triggernetmedia.com – Harga berbagai komoditas pangan utama kembali turun pada Jumat (12/12/2025), menurut laporan terbaru Badan Pangan Nasional (BPN). Penurunan terjadi cukup merata di sejumlah daerah, terutama pada komoditas hortikultura dan bahan pokok.
Cabai rawit merah mencatatkan penurunan paling tajam, turun 2,01 persen ke posisi Rp73.217 per kilogram. Cabai merah keriting ikut melemah 0,93 persen menjadi Rp62.803. Di sektor perikanan, beberapa harga ikan turut terkoreksi, antara lain ikan tongkol yang turun ke Rp35.710, ikan bandeng ke Rp35.679, dan ikan kembung ke Rp43.096 per kilogram.
Harga beras, komoditas yang menyumbang porsi besar pengeluaran rumah tangga, juga terpantau turun. Beras medium melemah 0,72 persen ke Rp13.525 per kilogram, sementara beras premium turun 0,65 persen ke Rp15.547. Beras SPHP menjadi pengecualian dengan kenaikan tipis 0,04 persen ke Rp12.467.
Sementara itu, harga telur ayam ras turun 0,75 persen ke Rp31.345, dan daging ayam ras terkoreksi 0,89 persen ke Rp39.654 per kilogram.
Pada kelompok bumbu, bawang putih bonggol turun 0,64 persen ke Rp37.631, dan garam konsumsi melemah 1 persen menjadi Rp11.494. Bawang merah relatif stabil dengan kenaikan tipis 0,03 persen ke Rp48.646.
Komoditas pangan olahan seperti tepung terigu juga ikut bergerak turun. Terigu curah melemah 0,84 persen ke Rp9.708, sedangkan terigu kemasan turun 0,99 persen ke Rp12.981. Di sisi minyak goreng, minyak kemasan turun 0,56 persen ke Rp20.931 dan minyakita melemah 0,36 persen ke Rp17.548. Minyak goreng curah naik tipis 0,23 persen ke Rp17.628 per liter.
Beberapa komoditas justru mencatat penguatan, seperti daging sapi murni yang naik 0,30 persen ke Rp135.434 per kilogram dan cabai merah besar yang menguat 0,47 persen menjadi Rp56.302.
Rangkaian penyesuaian harga ini menjadi indikator stabilisasi pasokan pangan nasional menjelang akhir tahun, sekaligus menunjukkan efektifnya langkah intervensi yang dilakukan BPN di lapangan.











