triggernetmedia.com – Pemerintah Daerah Kabupaten Landak membuka kesempatan luas bagi masyarakat dan pemangku kepentingan untuk memberikan masukan terhadap Rancangan Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kabupaten Landak tahun 2025-2045.
Forum Konsultasi Publik yang diadakan di Aula Besar Kantor Bupati Landak, Kamis (7/12), menjadi panggung bagi berbagai pihak untuk berkontribusi dalam merumuskan arah pembangunan jangka panjang daerah tersebut.
Dibuka oleh Plt. Bupati Landak, Samuel, kegiatan ini diarahkan untuk merapatkan kesenjangan pandangan dan memperoleh masukan yang komprehensif guna menyempurnakan Rancangan Awal RPJPD.
Dalam sambutannya, Samuel menegaskan pentingnya kesepakatan yang akan dirumuskan melalui hasil konsultasi ini, yang nantinya akan dituangkan dalam berita acara kesepakatan yang ditandatangani oleh semua pihak yang mewakili pemangku kepentingan.
“Proses konsultasi publik ini menjadi langkah awal sebelum dilaksanakannya Musrenbang, diikuti dengan tahap pembahasan bersama DPRD dan Kepala Daerah terkait Rancangan Peraturan Daerah tentang RPJPD,” ungkap Samuel.
RPJPD yang akan dirumuskan menjadi panduan utama bagi pembangunan di Kabupaten Landak selama dua dekade ke depan, dengan fokus utama menyelesaikan permasalahan dan isu strategis di daerah tersebut.
Lebih lanjut, Samuel menekankan bahwa penyusunan RPJPD tahun 2025-2045 mengacu pada regulasi perundang-undangan yang mewajibkan pemerintah daerah untuk menyusunnya, sejalan dengan program pembangunan pusat dan daerah serta prinsip pembangunan wilayah (tata ruang) dengan mempertimbangkan berbagai dokumen perencanaan sebelumnya.
Terkait hal ini, RPJPD juga menjadi acuan bagi calon kepala daerah yang akan mengikuti Pilkada Serentak pada tahun 2024 serta sebagai dasar penyusunan RPJMD Teknokratik 2025-2030.
“Pentingnya RPJPD Kabupaten Landak 2025-2045 terletak pada manfaatnya sebagai panduan yang akan secara holistik meningkatkan kesejahteraan masyarakat dalam segala bidang pembangunan selama dua dekade ke depan,” tambah Samuel.
Forum ini juga menyoroti beberapa isu strategis di Kabupaten Landak, seperti peningkatan kualitas sumber daya manusia, pemanfaatan ekonomi lokal, pelestarian lingkungan, pengembangan infrastruktur, serta perbaikan tata kelola pemerintahan.
Mengacu pada isu-isu tersebut, Samuel menjelaskan bahwa visi RPJPD tahun 2025-2045 adalah “Kabupaten Landak yang sejahtera dan berdaya saing,” dengan misi utama dalam mewujudkan pembangunan jangka panjang tersebut.
Forum ini dihadiri oleh berbagai pihak terkait, antara lain Forkopimda Landak, Plt. Sekretaris Daerah Kabupaten Landak, para pimpinan Organisasi Vertikal/BUMN/BUMD di Landak, pimpinan Perguruan Tinggi, serta berbagai pemangku kepentingan dari tingkat kabupaten hingga tingkat keagamaan, kemasyarakatan, perusahaan, dan koperasi di Kabupaten Landak.





