triggernetmedia.com – Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menyebut mahasiswa memegang peran penting dalam memanfaatkan bonus demografi untuk mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045. Hal itu ia sampaikan saat membuka Musyawarah Besar Himpunan Mahasiswa Pontianak (HIMAPON) di Aula Rumah Jabatan Wali Kota Pontianak, Sabtu (17/1/2026).
Menurut Edi, Kota Pontianak memiliki sekitar 43 ribu mahasiswa yang berasal dari berbagai daerah. Jumlah tersebut menjadi potensi besar dalam mendorong transformasi sosial dan pembangunan daerah jika dikelola dengan baik.
“Bonus demografi hanya akan menjadi keuntungan jika generasi mudanya produktif, berpendidikan, dan berperan aktif dalam pembangunan,” kata Edi.
Ia menilai, upaya mencapai Indonesia Emas 2045 tidak terlepas dari tantangan global, mulai dari ketidakstabilan geopolitik hingga dampak perubahan iklim yang memengaruhi sektor pangan, distribusi, dan ekonomi daerah.
Di tingkat lokal, Edi menyoroti pentingnya pengendalian inflasi sebagai faktor yang menentukan kesejahteraan masyarakat. Pemerintah Kota Pontianak, kata dia, terus menjaga keseimbangan harga agar daya beli masyarakat tetap terjaga tanpa mengorbankan pendapatan petani.
“Inflasi yang stabil penting untuk menjaga keseimbangan antara konsumen dan produsen,” ujarnya.
Edi juga menjelaskan arah pembangunan Kota Pontianak yang menekankan pada konsep kota maju dengan infrastruktur yang representatif serta lingkungan yang humanis, hijau, dan nyaman. Karakter geografis Pontianak di garis khatulistiwa dan di sepanjang Sungai Kapuas, menurutnya, menuntut kebijakan pembangunan yang adaptif terhadap perubahan cuaca ekstrem.
Melalui Mubes HIMAPON, Edi berharap muncul kepemimpinan mahasiswa yang progresif, berintegritas, dan mampu berkontribusi dalam menjawab tantangan pembangunan daerah ke depan.




