triggernetmedia.com, PUTISSIBAU – Jembatan Gantung Ariung Mendalam di Desa Ariung Mendalam, Kecamatan Putussibau Utara, kini telah selesai dibangun dan resmi difungsikan. Hal ini disampaikan langsung oleh Bupati Kapuas Hulu, Fransiskus Diaan, saat meninjau lokasi pada Selasa, 22 Juli 2025.
Jembatan yang dibangun oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) ini menjadi solusi atas kebutuhan akses transportasi masyarakat setelah jembatan sebelumnya roboh pada tahun 2023.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Pusat, Kementerian PUPR, dan khususnya kepada Ketua Komisi V DPR RI, Bapak Lasarus, yang telah merespons cepat permohonan pembangunan kembali jembatan ini,” ujar Bupati Fransiskus saat berada di lokasi.
Menurutnya, keberadaan jembatan ini sangat vital bagi aktivitas masyarakat setempat, termasuk untuk akses pendidikan, kesehatan, dan ekonomi.
Dibangun Ulang Setelah Roboh pada 2023
Jembatan Ariung Mendalam sebelumnya mengalami kerusakan berat dan roboh pada tahun 2023. Menyadari urgensi infrastruktur tersebut, Pemerintah Daerah Kapuas Hulu langsung menyampaikan kondisi tersebut kepada Ketua Komisi V DPR RI.
“Pak Lasarus merespons dengan sangat baik. Tahun 2024 pembangunan dimulai, dan sekarang jembatan sudah bisa digunakan masyarakat. Mereka sangat bersyukur,” ungkap Fransiskus.
Kolaborasi Jadi Kunci Pembangunan
Fransiskus juga menekankan bahwa luasnya wilayah dan keterbatasan anggaran daerah membuat pembangunan di Kapuas Hulu memerlukan dukungan dari pemerintah pusat.
“Dengan keterbatasan fiskal daerah, kami tidak bisa bekerja sendiri. Maka, kolaborasi dengan pusat sangat penting,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa selama ini Ketua Komisi V DPR RI telah banyak membantu percepatan pembangunan infrastruktur di Kapuas Hulu. Selain jembatan, Pemda juga telah mengajukan berbagai ruas jalan untuk dapat masuk ke dalam program Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah tahun ini.
“Kami sudah minta dukungan kepada Pak Lasarus untuk mengawal usulan itu. Kami akan terus berupaya maksimal untuk mendapatkan dukungan anggaran dari pemerintah pusat dan provinsi,” tutup Bupati Fransiskus.

