triggernetmedia.com – Kepedulian Pemerintah Kota Pontianak terhadap warganya kembali terlihat saat Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, turun langsung meninjau warga korban kebakaran di dua lokasi berbeda, Jumat (31/10/2025).
Dua titik kebakaran yang dikunjungi Edi berada di Jalan Umuthalib Gang Teratai, Perumnas 1, dan Jalan M. Yamin Gang Usaha Baru 1, Sungai Bangkong. Dalam kunjungannya, Edi tak hanya meninjau kondisi rumah yang hangus terbakar, tetapi juga menyerahkan bantuan langsung kepada warga terdampak.
“Kami hadir untuk memastikan penyaluran bantuan berjalan cepat dan tepat sasaran. Ini bentuk kepedulian pemerintah terhadap warga yang sedang tertimpa musibah,” ujar Edi di sela kunjungannya.
Edi menjelaskan, sebagian besar kebakaran di Pontianak dipicu oleh korsleting listrik. Ia mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dalam menggunakan peralatan listrik di rumah.
“Biasanya penyebab kebakaran itu karena kabel sudah tua, MCB diganti tidak sesuai kapasitas, atau peralatan listrik dibiarkan menyala saat rumah kosong. Hal-hal seperti ini perlu diwaspadai,” katanya.
Dalam kunjungan tersebut, Wali Kota juga menyerahkan bantuan tanggap darurat berupa kebutuhan pokok seperti makanan siap saji, pakaian, selimut, dan perlengkapan rumah tangga. Pemerintah juga menyiapkan bantuan lanjutan berupa material bangunan dan program bedah rumah untuk membantu warga memperbaiki tempat tinggal mereka.
Edi menegaskan bahwa Pemkot Pontianak terus berkoordinasi dengan BPBD, Dinas Sosial, dan instansi terkait lainnya agar proses pemulihan pascakebakaran dapat berjalan cepat.
“Kami ingin warga segera pulih dan bisa kembali beraktivitas seperti biasa. Pemerintah akan mendampingi sampai proses ini tuntas,” jelasnya.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, terutama di musim panas yang rentan menimbulkan kebakaran.
“Keselamatan keluarga harus menjadi prioritas. Cek instalasi listrik secara berkala dan pastikan semua peralatan listrik dalam keadaan aman sebelum meninggalkan rumah,” pesannya.
Kehadiran Wali Kota di lokasi kebakaran menjadi bentuk nyata kepedulian pemerintah terhadap masyarakat, sekaligus pengingat pentingnya menjaga keamanan rumah tangga agar musibah serupa tidak terulang.




