triggernetmedia.com, PONTIANAK – Persiapan yang telah berlangsung selama berbulan-bulan untuk menyambut Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-32 di Kalimantan Barat terpaksa terhenti. Sejumlah kegiatan yang sebelumnya dijadwalkan digelar pada 18–20 Juli 2025 di Pendopo Gubernur Kalbar, mendadak dibatalkan oleh pihak Perwakilan BKKBN Kalbar.
Kabar pembatalan ini datang tidak lama setelah rapat panitia pada Selasa (8/7) lalu. Menurut panitia, alasan pembatalan adalah karena ketiadaan anggaran dari pihak BKKBN Kalbar.
“Informasi ini disampaikan oleh staf BKKBN saat rapat panitia. Mereka menyebut tidak ada dana untuk melanjutkan kegiatan,” ujar Sekretaris Panitia Harganas Kalbar 2025, Indra Risdianto, Minggu (13/7).
Kegiatan Harganas yang dirancang selama tiga hari itu sedianya menampilkan beragam acara untuk masyarakat, mulai dari pemecahan rekor MURI permainan tradisional terompah panjang, jalan santai, pelayanan publik dan kesehatan, donor darah, bazar UMKM, lomba mewarnai, hingga panggung hiburan dengan artis ibu kota.
Menurut Indra, panitia sudah menjalin kerja sama dengan berbagai sponsor dari swasta, BUMN, dan BUMD yang bersedia mendukung pendanaan. Ia menilai pembatalan sejumlah acara tidak semestinya terjadi begitu saja, terlebih karena sponsor sudah menunjukkan komitmen.
“Dukungan sponsor sudah siap. Bahkan, izin penggunaan Pendopo Gubernur pun telah disetujui. Semua persiapan berjalan sejak Mei,” ujarnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa dalam rapat sebelumnya, tidak ada pembahasan soal pembatalan. Bahkan, rundown acara sudah disusun dan disepakati. Namun, dalam waktu singkat, sejumlah agenda utama dinyatakan batal digelar.
“Yang sangat disayangkan, informasi ini muncul terlalu dekat dengan hari pelaksanaan. Banyak pihak yang sudah mempersiapkan diri, termasuk peserta dan pengisi acara,” kata Indra.
Lebih lanjut, ia menyebut sempat muncul usulan dari pihak BKKBN Kalbar agar peringatan Harganas dipindah ke kantor mereka dan dipersingkat hanya menjadi satu hari. Namun keputusan tersebut tidak pernah dibahas secara terbuka dalam forum panitia.
Upaya konfirmasi kepada Kepala Perwakilan BKKBN Kalbar, Nuryamin, belum membuahkan hasil. Hingga berita ini diturunkan, yang bersangkutan belum memberikan pernyataan resmi terkait pembatalan acara.
Harganas tahun ini rencananya dihadiri oleh Menteri BKKBN RI H. Wihaji, serta melibatkan partisipasi masyarakat dari berbagai kabupaten/kota di Kalbar.



