Trigger Netmedia
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Sospolhukam
    • Metropolitan
    • Nasional
    • Internasional
  • Kalbar
    • Pontianak
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Kapuas Raya
    • Landak
    • Mempawah
    • Sanggau
    • SingBeBas
    • Kapuas Hulu
  • Ekonomi
    • Keuangan
    • Bisnis
    • Industri
    • Makro
    • IHSG
    • Fintech
  • Edutaiment
    • Literasi
    • Edukasi
    • Budaya
    • Gadgets
    • IT
  • Sport
    • Sepak Bola
    • Kabar Arena
    • Otomotif
  • Infotainment
    • Selebritis
    • Film
    • Music
    • Zodiak
    • Comunity
    • Kekinian
    • Fashion
    • Milenial
  • Kuliner
    • Food
    • Pesona Dunia
    • Pesona Nusantara
  • Pariwara
    • Videotron
    • Foto
    • Kanal Iklan
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Sospolhukam
    • Metropolitan
    • Nasional
    • Internasional
  • Kalbar
    • Pontianak
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Kapuas Raya
    • Landak
    • Mempawah
    • Sanggau
    • SingBeBas
    • Kapuas Hulu
  • Ekonomi
    • Keuangan
    • Bisnis
    • Industri
    • Makro
    • IHSG
    • Fintech
  • Edutaiment
    • Literasi
    • Edukasi
    • Budaya
    • Gadgets
    • IT
  • Sport
    • Sepak Bola
    • Kabar Arena
    • Otomotif
  • Infotainment
    • Selebritis
    • Film
    • Music
    • Zodiak
    • Comunity
    • Kekinian
    • Fashion
    • Milenial
  • Kuliner
    • Food
    • Pesona Dunia
    • Pesona Nusantara
  • Pariwara
    • Videotron
    • Foto
    • Kanal Iklan
No Result
View All Result
Trigger Netmedia
No Result
View All Result
Home Headline

Fenomena Aphelion: Saat Bumi Berada Paling Jauh dari Matahari

Fakta Menarik seputar Aphelion

TriggerNetMedia by TriggerNetMedia
8 Juli 2025
in Artikel, Education, Literasi
0
Fenomena Aphelion: Saat Bumi Berada Paling Jauh dari Matahari

Ilustrasi fenomena Aphelion

0
SHARES
24
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

triggernetmedia.com – Setiap tahun, Bumi mengalami dua titik ekstrem dalam orbitnya mengelilingi Matahari: Perihelion (saat Bumi berada paling dekat dengan Matahari) dan Aphelion (saat Bumi berada paling jauh dari Matahari). Pada tahun 2025, fenomena Aphelion terjadi pada 6 Juli.

Apa Itu Aphelion?

Aphelion berasal dari bahasa Yunani: “apo” yang berarti “jauh”, dan “helios” yang berarti “matahari”. Secara astronomis, aphelion adalah titik di mana jarak Bumi dari Matahari berada pada titik terjauh, sekitar 152,1 juta kilometer. Sebagai perbandingan, saat perihelion (sekitar awal Januari), jaraknya hanya sekitar 147,1 juta kilometer.

Kenapa Bisa Terjadi?

Orbit Bumi mengelilingi Matahari berbentuk elips, bukan lingkaran sempurna. Inilah yang menyebabkan jarak Bumi ke Matahari berubah sepanjang tahun. Aphelion dan perihelion adalah hasil alami dari bentuk orbit ini.

Apakah Aphelion Membuat Bumi Lebih Dingin?

Banyak orang mengira bahwa karena Bumi lebih jauh dari Matahari saat aphelion, maka suhu Bumi akan lebih dingin. Namun, faktor utama penentu musim dan suhu di Bumi bukanlah jarak ke Matahari, melainkan kemiringan sumbu Bumi.

Saat aphelion terjadi di bulan Juli, sebagian besar wilayah di belahan Bumi utara justru sedang mengalami musim panas, sedangkan belahan selatan mengalami musim dingin. Hal ini karena kemiringan sumbu Bumi membuat sinar matahari lebih langsung mengenai belahan utara saat itu.

Fakta Menarik tentang Aphelion:

  • Perbedaan jarak antara aphelion dan perihelion mencapai sekitar 5 juta kilometer, namun pengaruhnya terhadap suhu Bumi sangat kecil.

  • Di aphelion, kecepatan orbit Bumi melambat sesuai dengan hukum Kepler: makin jauh dari Matahari, makin lambat geraknya.

  • Waktu yang dibutuhkan Bumi untuk mencapai separuh orbit dari titik perihelion ke aphelion lebih lama dibandingkan dari aphelion ke perihelion.

Kapan Aphelion Terjadi?

Tahun 2025, aphelion jatuh pada 6 Juli pukul 00.00 UTC atau sekitar pukul 07.00 WIB. Fenomena ini terjadi setiap tahun sekitar awal Juli.

Apakah Bisa Diamati?

Aphelion tidak menampakkan gejala visual seperti gerhana atau komet. Namun, jika Anda menggunakan teleskop atau perangkat astronomi, Anda bisa mengukur perubahan posisi Bumi dalam orbitnya, serta sedikit perubahan ukuran tampak Matahari (lebih kecil dibanding saat perihelion).

Fenomena aphelion adalah pengingat bahwa Bumi terus bergerak dalam keteraturan yang luar biasa di jagat raya. Meski tidak terlihat secara kasat mata, peristiwa ini memainkan peran penting dalam dinamika tata surya. Mengetahui tentang aphelion memperkaya pemahaman kita akan alam semesta — dan bahwa jarak bukan satu-satunya hal yang menentukan dampaknya bagi kehidupan di Bumi.

About Author

TriggerNetMedia

See author's posts

Tags: Aphelion 2025Aphelion adalahFenomena astronomiGerak Bumi mengelilingi MatahariJarak Bumi ke MatahariMusim panas aphelionOrbit Bumi elipsPengaruh aphelion terhadap cuacaPerihelion dan AphelionTitik terjauh Bumi dari Matahari
Previous Post

Krisantus Buka Gawai Dayak Nosu Minu Podi XXI, Serukan Pelestarian Budaya dan Penguatan SDM

Next Post

Prambanan Jazz Festival 2025: Harmoni Musik, Budaya, dan Ekonomi Rakyat

TriggerNetMedia

TriggerNetMedia

Next Post
Prambanan Jazz Festival 2025: Harmoni Musik, Budaya, dan Ekonomi Rakyat

Prambanan Jazz Festival 2025: Harmoni Musik, Budaya, dan Ekonomi Rakyat

Stay Connected test

  • 24k Followers
  • 23.9k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
AKI dan AKB Masih Tinggi, Indonesia Terpaut Jauh dari Target SDGs

AKI dan AKB Masih Tinggi, Indonesia Terpaut Jauh dari Target SDGs

16 Juli 2025
Jabat Dewan Syuro, Anggota Komisi Fatwa MUI Berperan Beri Masukan dan Nasihat ke JI

Jabat Dewan Syuro, Anggota Komisi Fatwa MUI Berperan Beri Masukan dan Nasihat ke JI

17 November 2021
Kronologi Polemik Ijazah Jokowi: Dari Gugatan Hukum hingga Drama Politik

Kronologi Polemik Ijazah Jokowi: Dari Gugatan Hukum hingga Drama Politik

18 Juli 2025
Status PPPK Paruh Waktu Dihapus, Revisi UU ASN Kembalikan Struktur Dua Pilar

Status PPPK Paruh Waktu Dihapus, Revisi UU ASN Kembalikan Struktur Dua Pilar

26 November 2025
Bandara Rahadi Oesman Ketapang Hentikan Sementara Layanan Penerbangan Komersial

Bandara Rahadi Oesman Ketapang Hentikan Sementara Layanan Penerbangan Komersial

0
2 Hari Hilang, Nelayan Tewas Mengambang di Pantai Cipalawah Garut

2 Hari Hilang, Nelayan Tewas Mengambang di Pantai Cipalawah Garut

0
14 Tahun Terbunuhnya Munir, Polri Didesak Bentuk Tim Khusus

14 Tahun Terbunuhnya Munir, Polri Didesak Bentuk Tim Khusus

0
Prabowo Resmikan Kantor DPD Gerindra di Banten

Prabowo Resmikan Kantor DPD Gerindra di Banten

0
Spanyol vs Argentina di Final Piala Dunia 2026: Duel Lintas Generasi, Siapa Juaranya?

Spanyol vs Argentina di Final Piala Dunia 2026: Duel Lintas Generasi, Siapa Juaranya?

19 Juli 2026
Bukayo Saka Pemain Terbaik Pertandingan Inggris vs Prancis, Antar The Three Lions Juara Ketiga Piala Dunia 2026

Bukayo Saka Pemain Terbaik Pertandingan Inggris vs Prancis, Antar The Three Lions Juara Ketiga Piala Dunia 2026

19 Juli 2026
Gol Spektakuler Julian Alvarez ke Gawang Swiss Terpilih sebagai Gol Terbaik Perempat Final dan Semifinal Piala Dunia 2026

Gol Spektakuler Julian Alvarez ke Gawang Swiss Terpilih sebagai Gol Terbaik Perempat Final dan Semifinal Piala Dunia 2026

19 Juli 2026
Drama 10 Gol! Inggris Bungkam Prancis 6-4, Hattrick Saka Antar The Three Lions Raih Juara Ketiga Piala Dunia 2026

Drama 10 Gol! Inggris Bungkam Prancis 6-4, Hattrick Saka Antar The Three Lions Raih Juara Ketiga Piala Dunia 2026

19 Juli 2026

Recent News

Spanyol vs Argentina di Final Piala Dunia 2026: Duel Lintas Generasi, Siapa Juaranya?

Spanyol vs Argentina di Final Piala Dunia 2026: Duel Lintas Generasi, Siapa Juaranya?

19 Juli 2026
Bukayo Saka Pemain Terbaik Pertandingan Inggris vs Prancis, Antar The Three Lions Juara Ketiga Piala Dunia 2026

Bukayo Saka Pemain Terbaik Pertandingan Inggris vs Prancis, Antar The Three Lions Juara Ketiga Piala Dunia 2026

19 Juli 2026
Gol Spektakuler Julian Alvarez ke Gawang Swiss Terpilih sebagai Gol Terbaik Perempat Final dan Semifinal Piala Dunia 2026

Gol Spektakuler Julian Alvarez ke Gawang Swiss Terpilih sebagai Gol Terbaik Perempat Final dan Semifinal Piala Dunia 2026

19 Juli 2026
Drama 10 Gol! Inggris Bungkam Prancis 6-4, Hattrick Saka Antar The Three Lions Raih Juara Ketiga Piala Dunia 2026

Drama 10 Gol! Inggris Bungkam Prancis 6-4, Hattrick Saka Antar The Three Lions Raih Juara Ketiga Piala Dunia 2026

19 Juli 2026
  • Kode Etik
  • Kode Prilaku Perusahaan Pers
  • Tentang Kami
  • Redaksi

© 2026 triggernetmedia development

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Sospolhukam
    • Metropolitan
    • Nasional
    • Internasional
  • Kalbar
    • Pontianak
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Kapuas Raya
    • Landak
    • Mempawah
    • Sanggau
    • SingBeBas
    • Kapuas Hulu
  • Ekonomi
    • Keuangan
    • Bisnis
    • Industri
    • Makro
    • IHSG
    • Fintech
  • Edutaiment
    • Literasi
    • Edukasi
    • Budaya
    • Gadgets
    • IT
  • Sport
    • Sepak Bola
    • Kabar Arena
    • Otomotif
  • Infotainment
    • Selebritis
    • Film
    • Music
    • Zodiak
    • Comunity
    • Kekinian
    • Fashion
    • Milenial
  • Kuliner
    • Food
    • Pesona Dunia
    • Pesona Nusantara
  • Pariwara
    • Videotron
    • Foto
    • Kanal Iklan

© 2026 triggernetmedia development