triggernetmedia.com – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pontianak, Mulyadi, menyampaikan keyakinannya terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Pontianak dengan meningkatnya kualitas produk dari sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), Kamis (30/11).
Dalam upayanya mendorong kenaikan kelas UMKM, Mulyadi menegaskan pentingnya pembinaan jangka panjang yang tidak hanya terfokus pada kegiatan seremonial, tetapi juga pada upaya nyata dalam meningkatkan kualitas produk.
“Dinas terkait harus terus membina UMKM dan memantau perkembangannya secara berkelanjutan,” ujar Mulyadi usai membuka kegiatan Business Matching UMKM di Aula Sultan Syarif Abdurrahman (SSA) Kantor Wali Kota.
Mulyadi menyoroti berbagai tantangan yang dihadapi oleh pelaku UMKM, seperti kurangnya pemasaran, manajemen yang masih bersifat tradisional, dan infrastruktur yang belum memadai.
Melalui kegiatan Business Matching, diharapkan setiap pelaku UMKM dapat meningkatkan wawasan dan menerapkan ilmu yang diperoleh untuk mengatasi kendala yang mereka hadapi.
“Selain itu, jiwa pelayanan dari pelaku usaha juga memiliki peran penting,” tambahnya.
Business Matching merupakan upaya untuk mempertemukan pelaku UMKM dengan sumber pembiayaan atau pemodal dari lembaga jasa keuangan.
Bank Kalbar dan Bank Syariah Indonesia (BSI) turut serta dalam kegiatan ini dengan memberikan bantuan kepada pelaku UMKM sebagai bentuk dukungan nyata.
Mulyadi juga menekankan perlunya pemahaman yang lebih mendalam bagi pelaku UMKM, seperti dengan aktif berpartisipasi di pasar dan mempelajari perkembangan sektor usaha untuk mendorong pertumbuhan.
Dia mendorong agar pelaku UMKM dapat belajar dan mengadopsi praktik terbaik dari sektor yang telah berhasil berkembang.










