triggernetmedia.com – Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa pemerintah tidak akan menetapkan status bencana nasional untuk musibah banjir dan longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Keputusan ini diambil berdasarkan pertimbangan kapabilitas negara yang dinilai masih sangat mumpuni untuk menangani dampak bencana secara terpusat.
Dalam rapat koordinasi di Aceh Tamiang, Kamis (1/1/2026), Presiden menjelaskan bahwa kekuatan 35 provinsi lainnya masih dapat dikonsolidasi untuk membantu tiga wilayah terdampak.
“Kalau kita sebagai bangsa masih mampu menghadapi, kita tidak perlu menyatakan bencana nasional,” ujar Prabowo di hadapan para menteri dan gubernur.
Meski demikian, Presiden membantah anggapan bahwa pemerintah meremehkan situasi tersebut. Kehadiran 10 menteri dan 15 direktur utama BUMN di lokasi bencana menjadi bukti keseriusan penanganan.
Pemerintah juga memastikan telah menyiapkan alokasi anggaran dalam jumlah besar untuk proses pemulihan infrastruktur dan bantuan sosial secara “habis-habisan”.










