triggernetmedia.com – Kesehatan jantung tidak hanya bergantung pada aktivitas fisik, tetapi juga pada apa yang setiap hari tersaji di atas piring. Memilih makanan yang tepat menjadi salah satu langkah sederhana untuk membantu menjaga kesehatan jantung.
Hal tersebut disampaikan Nutrisionis Erny Wulanda Pratiwi, A.Md.Gz, saat memberikan penyuluhan kesehatan bertema “Sayangi Jantung Mulai dari Piring Kita, Atur Pola Makan Setiap Hari”, Kamis (24/9/2026).
Dalam edukasinya, Pratiwi mengajak pasien dan pengunjung untuk mulai memperhatikan pola makan sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan jantung. Menurutnya, pola makan yang tepat dapat membantu mengontrol sejumlah faktor risiko, seperti berat badan, tekanan darah, dan kadar kolesterol.
Ia menjelaskan, penyakit jantung koroner dapat terjadi ketika pembuluh darah yang membawa darah menuju jantung mengalami penyempitan. Kondisi tersebut menyebabkan aliran darah ke jantung berkurang.
Sejumlah faktor dapat meningkatkan risiko penyakit jantung, di antaranya kolesterol tinggi, tekanan darah tinggi, berat badan berlebih, pola hidup tidak sehat, hingga kebiasaan merokok.
Salah satu langkah yang dapat diterapkan adalah diet jantung. Pola makan tersebut bertujuan memenuhi kebutuhan nutrisi tubuh dengan tetap memperhatikan kondisi dan beban kerja jantung.
“Diet jantung bertujuan memberikan makanan yang cukup tanpa memberatkan kerja jantung,” ujar Pratiwi.
Menurutnya, penerapan diet jantung juga dapat membantu mengendalikan berat badan, mengurangi risiko penumpukan garam dan cairan, menekan risiko penyumbatan pembuluh darah, serta meningkatkan asupan serat larut air.
Dalam memilih makanan, masyarakat dianjurkan memperhatikan jenis sekaligus jumlah yang dikonsumsi. Sumber karbohidrat kompleks seperti nasi merah, gandum, dan kentang dapat menjadi pilihan dalam menu sehari-hari.
Untuk memenuhi kebutuhan protein, pilihan dapat berasal dari ikan, telur, daging sapi, daging ayam tanpa kulit, dan susu rendah lemak. Protein juga dapat diperoleh dari sumber nabati, seperti kacang-kacangan dan berbagai produk olahannya.
Sementara itu, konsumsi lemak perlu dibatasi. Minyak jagung, minyak kedelai, margarin, dan mentega dapat digunakan secukupnya. Penggunaan santan juga sebaiknya tidak berlebihan dan dapat dipilih dalam bentuk yang lebih encer. Masyarakat juga dianjurkan tidak menggunakan minyak yang telah dipakai berulang kali.
Asupan sayuran juga perlu diperhatikan dengan memilih beragam jenis, seperti bayam, kangkung, buncis, kacang panjang, wortel, dan tomat, sesuai kebutuhan serta kondisi masing-masing.
Pratiwi menekankan bahwa menjaga kesehatan jantung dapat dimulai dari kebiasaan sehari-hari yang sederhana. Menata kembali isi piring dengan pilihan makanan yang lebih sehat diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam menjaga kesehatan jantung.
Melalui penyuluhan tersebut, pasien dan pengunjung diharapkan semakin memahami pentingnya pola makan seimbang serta mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan jantung.










