Trigger Netmedia
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Sospolhukam
    • Metropolitan
    • Nasional
    • Internasional
  • Kalbar
    • Pontianak
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Kapuas Raya
    • Landak
    • Mempawah
    • Sanggau
    • SingBeBas
    • Kapuas Hulu
  • Ekonomi
    • Keuangan
    • Bisnis
    • Industri
    • Makro
    • IHSG
    • Fintech
  • Edutaiment
    • Literasi
    • Edukasi
    • Budaya
    • Gadgets
    • IT
  • Sport
    • Sepak Bola
    • Kabar Arena
    • Otomotif
  • Infotainment
    • Selebritis
    • Film
    • Music
    • Zodiak
    • Comunity
    • Kekinian
    • Fashion
    • Milenial
  • Kuliner
    • Food
    • Pesona Dunia
    • Pesona Nusantara
  • Pariwara
    • Videotron
    • Foto
    • Kanal Iklan
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Sospolhukam
    • Metropolitan
    • Nasional
    • Internasional
  • Kalbar
    • Pontianak
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Kapuas Raya
    • Landak
    • Mempawah
    • Sanggau
    • SingBeBas
    • Kapuas Hulu
  • Ekonomi
    • Keuangan
    • Bisnis
    • Industri
    • Makro
    • IHSG
    • Fintech
  • Edutaiment
    • Literasi
    • Edukasi
    • Budaya
    • Gadgets
    • IT
  • Sport
    • Sepak Bola
    • Kabar Arena
    • Otomotif
  • Infotainment
    • Selebritis
    • Film
    • Music
    • Zodiak
    • Comunity
    • Kekinian
    • Fashion
    • Milenial
  • Kuliner
    • Food
    • Pesona Dunia
    • Pesona Nusantara
  • Pariwara
    • Videotron
    • Foto
    • Kanal Iklan
No Result
View All Result
Trigger Netmedia
No Result
View All Result
Home Headline

Tapera Tergesa-gesa, Pengamat: Ambisi Pribadi Jokowi Sudah Kelihatan

TriggerNetMedia by TriggerNetMedia
7 Juni 2024
in Headline, Kesra, Keuangan, Nasional, News, Sorotan, Sospolhukam
0
Tapera Tergesa-gesa, Pengamat: Ambisi Pribadi Jokowi Sudah Kelihatan

Direktur Eksekutif Lingkar Madani Ray Rangkuti. [Suara.com/Dea]

0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

triggernetmedia.com – Pengamat Politik Ray Rangkuti menyoroti sikap Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono terhadap kebijakan pemotongan gaji untuk tabungan perumahan rakya atau Tapera.

Pasalnya, kedua menteri tersebut dianggap tak sejalan dengan atasannya, Presiden Joko Widodo soal kebijakan Tapera. Sri Mulyani dan Basuki sepakat untuk menunda iuran Tapera karena kebijakan tersebut dianggap tergesa-gesa.

Menanggapi itu, Direktur Eksekutif Lingkar Madani menyoroti bahwa sikap Sri Mulyani dan Basuki menunjukkan makin banyak orang-orang di lingkaran presiden yang tak sejalan lagi dengan Jokowi.

“Makin banyak orang yang merasa bahwa program-program Jokowi terlalu terburu-buru, ambisius dan kurang perhitungan. Salah satunya kurang sensitif dengan kondisi yang tengah dialami oleh masyarakat. Ambisi Jokowi yang menggebu-gebu bahkan terlihat seperti menerobos berbagai ketentuan, aturan atau fatsun yang berlaku,” kata Ray kepada wartawan, Jumat (7/6/2024).

Dia juga menyebut makin banyak orang di lingkaran Jokowi yang sadar bahwa kebijakan-kebijakannya, akhir-akhir ini terlihat sebagai ambisi dan proyek pribadi.

Ray menyebut contohnya ialah proyek pembangunan IKN yang dianggap dipaksakan bisa berjalan pada masa pemerintahan Jokowi. Selain itu, Jokowi juga dianggap mengumpulnya kekuasaan di keluarganya dengan cara-cara kontroversional.

“Dalam banyak hal, pencapaian-pencapain reformasi, satu per satu rontok di era kekuasaan Jokowi. Sebut saja KPK, MK, MA, pemilu/pilpres terburuk sepanjang sejarah reformasi di tahun 2024. Kembalinya bukan hanya dwi fungsi, malah multi fungsi TNI, kriminalisasi masyarakat kritis, tata cara pembuatan UU yang melabrak UU, nepotisme politik keluarga Jokowi dan banyak lainnya,” tutur Ray.

Hal ini, lanjut Ray, jelas membuat orang-orang yang bekerja di bawah Jokowi tetapi masih memiliki semangat reformasi, merasa keberatan dengan kebijakan-kebijakan yang justru dianggap sebagai ambisi pribadi Jokowi.

“Kasus Tapera ini menjadi batu keduanya (Sri Mulyani dan Basuki) untuk tampil menyatakan keberatan-keberatan cara Jokowi memimpin bangsa,” ujar Ray.

Untuk itu, Ray menilai dalam beberapa program, Jokowi tidak memiliki pendukung setia, terlebih setelah meninggalkan PDIP dengan cara yang dianggap memilukan.

“Kasus UKT, dan kini Tapera, tak ada satupun partai yang berani muncul ke depan membela kebijakannya. Semua diam, bahkan seperti dalam kasus kenaikan UKT malah partai-partai secara terbuka menolak kebijakannya,” jelas Ray.

“Dalam politik, tidak bisa semua diikat karena bertemu kepentingan, tetap perlu kawan seiring yang tulus dan itulah yang diabaikan oleh Jokowi,” tambah dia.

Menjelang akhir masa jabatan Jokowi, Ray menyebut muncul barisan kekuatan-kekuatan politik baru dan Jokowi tidak lagi menjadi pusat kekuatan tersebut. Terlebih, Jokowi disebut tidak memiliki kekuatan politik formal di belakangnya.

“Anaknya Gibran, tentu, belum bisa sepenuhnya diandalkan. Apalagi projo dan barisan tim hore. Rakyat yang selama ini mengelu-elukannya, kini repot karena urusan sehari-hari dan jumlahnya akan terus menyusut seiring kekuasannya yang berakhir,” tandasnya.

Sumber: Suara.com

 

About Author

TriggerNetMedia

See author's posts

Tags: Basuki HadimuljonoJokowiPresiden Joko WidodoSri Mulyanitapera
Previous Post

Sudah Disahkan DPR, Cuti Melahirkan Ibu dan Suami Bakal Segera Diterapkan

Next Post

KPK Ungkap Ada 27 Ribu Hektare Lahan di Riau Jadi Pertambangan Ilegal

TriggerNetMedia

TriggerNetMedia

Next Post
Pelaku Intelektual Siap-siap Jadi Tersangka dalam Kasus Pungli Rutan KPK

KPK Ungkap Ada 27 Ribu Hektare Lahan di Riau Jadi Pertambangan Ilegal

Stay Connected test

  • 24k Followers
  • 23.9k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
AKI dan AKB Masih Tinggi, Indonesia Terpaut Jauh dari Target SDGs

AKI dan AKB Masih Tinggi, Indonesia Terpaut Jauh dari Target SDGs

16 Juli 2025
Jabat Dewan Syuro, Anggota Komisi Fatwa MUI Berperan Beri Masukan dan Nasihat ke JI

Jabat Dewan Syuro, Anggota Komisi Fatwa MUI Berperan Beri Masukan dan Nasihat ke JI

17 November 2021
Kronologi Polemik Ijazah Jokowi: Dari Gugatan Hukum hingga Drama Politik

Kronologi Polemik Ijazah Jokowi: Dari Gugatan Hukum hingga Drama Politik

18 Juli 2025
Status PPPK Paruh Waktu Dihapus, Revisi UU ASN Kembalikan Struktur Dua Pilar

Status PPPK Paruh Waktu Dihapus, Revisi UU ASN Kembalikan Struktur Dua Pilar

26 November 2025
Bandara Rahadi Oesman Ketapang Hentikan Sementara Layanan Penerbangan Komersial

Bandara Rahadi Oesman Ketapang Hentikan Sementara Layanan Penerbangan Komersial

0
2 Hari Hilang, Nelayan Tewas Mengambang di Pantai Cipalawah Garut

2 Hari Hilang, Nelayan Tewas Mengambang di Pantai Cipalawah Garut

0
14 Tahun Terbunuhnya Munir, Polri Didesak Bentuk Tim Khusus

14 Tahun Terbunuhnya Munir, Polri Didesak Bentuk Tim Khusus

0
Prabowo Resmikan Kantor DPD Gerindra di Banten

Prabowo Resmikan Kantor DPD Gerindra di Banten

0
336 Ribu Warga Berebut Hadiri Upacara HUT ke-81 RI di Istana, Kuota Ditambah

336 Ribu Warga Berebut Hadiri Upacara HUT ke-81 RI di Istana, Kuota Ditambah

10 Agustus 2026
Paspampres Siapkan 1.147 Personel dan Alutsista Modern Amankan HUT ke-81 RI

Paspampres Siapkan 1.147 Personel dan Alutsista Modern Amankan HUT ke-81 RI

10 Agustus 2026
Perubahan KUA-PPAS APBD Kalbar 2026, Pendapatan dan Belanja Daerah Disesuaikan

Perubahan KUA-PPAS APBD Kalbar 2026, Pendapatan dan Belanja Daerah Disesuaikan

10 Agustus 2026
Karhutla Kalbar Capai 28.680 Hektare, Pemprov Minta Dukungan TMC

Karhutla Kalbar Capai 28.680 Hektare, Pemprov Minta Dukungan TMC

10 Agustus 2026

Recent News

336 Ribu Warga Berebut Hadiri Upacara HUT ke-81 RI di Istana, Kuota Ditambah

336 Ribu Warga Berebut Hadiri Upacara HUT ke-81 RI di Istana, Kuota Ditambah

10 Agustus 2026
Paspampres Siapkan 1.147 Personel dan Alutsista Modern Amankan HUT ke-81 RI

Paspampres Siapkan 1.147 Personel dan Alutsista Modern Amankan HUT ke-81 RI

10 Agustus 2026
Perubahan KUA-PPAS APBD Kalbar 2026, Pendapatan dan Belanja Daerah Disesuaikan

Perubahan KUA-PPAS APBD Kalbar 2026, Pendapatan dan Belanja Daerah Disesuaikan

10 Agustus 2026
Karhutla Kalbar Capai 28.680 Hektare, Pemprov Minta Dukungan TMC

Karhutla Kalbar Capai 28.680 Hektare, Pemprov Minta Dukungan TMC

10 Agustus 2026
  • Kode Etik
  • Kode Prilaku Perusahaan Pers
  • Tentang Kami
  • Redaksi

© 2026 triggernetmedia development

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Sospolhukam
    • Metropolitan
    • Nasional
    • Internasional
  • Kalbar
    • Pontianak
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Kapuas Raya
    • Landak
    • Mempawah
    • Sanggau
    • SingBeBas
    • Kapuas Hulu
  • Ekonomi
    • Keuangan
    • Bisnis
    • Industri
    • Makro
    • IHSG
    • Fintech
  • Edutaiment
    • Literasi
    • Edukasi
    • Budaya
    • Gadgets
    • IT
  • Sport
    • Sepak Bola
    • Kabar Arena
    • Otomotif
  • Infotainment
    • Selebritis
    • Film
    • Music
    • Zodiak
    • Comunity
    • Kekinian
    • Fashion
    • Milenial
  • Kuliner
    • Food
    • Pesona Dunia
    • Pesona Nusantara
  • Pariwara
    • Videotron
    • Foto
    • Kanal Iklan

© 2026 triggernetmedia development