Trigger Netmedia
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Sospolhukam
    • Metropolitan
    • Nasional
    • Internasional
  • Kalbar
    • Pontianak
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Kapuas Raya
    • Landak
    • Mempawah
    • Sanggau
    • SingBeBas
    • Kapuas Hulu
  • Ekonomi
    • Keuangan
    • Bisnis
    • Industri
    • Makro
    • IHSG
    • Fintech
  • Edutaiment
    • Literasi
    • Edukasi
    • Budaya
    • Gadgets
    • IT
  • Sport
    • Sepak Bola
    • Kabar Arena
    • Otomotif
  • Infotainment
    • Selebritis
    • Film
    • Music
    • Zodiak
    • Comunity
    • Kekinian
    • Fashion
    • Milenial
  • Kuliner
    • Food
    • Pesona Dunia
    • Pesona Nusantara
  • Pariwara
    • Videotron
    • Foto
    • Kanal Iklan
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Sospolhukam
    • Metropolitan
    • Nasional
    • Internasional
  • Kalbar
    • Pontianak
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Kapuas Raya
    • Landak
    • Mempawah
    • Sanggau
    • SingBeBas
    • Kapuas Hulu
  • Ekonomi
    • Keuangan
    • Bisnis
    • Industri
    • Makro
    • IHSG
    • Fintech
  • Edutaiment
    • Literasi
    • Edukasi
    • Budaya
    • Gadgets
    • IT
  • Sport
    • Sepak Bola
    • Kabar Arena
    • Otomotif
  • Infotainment
    • Selebritis
    • Film
    • Music
    • Zodiak
    • Comunity
    • Kekinian
    • Fashion
    • Milenial
  • Kuliner
    • Food
    • Pesona Dunia
    • Pesona Nusantara
  • Pariwara
    • Videotron
    • Foto
    • Kanal Iklan
No Result
View All Result
Trigger Netmedia
No Result
View All Result
Home Food

Kenali Wasting, Gizi Buruk pada Anak Selain Stunting

TriggerNetMedia by TriggerNetMedia
10 Maret 2024
in Food, Headline, Kesehatan, Konsultasi, Nasional, News
0
Kenali Wasting, Gizi Buruk pada Anak Selain Stunting

Ilustrasi stunting pada anak.

0
SHARES
2
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

triggernetmedia.com – Persoalan gizi buruk pada anak di Indonesia masih mengemuka dan menjadi titik perhatian berbagai pihak. Masalah kesehatan ini dapat dilihat dari hasil survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2022 yang mencatat bahwa sebanyak 21,6 persen balita mengalami stunting dan 7,7 persen balita mengalami wasting.

Jika selama ini awam sudah familiar dengan istilah stunting problem lain yang tak kalah serius mengenai gizi buruk adalah wasting. Lantas, apa yang dimaksud dengan wasting? Apa pula bedanya stunting dengan wasting?

Mengutip laman yankes.kemkes.go.id, wasting adalah kondisi anak yang berat badannya menurun seiring waktu hingga total berat badannya jauh di bawah standar kurva pertumbuhan atau berat badan berdasarkan tinggi badannya rendah (kurus) dan menunjukkan penurunan berat badan (akut) dan parah.

Pemicu wasting biasanya dikarenakan anak terkena diare sehingga berat badannya turun drastis tapi tinggi badannya tidak bermasalah.

Wasting tidak dapat dianggap sepele, karena bila penanganannya terlambat bisa berakibat fatal dan menyebabkan kematian.

Sedangkan stunting merupakan tinggi badan yang rendah menurut usia anak atau gangguan tumbuh kembang akibat kekurangan gizi yang parah (kronis) dan infeksi yang persisten sehingga anak menjadi pendek atau sangat pendek.

Anak yang stunting tidak tampak kurus karena anak bisa terlihat gemuk atau berat badannya normal, hanya saja anak menjadi lebih pendek daripada ukuran tinggi badan yang seharusnya pada usia tersebut.
Stunting harus diwaspadai dengan memastikan asupan gizi anak terpenuhi, terutama kebutuhan terhadap zat gizi protein pada 1.000 hari pertama kehidupan (HPK).

Ilustrasi tumbuh kembang dan status gizi anak.
Ilustrasi tumbuh kembang dan status gizi anak.

“Jadi, wasting beda dengan stunting. Kalau Stunting kita bicara tentang tinggi badan, sedangkan wasting kita bicara soal berat badan. Tidak seperti stunting yang prosesnya kronis sampai kejadian, wasting ini bisa saja terjadi dalam waktu yang lebih singkat. Misal, anak sakit, diare, muntah-muntah. Lalu bisa juga karena asupan kalori jauh dibawah kebutuhan anak,” jelas Menjawab pertanyaan tersebut, dr. Miza Afrizal, SpA, dalam keterangan tertulisnya.

Anak yang menderita stunting akibat kekurangan zat gizi protein secara kronis atau anak yang mengalami wasting akibat kehilangan berat badan secara akut dapat dimasukkan ke dalam kriteria anak gizi kurang atau underweight.

Sebaliknya anak yang memiliki berat badan yang lebih tinggi dibandingkan dengan tinggi badan seharusnya pada usia tersebut maka disebut anak menderita obesitas.

Obesitas didefinisikan sebagai akumulasi lemak yang abnormal atau berlebihan dan dapat mengganggu kesehatan yang diukur berdasarkan standar WHO.

Kasus lain yang dapat dialami adalah anak menderita double burden yaitu anak yang menderita stunting secara bersamaan mengalami obesitas juga sehingga anak terlihat gemuk dan pendek. Semua hal ini perlu tentu saja harus mendapatkan perhatian dan penanganan yang tepat dari pemerintah dan berbagai pihak yang terlibat, termasuk orang tua agar dapat mengatasi masalah stunting, wasting, underweight maupun obesitas pada anak secara bersama-sama.

Untuk mengantisipasi masalah kesehatan tersebut orangtua juga perlu dibekali pengetahuan mengenai wasting untuk mengenali gejalanya dan bagaimana cara mengantisipasinya.

Dokter Miza Afrizal, SpA memaparkan ada cara sederhana yang dapat dilakukan oarang tua untuk mencegah Wasting pada anak, yaitu melalui Metode ABC.

A: Asupan yang cukup. Berikan asupan nutrisi sesuai kebutuhan kalori harian anak, ingat utamakan protein hewani seperti daging, ayam, ikan dan lain-lain.
B: Berikan makanan yang berkualitas dan terjaga kebersihannya agar nutrisinya lengkap. Jika diperlukan berikan suplementasi vitamin tambahan.
C: Cek berkala berat badan, tinggi badan dan lingkar kepala anak. Idealnya satu bulan sekali hingga anak berusia dua tahun dan minimal tiga bulan sekali untuk anak di atas dua tahun. Tak lupa juga untuk mengecek apakah status imunisasi anak sudah lengkap sesuai umurnya.

Setelah mengetahui apa itu wasting dan bagaimana cara pencegahannya, orangtua dapat melakukan upaya-upaya antisipasi agar anak-anak terhindar dari wasting.

Selain pemenuhan nutrisi, untuk tetap dapat menjaga kesehatan anak dapat juga dilakukan dengan memberikan multivitamin tambahan secara rutin bila diperlukan agar nafsu makan tetap terjaga sehingga meningkatkan sistem imun mereka.

Dengan daya tahan tubuh yang baik, tentunya anak juga memiliki kesempatan untuk dapat tumbuh dan berkembang secara maksimal.

Berbicara soal multivitamin, anak-anak dapat diberikan dalam bentuk tablet hisap agar mudah dikonsumsi dengan kandungan vitamin A, B, C, D, dan E, seperti yang terkandung dalam Sakatonik ABC. Multivitamin ini dapat membantu menjaga kesehatan anak-anak dan memenuhi kebutuhan multivitamin di usia pertumbuhan dan pada masa penyembuhan setelah sakit.

Namun perlu orang tua juga perhatikan, sebelum memberikan multivitamin kepada buah hati, sebaiknya konsultasi terlebih dahulu ke dokter untuk mengetahui vitamin apa saja yang dibutuhkan oleh tubuh, serta dosis tepatnya. Langkah ini sangat penting agar anak mendapatkan manfaat dari multivitamin yang dikonsumsinya tanpa efek samping.

Sumber: Suara.com

About Author

TriggerNetMedia

See author's posts

Tags: # gizi buruk# wastingstunting
Previous Post

Kanker Serviks Dominasi Kasus di Indonesia, 80 Persen Stadium Lanjut

Next Post

Pemkot Pontianak Apresiasi Peran Aktif Pemuda Pancasila Jaga Kondusifitas

TriggerNetMedia

TriggerNetMedia

Next Post
Pemkot Pontianak Apresiasi Peran Aktif Pemuda Pancasila Jaga Kondusifitas

Pemkot Pontianak Apresiasi Peran Aktif Pemuda Pancasila Jaga Kondusifitas

Stay Connected test

  • 24k Followers
  • 23.9k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
AKI dan AKB Masih Tinggi, Indonesia Terpaut Jauh dari Target SDGs

AKI dan AKB Masih Tinggi, Indonesia Terpaut Jauh dari Target SDGs

16 Juli 2025
Jabat Dewan Syuro, Anggota Komisi Fatwa MUI Berperan Beri Masukan dan Nasihat ke JI

Jabat Dewan Syuro, Anggota Komisi Fatwa MUI Berperan Beri Masukan dan Nasihat ke JI

17 November 2021
Kronologi Polemik Ijazah Jokowi: Dari Gugatan Hukum hingga Drama Politik

Kronologi Polemik Ijazah Jokowi: Dari Gugatan Hukum hingga Drama Politik

18 Juli 2025
Status PPPK Paruh Waktu Dihapus, Revisi UU ASN Kembalikan Struktur Dua Pilar

Status PPPK Paruh Waktu Dihapus, Revisi UU ASN Kembalikan Struktur Dua Pilar

26 November 2025
Bandara Rahadi Oesman Ketapang Hentikan Sementara Layanan Penerbangan Komersial

Bandara Rahadi Oesman Ketapang Hentikan Sementara Layanan Penerbangan Komersial

0
2 Hari Hilang, Nelayan Tewas Mengambang di Pantai Cipalawah Garut

2 Hari Hilang, Nelayan Tewas Mengambang di Pantai Cipalawah Garut

0
14 Tahun Terbunuhnya Munir, Polri Didesak Bentuk Tim Khusus

14 Tahun Terbunuhnya Munir, Polri Didesak Bentuk Tim Khusus

0
Prabowo Resmikan Kantor DPD Gerindra di Banten

Prabowo Resmikan Kantor DPD Gerindra di Banten

0
Dua Dekade PAUD PKK Pontianak, Perkuat Akses Pendidikan bagi Anak dari Keluarga Kurang Mampu

Dua Dekade PAUD PKK Pontianak, Perkuat Akses Pendidikan bagi Anak dari Keluarga Kurang Mampu

13 Agustus 2026
Festival Robo-Robo Mempawah 2026, Merawat Sejarah dan Menggerakkan Pariwisata

Festival Robo-Robo Mempawah 2026, Merawat Sejarah dan Menggerakkan Pariwisata

13 Agustus 2026
IJTI Kalbar Gelar Lomba Video Berita untuk Pelajar dan Mahasiswa, Angkat Tema Lawan Hoaks

IJTI Kalbar Gelar Lomba Video Berita untuk Pelajar dan Mahasiswa, Angkat Tema Lawan Hoaks

12 Agustus 2026
Pemkot Pontianak Raih Nilai 98,2 Kategori Istimewa dalam Indeks Reformasi Hukum 2026

Pemkot Pontianak Raih Nilai 98,2 Kategori Istimewa dalam Indeks Reformasi Hukum 2026

12 Agustus 2026

Recent News

Dua Dekade PAUD PKK Pontianak, Perkuat Akses Pendidikan bagi Anak dari Keluarga Kurang Mampu

Dua Dekade PAUD PKK Pontianak, Perkuat Akses Pendidikan bagi Anak dari Keluarga Kurang Mampu

13 Agustus 2026
Festival Robo-Robo Mempawah 2026, Merawat Sejarah dan Menggerakkan Pariwisata

Festival Robo-Robo Mempawah 2026, Merawat Sejarah dan Menggerakkan Pariwisata

13 Agustus 2026
IJTI Kalbar Gelar Lomba Video Berita untuk Pelajar dan Mahasiswa, Angkat Tema Lawan Hoaks

IJTI Kalbar Gelar Lomba Video Berita untuk Pelajar dan Mahasiswa, Angkat Tema Lawan Hoaks

12 Agustus 2026
Pemkot Pontianak Raih Nilai 98,2 Kategori Istimewa dalam Indeks Reformasi Hukum 2026

Pemkot Pontianak Raih Nilai 98,2 Kategori Istimewa dalam Indeks Reformasi Hukum 2026

12 Agustus 2026
  • Kode Etik
  • Kode Prilaku Perusahaan Pers
  • Tentang Kami
  • Redaksi

© 2026 triggernetmedia development

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Sospolhukam
    • Metropolitan
    • Nasional
    • Internasional
  • Kalbar
    • Pontianak
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Kapuas Raya
    • Landak
    • Mempawah
    • Sanggau
    • SingBeBas
    • Kapuas Hulu
  • Ekonomi
    • Keuangan
    • Bisnis
    • Industri
    • Makro
    • IHSG
    • Fintech
  • Edutaiment
    • Literasi
    • Edukasi
    • Budaya
    • Gadgets
    • IT
  • Sport
    • Sepak Bola
    • Kabar Arena
    • Otomotif
  • Infotainment
    • Selebritis
    • Film
    • Music
    • Zodiak
    • Comunity
    • Kekinian
    • Fashion
    • Milenial
  • Kuliner
    • Food
    • Pesona Dunia
    • Pesona Nusantara
  • Pariwara
    • Videotron
    • Foto
    • Kanal Iklan

© 2026 triggernetmedia development