triggernetmedia.com – Penanganan stunting terus menjadi fokus Pemerintah Kota Pontianak. Masyarakat diimbau untuk secara rutin memeriksakan kehamilan dan kesehatan balita di fasilitas kesehatan terdekat.
Upaya strategis dalam mengurangi prevalensi stunting juga telah diambil dengan pemberian bantuan makanan.
Tidak hanya pihak pemerintah, sektor swasta pun turut memberikan perhatiannya kepada anak-anak yang menderita stunting. Kali ini, bantuan nutrisi disalurkan melalui forum Corporate Social Responsibility (CSR) Kota Pontianak.
Firman Mulyana, Pimpinan Cabang Indomaret Pontianak, menyatakan harapannya dengan adanya kegiatan ini dapat membantu menangani masalah stunting yang ada di beberapa kecamatan supaya anak-anak Kota Pontianak dapat tumbuh dengan sehat, serta dapat membantu tumbuh kembang anak.
“Ini merupakan langkah positif dari sektor swasta untuk mendukung penanggulangan stunting,” ungkapnya.
Ketua Forum CSR Kota Pontianak, Daniel Edward Tangkau, menjelaskan bahwa mereka ingin berbagi kebahagiaan melalui bantuan paket nutrisi.
Mereka berkomitmen untuk terus menjalankan kegiatan CSR secara rutin, dengan tujuan membantu Pemerintah Kota Pontianak dalam upaya penanggulangan stunting.
“Mudah-mudahan kegiatan serupa terus ada di Pontianak,” ungkapnya.
Daniel juga menekankan pentingnya pengumpulan data mengenai kebutuhan masyarakat sebelum memberikan bantuan, karena setiap komunitas memiliki kebutuhan yang beragam.
Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, memberikan apresiasi atas setiap bantuan yang diberikan oleh sektor swasta, terutama melalui program CSR perusahaan-perusahaan.
Menurutnya, program tersebut sangat membantu Pemerintah Kota Pontianak dalam upaya menangani stunting, serta membantu mengatasi masalah sosial masyarakat.
“Saya berharap bantuan ini tidak hanya saat ini, karena masih ada 19,7 persen anak-anak yang mengidap stunting di Kota Pontianak yang terus kita tekan. Teman-teman dunia usaha sangat membantu kami,” ungkapnya.
Selain bantuan nutrisi, Pemerintah Kota Pontianak telah menyalurkan bantuan pangan dan tunai melalui Dinas Sosial Kota Pontianak kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dan Program Keluarga Harapan (PKH).
Langkah ini bertujuan untuk menyelesaikan masalah sosial dan ekonomi masyarakat.
“Sekarang kita menjelang Hari Jadi ke-252 Pontianak, jadi momentum untuk menuju kemajuan ekonomi dan masyarakat yang berkualitas,” tegasnya.











