triggernetmedia.com – Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono membuka Kejuaraan Renang Antarklub se-Kota Pontianak 2026 yang berlangsung di Kolam Renang Ampera, Jumat (21/8/2026). Kejuaraan tersebut menjadi bagian dari upaya pembinaan atlet sekaligus persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Barat.
Edi berharap para atlet menjadikan kompetisi tersebut sebagai kesempatan untuk mengukur kemampuan sekaligus memperbaiki catatan waktu. Menurutnya, pengalaman bertanding penting untuk meningkatkan kesiapan fisik dan mental sebelum menghadapi kompetisi yang lebih besar.
“Saya berharap kejuaraan ini berjalan lancar. Adik-adik bisa optimal mencapai waktu tercepat, kalau bisa rekor Porprov,” ujarnya.
Ia meminta para atlet tidak hanya berorientasi pada kemenangan, tetapi juga berani memasang target prestasi yang lebih tinggi. Edi bahkan menyatakan siap memberikan bonus bagi atlet yang mampu mencetak rekor nasional.
Menurut Edi, keberadaan fasilitas kolam renang yang representatif di Kota Pontianak harus dimanfaatkan secara maksimal. Atlet dan klub diharapkan dapat mengoptimalkan sarana tersebut untuk menunjang latihan serta meningkatkan prestasi.
“Berlatihlah seoptimal mungkin dengan memanfaatkan prasarana yang representatif ini. Ini sudah standar olimpiade,” katanya.
Edi juga menaruh harapan besar terhadap pembinaan yang dilakukan klub-klub renang di Kota Pontianak. Ia ingin para atlet mampu tampil maksimal dan menyumbangkan prestasi terbaik bagi daerah pada Porprov mendatang.
“Saya berharap nanti di Porprov, adik-adik bisa mendapatkan emas semuanya, medali terbaik,” tuturnya.
Diikuti 60 Atlet dari Berbagai Klub
Ketua Panitia Kejuaraan Renang Antarklub se-Kota Pontianak 2026, Yusnaldi, mengatakan kegiatan tersebut selain menjadi ajang kompetisi juga dimanfaatkan sebagai persiapan dan seleksi atlet menuju Porprov.
Kejuaraan ini turut digelar dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Sebanyak 60 atlet dari sejumlah klub renang di Kota Pontianak ambil bagian, terdiri dari 35 atlet putra dan 25 atlet putri.
Yusnaldi menjelaskan, pembinaan atlet tidak cukup hanya melalui latihan rutin. Kompetisi diperlukan agar atlet memiliki pengalaman bertanding, mampu mengukur perkembangan kemampuan, serta terbiasa menghadapi tekanan saat perlombaan.
“Dari kejuaraan ini kita bisa melihat potensi atlet, baik putra maupun putri, yang nantinya dapat dipersiapkan untuk membawa nama Kota Pontianak pada Porprov Kalbar,” ujarnya.
Ia berharap seluruh atlet dapat menjunjung sportivitas selama mengikuti pertandingan. Menurutnya, kejuaraan bukan semata-mata mengejar gelar juara, tetapi juga menjadi sarana membangun kedisiplinan, mental kompetitif, dan kecintaan terhadap olahraga renang.
Yusnaldi turut mengapresiasi dukungan Pemerintah Kota Pontianak, klub, pelatih, orang tua atlet, panitia, serta seluruh pihak yang berkontribusi dalam penyelenggaraan kejuaraan.
“Terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung. Semoga kejuaraan ini berjalan lancar dan melahirkan atlet-atlet renang terbaik Kota Pontianak,” pungkasnya.











