triggernetmedia.com – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memperkirakan realisasi penerimaan pajak pada 2026 tidak akan mencapai target yang ditetapkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Penerimaan pajak diproyeksikan sebesar Rp2.310,8 triliun atau lebih rendah Rp46,9 triliun dibanding target APBN 2026 yang mencapai Rp2.357,7 triliun.
Proyeksi tersebut disampaikan Purbaya dalam rapat kerja bersama Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, Senin (13/7/2026).
Meski demikian, Purbaya memperkirakan pendapatan negara secara keseluruhan tetap melampaui target. Pemerintah memproyeksikan pendapatan negara mencapai Rp3.208,1 triliun atau setara 101,7 persen dari target APBN 2026, dengan pertumbuhan sekitar 16 persen secara tahunan.
“Outlook tersebut didasari antara lain penerimaan perpajakan sebesar Rp2.631,4 triliun atau tumbuh 18,6 persen. Sementara penerimaan pajak diperkirakan mencapai Rp2.310,8 triliun atau tumbuh 20,5 persen secara tahunan,” kata Purbaya.
Untuk menekan potensi shortfall, Kementerian Keuangan menyiapkan sejumlah langkah perbaikan, salah satunya melalui penyempurnaan sistem administrasi perpajakan Coretax yang dikelola Direktorat Jenderal Pajak (DJP).
Menurut Purbaya, sistem tersebut masih memerlukan penyempurnaan, terutama pada sisi antarmuka (interface) agar pelayanan kepada wajib pajak berjalan lebih cepat.
“Coretax kita perbaiki lagi. Sudah bagus, tetapi kemarin pada bagian interface menjadi lambat. Itu yang akan kita benahi,” ujarnya.
Selain pembenahan sistem, Purbaya menegaskan akan memperketat pengawasan terhadap kinerja pegawai Direktorat Jenderal Pajak. Ia mengatakan pegawai yang dinilai tidak bekerja secara optimal atau menerima banyak keluhan dari masyarakat akan dievaluasi.
Bahkan, Purbaya menyatakan memiliki kewenangan untuk merumahkan pegawai yang tidak menunjukkan kinerja sesuai harapan.
“Sekarang saya boleh merumahkan orang. Saya akan merumahkan kalau mereka tidak bekerja dengan baik. Namun secara umum sekarang sudah lebih baik. Kalau masih ada yang tidak efisien atau terlalu lambat, akan kita benahi,” katanya.










