triggernetmedia.com – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menerima kunjungan Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati di Kantor Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Jakarta, Rabu (30/7/2025). Pertemuan tersebut membahas sinergi pelaksanaan program strategis nasional serta pemantauan progres realisasi pendapatan dan belanja daerah.
Dalam pertemuan itu, kedua menteri menyoroti pentingnya kolaborasi erat antara pemerintah pusat dan daerah guna memastikan program-program prioritas nasional berjalan optimal. Sejumlah program strategis yang dibahas antara lain Kopdeskel Merah Putih, Makan Bergizi Gratis, Sekolah Rakyat, dan program lainnya yang menjadi bagian dari agenda pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Mendagri menegaskan bahwa keberhasilan program-program tersebut sangat bergantung pada koordinasi lintas sektor, khususnya dengan dukungan aktif dari pemerintah daerah (Pemda). Oleh karena itu, Kemendagri berkomitmen memperkuat peran pembinaan dan pengawasan terhadap Pemda sesuai kewenangannya.
“Keberhasilan program strategis nasional akan meningkatkan kepercayaan publik terhadap pemerintah. Misalnya infrastruktur—kalau PU bisa mengeksekusi dengan baik dan cakupannya luas, saya yakin publik akan mendukung penuh,” kata Tito.
Realisasi Pendapatan dan Belanja Daerah Turun
Dalam pertemuan tersebut, Mendagri juga memaparkan data terkini terkait realisasi pendapatan dan belanja daerah. Hingga 29 Juli 2025, realisasi pendapatan seluruh provinsi, kabupaten, dan kota secara nasional baru mencapai 46,24 persen. Angka ini menurun dibandingkan periode yang sama tahun lalu, yakni 52,91 persen.
Realisasi belanja pun menunjukkan tren serupa. Per 29 Juli 2025, capaian belanja daerah tercatat 37,22 persen—lebih rendah dari 44,75 persen pada 31 Juli 2024.
Daerah dengan Realisasi Tertinggi dan Terendah
Pendapatan Tertinggi
-
Provinsi: Papua Tengah, DIY, Kalimantan Barat, Maluku Utara, Bali, Gorontalo, DKI Jakarta, Kalimantan Selatan, Sumatera Barat, Jawa Timur.
-
Kabupaten: Sumbawa Barat, Lebak, Wonogiri, Lampung Utara, Kulon Progo, Magetan, Pati, Tanah Laut, Tegal, Batang.
-
Kota: Banjarbaru, Denpasar, Banjarmasin, Tangerang Selatan, Solok, Baubau, Sawahlunto, Batam, Yogyakarta, Tangerang.
Pendapatan Terendah
-
Provinsi: Papua Pegunungan, Papua Barat Daya, Kalimantan Tengah, Papua Barat, Sulawesi Tenggara, Jambi, Aceh, Papua Selatan, Lampung, Sumatera Utara.
-
Kabupaten: Raja Ampat, Halmahera Utara, Ende, Simeulue, Konawe Utara, Manokwari Selatan, Muna Barat, Sorong, Kotabaru, Morowali.
-
Kota: Sorong, Lubuk Linggau, Samarinda, Gorontalo, Bontang, Subulussalam, Kupang, Prabumulih, Gunungsitoli, Pematangsiantar.
Belanja Tertinggi
-
Provinsi: DIY, Gorontalo, Jawa Barat, Kepulauan Riau, NTB, Jawa Tengah, Sumatera Barat, Jawa Timur, Lampung, Sulawesi Barat.
-
Kabupaten: Pati, Ciamis, Asahan, Buleleng, Purbalingga, Kulon Progo, Pacitan, Karanganyar, Magetan, Garut.
-
Kota: Sukabumi, Serang, Sawahlunto, Banjar, Banda Aceh, Pariaman, Tanjungpinang, Cimahi, Tegal, Bogor.
Belanja Terendah
-
Provinsi: Papua Barat, Papua Barat Daya, Papua Pegunungan, Kalimantan Tengah, Papua Selatan, Sumatera Selatan, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Maluku Utara, Sumatera Utara.
-
Kabupaten: Kepulauan Aru, Teluk Bintuni, Pegunungan Arfak, Keerom, Raja Ampat, Tambrauw, Ende, Murung Raya, Halmahera Utara, Dogiyai.
-
Kota: Manado, Subulussalam, Makassar, Pekanbaru, Balikpapan, Pagaralam, Tanjungbalai, Sorong, Lubuk Linggau, Bima.




