triggernetmedia.com – Krisis besar melanda Amerika Latin setelah militer Amerika Serikat melancarkan serangan besar-besaran ke Venezuela pada Sabtu (3/1/2026).
Serangan tersebut dilaporkan menewaskan sedikitnya 40 orang, termasuk warga sipil dan personel militer.
Dalam pengumuman dramatis, Presiden AS Donald Trump mengeklaim bahwa unit elite Delta Force telah menangkap Presiden Venezuela Nicolas Maduro dan istrinya, Cilia Flores.
Kementerian Luar Negeri Venezuela menuntut bukti keselamatan Maduro dan berencana membawa tindakan Washington ini ke Dewan Keamanan PBB.
Sementara itu, Rusia menyatakan solidaritasnya kepada Caracas dan mengecam agresi AS sebagai pelanggaran kedaulatan.
Sejumlah anggota Kongres AS juga mulai mempertanyakan legalitas operasi militer tersebut di tengah rencana pemerintah AS untuk membawa Maduro ke meja hijau.
| Informasi Utama | Status / Detail |
| Korban Jiwa | Minimal 40 orang (Sipil & Militer). |
| Lokasi Kejadian | Caracas, Venezuela (Ledakan di berbagai titik). |
| Pelaku Operasi | Militer Amerika Serikat (Unit Delta Force). |
| Posisi Rusia | Mengecam agresi dan menuntut pembebasan Maduro. |
| Mekanisme Hukum | AS berencana mengadili Maduro; Venezuela banding ke DK PBB. |











