Triggernetmedia.com – Dalam sebuah acara Rapat Koordinasi Forum Kerukunan Antar Umat Beragama (FKUB) Provinsi dan FKUB Kabupaten/Kota se-Kalimantan Barat, yang diselenggarakan oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Kalimantan Barat di Hotel Dangau Kubu Raya, Senin, (30/10).
Plh. Sekda Kalbar, Christianus Lumano, yang membuka acara tersebut, mengapresiasi penyelenggaraan Rapat Koordinasi FKUB ini dan mengungkapkan harapannya bahwa kegiatan ini akan memperkuat peran dan fungsi FKUB dalam memelihara kerukunan hidup antara umat beragama.
Lumano juga menekankan bahwa FKUB merupakan miniatur kebhinekaan bangsa yang harus mengayomi semua umat beragama dari berbagai kelompok.
“Mudah-mudahan kegiatan ini lebih mendorong kita untuk dapat meningkatkan peran dan fungsi FKUB dalam memelihara kerukunan hidup seluruh umat beragama serta bangkit mengejar berbagai ketertinggalan untuk meraih kemajuan bangsa di masa yang akan datang,” ucapnya.
Selain itu, Lumano mengingatkan tentang peran media sosial dalam kehidupan beragama dan perlu mewaspadai dampak negatif dari media sosial, seperti penyebaran hoaks dan ujaran kebencian yang dapat memicu perpecahan di masyarakat.
Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya peran tokoh agama dalam merangkul umat dan mencegah pandangan ekstrim serta kekerasan.
FKUB dijelaskan sebagai wadah mediator, rekonsiliator, dan fasilitator yang memberikan rujukan dan inspirasi tentang kerukunan beragama, sehingga mendorong tumbuhnya rasa saling percaya dan membangun opini publik tentang pentingnya hidup rukun.
Plh. Sekda menekankan pentingnya pengelolaan FKUB yang terbuka, dialogis, dan bersahabat.
“Pengelolaan FKUB pun dilakukan dengan cara terbuka, dialogis dan bersahabat. FKUB harus mampu mengikat kerjasama dengan Majelis Keagamaan, Organisasi Keagamaan dan Pemerintah Daerah untuk bersatu hati dan netral dalam penanganan persoalan masyarakat serta mediator dalam perselisihan,” jelas Plh. Sekda mengakhiri sambutannya.










