triggernetmedia.com – Penjabat Gubernur Kalimantan Barat, Harisson dan Istri, Windy Prihastari, bersama dengan para Kepala Perangkat Daerah terkait di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, melakukan kunjungan kerja yang sangat penting di Kabupaten Kapuas Hulu.
Dalam kunjungan tersebut, mereka menyempatkan diri untuk turun langsung meninjau Puskesmas Putussibau Utara dan Sekolah Menengah Atas (SMA) 1 Putussibau, Kamis (12/10).
Dalam kesempatan tersebut, Penjabat Gubernur Kalimantan Barat, Harisson, memberikan pernyataan yang sangat relevan terkait upaya peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Provinsi Kalimantan Barat.
Ia menyampaikan bahwa terdapat korelasi yang erat antara sektor kesehatan dan pendidikan dalam upaya mencapai peningkatan IPM yang lebih baik.
“Kita (Pemprov Kalbar) harus memperbanyak jumlah sekolah dalam rangka mempermudah akses. Itu yang harus kita lakukan guna meningkatkan mutu Pendidikan kita. Namun, pendidikan akan berjalan baik, apabila kesehatan masyarakatnya juga baik. Termasuk peduli akan gizi anak sejak dini, ini penting untuk pertumbuhan anak dan nutrisi tumbuh kembangnya,” jelas Harisson.
Provinsi Kalimantan Barat memiliki karakteristik geografis yang unik, karena wilayahnya berbatasan langsung dengan negara Malaysia.
Oleh karena itu, penting untuk memperhatikan pendidikan di kawasan wilayah perbatasan.
“Pada Tahun 2023 ini akan di bangun Sekolah di daerah Puring Kencana dan seberuang kemudian yang direhab di embaloh hulu. Jadi memang kita tentunya tetap perhatikan juga daerah-daerah perbatasan baik dari pendidikan maupun kesehatannya,” timpalnya.
Hal ini menunjukkan komitmen Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan pelayanan kesehatan, terutama di daerah perbatasan.










