • Selebritis
    • Film
    • Music
    • Zodiak
    • Comunity
    • Kekinian
    • Fashion
    • Milenial
  • Kuliner
    • Food
    • Pesona Dunia
    • Pesona Nusantara
  • Pariwara
    • Videotron
    • Foto
    • Kanal Iklan
No Result
View All Result
Trigger Netmedia
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Bank Dunia Naikkan Proyeksi Ekonomi Indonesia 2026 Jadi 5,2 Persen

Pertumbuhan ekonomi Indonesia ditopang kuatnya permintaan domestik, meski risiko fiskal dan eksternal masih membayangi

TriggerNetMedia by TriggerNetMedia
7 Oktober 2026
in Ekonomi, Headline, Internasional, Nasional, News, Sorotan
0
Bank Dunia Naikkan Proyeksi Ekonomi Indonesia 2026 Jadi 5,2 Persen

World Bank

0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

triggernetmedia.com – Bank Dunia (World Bank) menaikkan proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2026 menjadi 5,2 persen dari sebelumnya 4,7 persen. Revisi tersebut terutama didorong oleh perkiraan bahwa dampak kenaikan harga energi terhadap perekonomian Indonesia tidak akan sebesar yang diperkirakan sebelumnya.

“Pertumbuhan Indonesia diproyeksikan tetap stabil sebesar 5,2 persen pada 2026 dan 2027. Angka ini merupakan kenaikan 0,5 poin persentase pada proyeksi 2026 karena dampak kenaikan harga energi lebih ringan dari yang diperkirakan,” tulis Bank Dunia dalam laporan East Asia and Pacific Economic Update edisi Oktober 2026 yang dikutip di Jakarta, Selasa (6/10/2026).

Bank Dunia menilai bauran kebijakan pemerintah turut menjaga momentum pertumbuhan dalam jangka pendek. Namun, kebijakan tersebut juga berkontribusi terhadap pelebaran ketidakseimbangan fiskal dan eksternal yang diperkirakan masih berlangsung dalam beberapa tahun ke depan.

Defisit transaksi berjalan diproyeksikan melebar menjadi 1,5 persen dari produk domestik bruto (PDB) pada tahun ini. Sementara itu, ketika stimulus fiskal mulai berkurang, pertumbuhan ekonomi dalam jangka menengah akan semakin bergantung pada investasi swasta.

Di sisi lain, inflasi diperkirakan tetap berada di sekitar batas atas kisaran sasaran bank sentral.

Kepala Ekonom Bank Dunia untuk Asia, Franziska Lieselotte Ohnsorge, mengatakan kuatnya permintaan domestik masih menjadi faktor utama yang menopang perekonomian Indonesia.

“Yang benar-benar kuat di (ekonomi) Indonesia adalah permintaan domestik. Hal itulah yang menopang pertumbuhan ekonomi Indonesia. Dan inilah yang sedikit membedakannya dari negara-negara lain di kawasan (Asia),” kata Franziska dalam media briefing yang digelar secara virtual di Jakarta, Senin.

Proyeksi pertumbuhan Indonesia sebesar 5,2 persen juga lebih tinggi dibandingkan rata-rata pertumbuhan kawasan Asia Timur dan Pasifik yang diperkirakan mencapai 4,5 persen. Angka tersebut meningkat dari proyeksi Bank Dunia pada April 2026 sebesar 4,2 persen.

Kenaikan proyeksi Indonesia tidak terlepas dari kinerja ekonomi yang relatif kuat pada paruh pertama 2026. Bank Dunia mencatat perekonomian Indonesia tumbuh 5,4 persen pada semester I 2026, lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan sebesar 5,1 persen pada 2025.

Pertumbuhan tersebut menjadi rata-rata pertumbuhan dua kuartal terkuat sejak 2022. Kinerja itu terutama ditopang oleh penguatan konsumsi swasta dan lonjakan belanja pemerintah di sekitar pergantian tahun.

Menurut Bank Dunia, peningkatan konsumsi dan belanja pemerintah pada awal 2026 turut dipengaruhi oleh Ramadan dan Idul Fitri yang berlangsung lebih awal, percepatan pencairan tunjangan hari raya (THR) bagi aparatur sipil negara (ASN), serta percepatan pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Namun, momentum tersebut mulai melemah pada periode berikutnya. Purchasing Managers’ Index (PMI) manufaktur mengalami kontraksi menjadi 49,3 pada Agustus 2026, sedangkan indeks kepercayaan konsumen turun menjadi 116,8 pada Juli 2026.

Bank Dunia juga menyoroti meningkatnya defisit yang memicu kekhawatiran terhadap kondisi fiskal dan peringkat utang Indonesia. Kekhawatiran mengenai kemungkinan Indonesia diturunkan statusnya menjadi frontier market oleh penyedia indeks saham global MSCI turut memberikan tekanan terhadap pasar keuangan domestik.

“Kekhawatiran bahwa Indonesia akan diturunkan statusnya menjadi frontier market oleh penyedia indeks saham global MSCI yang dapat memicu penjualan otomatis oleh dana indeks pasif menyebabkan penurunan tajam nilai rupiah dan indeks saham Jakarta (IHSG),” tulis Bank Dunia.

Untuk meredam tekanan tersebut, pemerintah menggunakan cadangan devisa, menerapkan reformasi sektor keuangan, serta menaikkan suku bunga kebijakan bank sentral secara kumulatif sebesar 100 basis poin pada Mei dan Juni 2026.

Langkah tersebut membantu membatasi dampak pelemahan nilai tukar terhadap inflasi. Bank Dunia mencatat inflasi turun dari 4,8 persen pada Februari menjadi 3,4 persen pada Juli 2026, antara lain karena subsidi bahan bakar yang membantu menahan kenaikan harga.

About Author

TriggerNetMedia

See author's posts

Tags: # harga energiBank DuniaDefisit transaksi berjalanekonomi indonesiainflasi IndonesiaPermintaan DomestikPertumbuhan ekonomi 2026Proyeksi ekonomi Indonesiaworld bank
Previous Post

Tak Ada Kompromi, Koruptor Diminta Segera Kembalikan Aset Negara

Next Post

Indonesia Kejar Penandatanganan EU-CEPA Akhir Oktober 2026

TriggerNetMedia

TriggerNetMedia

Next Post
Indonesia Kejar Penandatanganan EU-CEPA Akhir Oktober 2026

Indonesia Kejar Penandatanganan EU-CEPA Akhir Oktober 2026

Stay Connected test

  • 24k Followers
  • 24k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
AKI dan AKB Masih Tinggi, Indonesia Terpaut Jauh dari Target SDGs

AKI dan AKB Masih Tinggi, Indonesia Terpaut Jauh dari Target SDGs

16 Juli 2025
Jabat Dewan Syuro, Anggota Komisi Fatwa MUI Berperan Beri Masukan dan Nasihat ke JI

Jabat Dewan Syuro, Anggota Komisi Fatwa MUI Berperan Beri Masukan dan Nasihat ke JI

17 November 2021
Kronologi Polemik Ijazah Jokowi: Dari Gugatan Hukum hingga Drama Politik

Kronologi Polemik Ijazah Jokowi: Dari Gugatan Hukum hingga Drama Politik

18 Juli 2025
Honda Civic Genio, Mobil Legendaris dengan Kelebihan dan Kekurangan

Honda Civic Genio, Mobil Legendaris dengan Kelebihan dan Kekurangan

3 April 2024
Bandara Rahadi Oesman Ketapang Hentikan Sementara Layanan Penerbangan Komersial

Bandara Rahadi Oesman Ketapang Hentikan Sementara Layanan Penerbangan Komersial

0
2 Hari Hilang, Nelayan Tewas Mengambang di Pantai Cipalawah Garut

2 Hari Hilang, Nelayan Tewas Mengambang di Pantai Cipalawah Garut

0
14 Tahun Terbunuhnya Munir, Polri Didesak Bentuk Tim Khusus

14 Tahun Terbunuhnya Munir, Polri Didesak Bentuk Tim Khusus

0
Prabowo Resmikan Kantor DPD Gerindra di Banten

Prabowo Resmikan Kantor DPD Gerindra di Banten

0
Indonesia Kejar Penandatanganan EU-CEPA Akhir Oktober 2026

Indonesia Kejar Penandatanganan EU-CEPA Akhir Oktober 2026

7 Oktober 2026
Bank Dunia Naikkan Proyeksi Ekonomi Indonesia 2026 Jadi 5,2 Persen

Bank Dunia Naikkan Proyeksi Ekonomi Indonesia 2026 Jadi 5,2 Persen

7 Oktober 2026
Tak Ada Kompromi, Koruptor Diminta Segera Kembalikan Aset Negara

Tak Ada Kompromi, Koruptor Diminta Segera Kembalikan Aset Negara

7 Oktober 2026
Menaker: RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Disiapkan Hadapi Perubahan Dunia Kerja

Menaker: RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Disiapkan Hadapi Perubahan Dunia Kerja

6 Oktober 2026

Recent News

Indonesia Kejar Penandatanganan EU-CEPA Akhir Oktober 2026

Indonesia Kejar Penandatanganan EU-CEPA Akhir Oktober 2026

7 Oktober 2026
Bank Dunia Naikkan Proyeksi Ekonomi Indonesia 2026 Jadi 5,2 Persen

Bank Dunia Naikkan Proyeksi Ekonomi Indonesia 2026 Jadi 5,2 Persen

7 Oktober 2026
Tak Ada Kompromi, Koruptor Diminta Segera Kembalikan Aset Negara

Tak Ada Kompromi, Koruptor Diminta Segera Kembalikan Aset Negara

7 Oktober 2026
Menaker: RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Disiapkan Hadapi Perubahan Dunia Kerja

Menaker: RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Disiapkan Hadapi Perubahan Dunia Kerja

6 Oktober 2026
  • Kode Etik
  • Kode Prilaku Perusahaan Pers
  • Tentang Kami
  • Redaksi

© 2026 triggernetmedia development

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Sospolhukam
    • Metropolitan
    • Nasional
    • Internasional
  • Kalbar
    • Pontianak
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Kapuas Raya
    • Landak
    • Mempawah
    • Sanggau
    • SingBeBas
    • Kapuas Hulu
  • Ekonomi
    • Keuangan
    • Bisnis
    • Industri
    • Makro
    • IHSG
    • Fintech
  • Edutaiment
    • Literasi
    • Edukasi
    • Budaya
    • Gadgets
    • IT
  • Sport
    • Sepak Bola
    • Kabar Arena
    • Otomotif
  • Infotainment
    • Selebritis
    • Film
    • Music
    • Zodiak
    • Comunity
    • Kekinian
    • Fashion
    • Milenial
  • Kuliner
    • Food
    • Pesona Dunia
    • Pesona Nusantara
  • Pariwara
    • Videotron
    • Foto
    • Kanal Iklan

© 2026 triggernetmedia development