triggernetmedia.com – Pemerintah Kota Pontianak menekankan pentingnya peran Potensi dan Sumber Kesejahteraan Sosial (PSKS) dalam menangani berbagai persoalan sosial. Hal itu disampaikan Staf Ahli Wali Kota Bidang Hukum dan Politik, Elsa Risfadona, dalam Focus Group Discussion (FGD) bertajuk Peran Potensi dan Sumber Kesejahteraan Sosial dalam Penanganan Masalah Sosial, Selasa (3/3/2026).
Elsa menyebut dinamika sosial di Pontianak tergolong kompleks. Dengan jumlah penduduk sekitar 690 ribu jiwa, kota ini menjadi tujuan masyarakat dari berbagai daerah untuk mencari penghidupan. Namun, tidak semua pendatang berhasil sehingga memunculkan persoalan sosial.
“Ada yang menghadapi tekanan hidup hingga muncul persoalan seperti manusia silver atau gangguan kesehatan jiwa. Ini harus kita respons cepat dan adaptif,” ujarnya.
Menurut Elsa, penanganan masalah sosial dilakukan melalui pendekatan humanis berbasis rehabilitasi dan pemulihan fungsi sosial. Dalam konteks tersebut, PSKS menjadi mitra strategis pemerintah, terutama dalam menjangkau warga yang membutuhkan bantuan.
Ia juga menekankan pentingnya akurasi data dalam menentukan intervensi kebijakan. Data yang tepat, kata dia, menjadi dasar pemberian bantuan agar tepat sasaran.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kota Pontianak, M. Akif, menjelaskan pelaksanaan Sistem Layanan dan Rujukan Terpadu (SLRT) harus berjalan cepat dan tuntas. Ia menegaskan disiplin administrasi serta pelaporan menjadi kewajiban setiap pendamping sosial guna memastikan pelayanan profesional dan akuntabel.




