triggernetmedia.com – Rapat kerja Komisi VII DPR RI dengan Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana berlangsung tegang di Kompleks Parlemen, Senayan, Rabu, 21 Januari 2026. Ketua Komisi VII DPR, Saleh Partaonan Daulay, melontarkan kritik keras terhadap paparan capaian kementerian yang dinilainya lebih bersifat pencitraan ketimbang menjawab persoalan substansial.
Widiyanti sebelumnya menyampaikan bahwa sektor pariwisata meraih 154 penghargaan internasional sepanjang 2025, serta mencatat kunjungan wisatawan mancanegara hingga 13,98 juta orang. Ia juga menyebut Bali kembali dinobatkan sebagai destinasi terbaik dunia versi TripAdvisor.
Namun, Saleh mempertanyakan manfaat konkret dari capaian tersebut bagi masyarakat.
“Saya ingin ini dijelaskan satu per satu. Penghargaan ini dampaknya apa untuk rakyat? Kalau cuma untuk citra kementerian, rakyat dapat apa?” kata Saleh dalam rapat.
Ia juga menegaskan bahwa rapat kerja bukan sekadar formalitas, melainkan forum utama pengawasan DPR terhadap kinerja pemerintah. Karena itu, menurut dia, menteri wajib siap memberikan penjelasan langsung, bukan menyerahkan jawaban tertulis yang disiapkan staf.
“Kalau tidak mau rapat, jangan jadi menteri. Ini konsekuensi jabatan,” ujar politikus PAN itu.
Saleh menambahkan, Komisi VII siap melanjutkan rapat selama dibutuhkan demi mendapatkan penjelasan yang transparan dan akuntabel terkait kebijakan pariwisata serta dampaknya terhadap ekonomi masyarakat.




