triggernetmedia.com – Menteri Dalam Negeri, Muhammad Tito Karnavian, mengingatkan pemerintah daerah (Pemda) untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi Natal dan Tahun Baru (Nataru) serta potensi bencana akibat cuaca ekstrem. Pemda diminta mengantisipasi lonjakan mobilitas masyarakat dengan memperkuat koordinasi bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan pemangku kepentingan.
“Pastikan transportasi udara, darat, dan laut aman,” tegas Mendagri dalam rapat daring bersama Kepala Daerah, Kadis Damkar, dan Kepala DPMPTSP dari Kantor Pusat Kemendagri, Kamis (11/12/2025).
Ia menekankan penyedia jasa transportasi tidak boleh menaikkan harga tiket melebihi ketentuan. Pemerintah menyiapkan mekanisme diskon agar kenaikan harga tidak membebani masyarakat dan tidak memicu lonjakan harga komoditas lainnya.
Selain itu, Pemda diminta menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan. Koordinasi dengan Perum Bulog, Badan Pangan Nasional (Bapanas), dan pelaku usaha lokal harus dilakukan agar stok aman selama periode Nataru.
Mendagri juga mengingatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana hidrometeorologi, termasuk banjir dan rob. Kepala daerah wajib memastikan sumber daya, personel, dan sistem peringatan dini siap digunakan, serta tetap berada di wilayah masing-masing untuk mengambil keputusan bila terjadi kondisi darurat.
Ia mewanti-wanti agar perjalanan ke luar negeri ditunda pada 15 Desember 2025–15 Januari 2026, kecuali untuk tugas resmi atau kebutuhan medis mendesak, mengingat pentingnya kehadiran pemimpin daerah dalam mengantisipasi risiko selama Nataru.











