triggernetmedia.com – Pencegahan anemia akibat kekurangan zat besi tidak hanya dilakukan dengan memenuhi kebutuhan nutrisi melalui makanan, tetapi juga dapat dibantu dengan konsumsi Tablet Tambah Darah (TTD) sesuai anjuran tenaga kesehatan.
Apoteker Friskauli Marbun mengatakan TTD menjadi salah satu upaya untuk memenuhi kebutuhan zat besi, khususnya bagi kelompok yang memiliki risiko mengalami kekurangan zat besi.
Menurutnya, konsumsi TTD perlu dilakukan secara rutin dan sesuai aturan. Pencegahan sebaiknya dilakukan sebelum muncul keluhan akibat anemia.
“Tablet tambah darah sebaiknya dikonsumsi sesuai anjuran dan tidak hanya diminum ketika tubuh sudah merasa lemas atau mengalami keluhan. Pencegahan anemia perlu dilakukan sejak dini,” jelas Friskauli ketika memberikan edukasi di RSUD SSMA Kota Pontianak, Rabu (23/9/2026).
Ia menjelaskan, cara dan waktu mengonsumsi TTD turut perlu diperhatikan. TTD umumnya lebih mudah diserap tubuh apabila dikonsumsi dalam kondisi perut kosong.
Namun, kondisi tersebut tidak selalu nyaman bagi setiap orang. Sebagian orang dapat mengalami mual atau rasa tidak nyaman pada lambung setelah mengonsumsi TTD saat perut kosong.
Apabila muncul keluhan, konsumsi TTD dapat dilakukan setelah makan sesuai dengan anjuran tenaga kesehatan.
Hindari Teh, Kopi, dan Susu
Friskauli juga mengingatkan masyarakat agar memperhatikan jenis minuman yang dikonsumsi bersamaan dengan TTD.
Teh, kopi, dan susu sebaiknya tidak dikonsumsi bersamaan dengan TTD karena kandungan tertentu di dalamnya dapat menghambat penyerapan zat besi.
Sebaliknya, konsumsi TTD dapat disertai sumber vitamin C, termasuk buah-buahan. Vitamin C dapat membantu proses penyerapan zat besi dalam tubuh.
Selain waktu konsumsi, aturan penggunaan dan dosis juga harus menjadi perhatian. Masyarakat tidak dianjurkan menggandakan dosis hanya karena lupa mengonsumsi TTD pada jadwal sebelumnya.
Jika lupa mengonsumsi, penggunaan berikutnya tetap mengikuti petunjuk tenaga kesehatan dan tidak dilakukan secara berlebihan.
“Yang tidak kalah penting adalah konsisten dalam mengonsumsi TTD sesuai jadwal. Jangan menghentikan konsumsi hanya karena merasa sudah sehat, terutama jika TTD diberikan sebagai bagian dari program pencegahan atau berdasarkan anjuran tenaga kesehatan,” tambahnya.
Tetap Perhatikan Asupan Makanan
Friskauli menegaskan pencegahan anemia tidak hanya bergantung pada konsumsi TTD. Pola makan bergizi seimbang tetap diperlukan untuk membantu memenuhi kebutuhan zat besi dan nutrisi lainnya.
Sejumlah makanan dapat menjadi sumber zat besi, antara lain daging, hati, ikan, telur, serta berbagai sumber pangan lainnya.
Selain menjaga pola makan dan mengikuti anjuran konsumsi TTD, masyarakat juga perlu menerapkan pola hidup sehat dan melakukan pemeriksaan kesehatan apabila mengalami keluhan yang mengarah pada anemia.
“Dengan memahami cara konsumsi TTD yang tepat dan memperhatikan hal-hal yang dapat memengaruhi penyerapan zat besi, masyarakat diharapkan dapat lebih optimal dalam mencegah anemia,” tutupnya.










