triggernetmedia.com – Banjir yang merendam berbagai wilayah di Kabupaten/Kota di Provinsi Kalimantan Barat seperti di Kabupaten Landak, Kabupaten Mempawah, Kabupaten Bengkayang, Kabupaten Sanggau diantaranya terpantau berangsur surut.
Namun, dampak banjir masih menyisakan pekerjaan rumah cukup berat bagi masyarakat terdampak banjir. Begitu pula dengan pemerintah daerah.
Tak cuma lingkungan dan pemukiman, rumah masyarakat pun mengalami kerusakan ringan hingga parah.
Infrastruktur jalan di Kabupaten hingga ke pelosok desa juga terpantau mengalami kerusakan. Sektor Pendidikan juga terdampak banjir.
Hal ini diungkapkan oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Barat, Rita Hastarita.
Di Kabupaten Sanggau misalnya, setelah melalui rintangan yang cukup berat, Kadisdikbud Kalbar ini tanpa ragu menembus banjir di Kecamatan Beduai.
Ia menuturkan, sekira ada 10 titik yang harus dilampaui, diantaranya harus 7 kali naik sampan, 2 kali naik pick up, untuk bisa sampai ke dusun terakhir di Beduai, setelah itu baru bias lanjut ke Balai dan Sekayam.
“Kita mau cek langsung ke sekolah kami yang terendam hingga atap, sekaligus melihat bagaimana kondisi siswa dan guru kita di Sekayam,” kata Rita Hastarita. Seperti dikutip dari update Instagram nya, Kamis (30/1).
Setelah sampai di Sekayam, Rita bergegas meninjau SMAN 1 Sekayam yang disebutnya terbilang terdampak banjir parah di Kabupaten Sanggau, dimana debit air yang merendam nyaris merendam hingga melampaui daun pintu dan kusen bagian atas pintu ruang kelas di SMAN 1 itu.
“Nah ini ada enam kelas yang terdampak banjir di Sekayam,” sebut Rita Hastarita.
Tak berpikir lama, di SMAN 1 Sekayam ini tanpa canggung Rita Hastarita langsung bergegas membersihkan sejumlah ruang kelas yang kotor penuh lumpur tebal.
Selain membersihkan endapan lumpur di lantai SMAN 1 Sekayam, Kadisdikbud Prov. Kalbar ini juga membersihkan meja belajar siswa dengan tangannya sendiri. Ia pun kemudian di bantu pihak sekolah menuntaskan bersih-bersih agar kegiatan belajar mengajar di SMAN 1 Sekayam ini dapat segera berlanjut.











