triggernetmedia.com – Tim memberikan edukasi mengenai cara memerah ASI kepada ibu yang baru dua hari melahirkan, terutama karena bayinya belum menjalani rawat gabung.
Menurut Nadia, edukasi mengenai menyusui sebaiknya diberikan sejak masa kehamilan. Karena itu, AIMI Kalbar berharap dapat memperkuat kerja sama dengan pihak rumah sakit, salah satunya melalui penyelenggaraan kelas ibu hamil.
“Edukasi seperti ini kalau disampaikan saat ibu masih hamil akan lebih efektif dibandingkan ketika baru melahirkan. Semoga ke depan bisa terealisasi kelas ibu hamil di rumah sakit ini,” tuturnya.
Kepala Seksi Keperawatan RSUD Sultan Syarif Mohamad Alkadrie Pontianak, Trisna Safriana, mengatakan edukasi menyusui sangat penting diberikan kepada ibu setelah melahirkan.
Menurutnya, ASI mengandung nutrisi yang dibutuhkan bayi sekaligus memberikan perlindungan terhadap infeksi, sehingga dapat membantu menjaga kesehatan bayi dan mendukung pencegahan stunting.
“Dengan pemberian edukasi, diharapkan dapat meningkatkan motivasi ibu dalam memberikan ASI kepada bayi sehingga bayi mendapatkan asupan gizi yang cukup,” ujar Trisna.
Ia berharap kehadiran AIMI Kalbar dalam memberikan edukasi dan pendampingan kepada ibu menyusui dapat membantu meningkatkan pelayanan edukasi mengenai pentingnya pemberian ASI bagi ibu pasca melahirkan di UPT RSUD Sultan Syarif Mohamad Alkadrie Kota Pontianak.











