triggernetmedia.com – Wakil Wali Kota Pontianak, Bahasan, menekankan pentingnya pembinaan generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga berkarakter kuat serta mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman. Ia menyebut Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) sebagai salah satu sarana untuk membentuk generasi muda yang cerdas dan berakhlak mulia.
Menurutnya, tantangan global saat ini menuntut generasi muda memiliki bekal ilmu pengetahuan, nilai-nilai budaya, serta kreativitas yang tinggi.
“Generasi kita harus cerdas berbasis ilmu pengetahuan, memiliki karakter yang kuat, serta mampu beradaptasi dengan perubahan dunia yang sangat cepat,” ujarnya usai membuka MTQ ke-34 Tingkat Kecamatan Pontianak Timur di Aula BPMP, Kamis (30/4/2026) malam.
Ia menjelaskan, pembentukan karakter sangat penting agar generasi muda tidak mudah menyerah, memiliki kesabaran, serta bertanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari. Nilai-nilai tersebut, lanjutnya, sejalan dengan ajaran Islam sebagai pedoman dalam membangun kehidupan yang baik.
Dalam kesempatan itu, Bahasan juga mengajak para peserta MTQ untuk menjadikan ajang ini sebagai sarana pembelajaran, bukan semata-mata mengejar kemenangan.
“Kemenangan itu bonus. Yang utama adalah proses, pengalaman, dan nilai-nilai yang bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Kepada dewan juri, ia berpesan agar menjalankan tugas secara objektif dan profesional. Menurutnya, integritas dalam penilaian sangat penting untuk menjaga kepercayaan peserta dan masyarakat.
Lebih lanjut, Bahasan juga menyoroti pentingnya menjaga toleransi di tengah keberagaman masyarakat Kota Pontianak. Ia menilai kerukunan antarumat beragama di kota ini telah berjalan baik dan perlu terus dipertahankan.
“Di Pontianak, kita bisa melihat masjid dan gereja berdiri berdampingan tanpa konflik. Ini menjadi bukti bahwa toleransi di masyarakat kita berjalan dengan baik,” ungkapnya.
Ia berharap nilai-nilai toleransi, kebersamaan, dan kehidupan harmonis tersebut terus dijaga sebagai modal utama dalam membangun kota yang maju dan sejahtera.
MTQ ke-34 Tingkat Kecamatan Pontianak Timur diikuti oleh 300 peserta dari tujuh kelurahan, terdiri atas 153 peserta putri dan 147 peserta putra.
Adapun cabang yang diperlombakan meliputi tilawah (anak, remaja, dewasa, dan tuna netra), tilawah usia emas, murattal (remaja dan dewasa), mujawwad/munajat, hifzil Qur’an (1, 5, 10, 20, dan 30 juz), syarhil Qur’an, fahmil Qur’an, kaligrafi Al-Qur’an (kontemporer, naskah, hiasan mushaf, dan dekorasi), serta karya tulis ilmiah hadis, yang seluruhnya diikuti peserta putra dan putri.

