triggernetmedia.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengonfirmasi telah melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, Jumat (10/4/2026).
Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto, menyatakan salah satu pihak yang diamankan adalah Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo.
“Benar,” ujar Fitroh saat dikonfirmasi wartawan.
Namun, KPK belum mengungkap pihak lain yang turut diamankan maupun perkara yang sedang ditangani dalam operasi tersebut.
Dengan OTT ini, KPK telah melakukan 10 operasi tangkap tangan sepanjang 2026. Sebelumnya, KPK menindak sejumlah kasus, antara lain dugaan korupsi pemeriksaan pajak di Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan periode 2021–2026.
KPK juga melakukan OTT dalam kasus dugaan pemerasan dengan modus fee proyek dan dana tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) yang menjerat Wali Kota Madiun, Maidi.
Selain itu, OTT turut menjerat Bupati Pati, Sudewo, dalam kasus dugaan pemerasan terhadap calon perangkat desa.
KPK juga menangani kasus lain, seperti dugaan korupsi restitusi pajak di KPP Banjarmasin dan dugaan korupsi importasi di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.
Di sektor peradilan, KPK menetapkan Ketua Pengadilan Negeri Depok, I Wayan Eka Mariarta, dan Wakil Ketua PN Depok, Bambang Setyawan, dalam kasus dugaan suap sengketa lahan.
KPK juga menjerat Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq, serta Bupati Rejang Lebong, Muhammad Fikri Thobar, dalam kasus dugaan korupsi proyek.
Terbaru sebelum OTT di Tulungagung, KPK menetapkan Bupati Cilacap, Syamsul Auliya Rachman, dan Sekretaris Daerah Cilacap, Sadmoko Danardono, dalam kasus dugaan pemerasan terkait pengumpulan tunjangan hari raya (THR).




