triggernetmedia.com – Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, kembali mengharumkan nama bangsa di kancah internasional. Pada race 2 seri keenam Red Bull Rookies Cup 2025 di Sirkuit Red Bull Ring, Spielberg, Austria, Minggu (17/8), Veda sukses finis di podium kedua.
Momen ini terasa semakin spesial karena bertepatan dengan Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia. Meski harus puas di posisi kedua, selisih waktu Veda dengan pemenang balapan, Brian Uriarte asal Spanyol, sangat tipis hanya 0,087 detik.
Sehari sebelumnya, di race 1, Veda juga kalah tipis dari Uriarte dengan selisih 0,073 detik.
Persembahan untuk Indonesia
Veda yang baru berusia 16 tahun menegaskan bahwa podium ini ia dedikasikan untuk tanah air.
“Saya senang, dan podium hari ini sangat istimewa bagi saya, juga bagi rakyat Indonesia karena bertepatan dengan Hari Kemerdekaan. Podium ini untuk kalian semua, untuk rakyat Indonesia,” ujar Veda.
Start dari pole position, pembalap asal Gunungkidul, DIY, sempat memimpin jalannya balapan hingga lap terakhir. Namun, di tikungan pamungkas, Uriarte berhasil menyalip dan meraih kemenangan dramatis.
“Alhamdulillah, saya bisa naik podium lagi. Posisi kedua hari ini cukup berat karena suhu pagi sangat rendah. Tapi saya tetap bersyukur bisa memberikan hasil ini,” tambahnya.
Klasemen Memanas
Dua kali podium di Red Bull Ring membuat Veda naik ke posisi kedua klasemen sementara Red Bull Rookies Cup 2025 dengan 170 poin, menggeser pembalap Malaysia, Hakim Danish (165 poin). Uriarte masih memimpin dengan 191 poin.
Dengan satu seri tersisa di Sirkuit Misano Marco Simoncelli, Italia (13–14 September), peluang Veda merebut gelar juara masih terbuka lebar. Selisih 21 poin masih bisa dipangkas jika ia meraih kemenangan di seri penutup.
Selain Veda, pembalap Indonesia lainnya, Kiandra Ramadhipa, juga tampil menjanjikan. Ia finis keempat di race 1 dan ke-12 di race 2, sehingga kini menempati posisi kesembilan klasemen dengan 82 poin.
Harapan Menuju MotoGP
Red Bull Rookies Cup dikenal sebagai ajang lahirnya bintang-bintang masa depan MotoGP. Banyak rider top dunia meniti karier dari kompetisi ini. Capaian Veda menjadi sinyal kuat bahwa Indonesia memiliki potensi besar di dunia balap motor.
Dengan usia yang masih belia, konsistensi Veda bersaing ketat dengan para pembalap Eropa memperlihatkan kualitas yang tak bisa dipandang remeh. Masa depannya dinilai sangat cerah menuju level tertinggi: MotoGP.

