triggernetmedia.com – Wakil Wali Kota Pontianak, Bahasan, mendorong anak muda di Kota Pontianak untuk mempersiapkan diri sebelum menikah guna mencegah stunting.
Hal ini disampaikan dalam acara Genbest Talk di Hotel Aston Jalan Gajah Mada, Selasa (3/10).
Menurut data Pemerintah Kota Pontianak, angka stunting telah turun dari 24,4 persen pada tahun 2021 menjadi 19,7 persen pada tahun 2022.
“Kami Pemkot Pontianak dengan lintas sektor berupaya secara bergotong royong untuk mengintervensi memberikan bantuan pangan protein hewani lokal kepada bayi teridentifikasi stunting. Dan ini dampaknya luar biasa,” ujar Bahasan.
Pemerintah pusat juga telah menjadikan penurunan stunting sebagai program prioritas sejak tahun 2018.
Mahasiswa di Kota Pontianak diharapkan dapat berperan penting dalam mengedukasi masyarakat tentang pencegahan stunting melalui pembuatan konten edukasi.
Langkah-langkah sederhana seperti pola hidup sehat, menjaga kebersihan lingkungan, dan konsumsi makanan yang sehat dapat membantu mencegah stunting.
Meskipun angka stunting terus menurun, Kota Pontianak masih memiliki tantangan, dengan angka stunting saat ini sebesar 19,7 persen, di atas target nasional yang ditetapkan Presiden Joko Widodo yaitu 14 persen pada tahun 2024.
“Terkait dengan hal ini, Pemerintah memberikan perhatian lebih pada Kalimantan Barat, dengan menjadikannya satu dari 12 provinsi prioritas penurunan stunting,” tutupnya.



