triggernetmedia.com – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi Kalbar mengadakan kegiatan sosialisasi Identitas Kependudukan Digital di Aula Garuda Gedung Pelayanan Terpadu di Komplek Kantor Gubernur Kalbar, Kamis (9/11).
Acara dibuka secara resmi oleh Penjabat (Pj) Gubernur Kalbar, Harisson, dengan penekanan layar videotron bersama Dirjen Dukcapil, diwakili oleh Direktur PIAK Kemendagri, Handayani Ningrum, dan Kadis Dukcapil Kalbar, Yohanes Budiman.
Identitas Kependudukan Digital adalah aplikasi berbasis Android yang menyimpan informasi elektronik untuk merepresentasikan dokumen kependudukan dan data balikan, termasuk KTP, Kartu Keluarga (KK), Kartu Vaksin, NPWP, Kepemilikan Kendaraan, Data Kepegawaian BKN, dan Daftar Pemilih Tetap (DPT).
Pada sambutannya, Harisson menyampaikan pentingnya transformasi digital dalam pelayanan administrasi kependudukan, dengan fokus pada percepatan, efisiensi, akurasi, dan fleksibilitas.
“Oleh karena itu, transformasi Digital dalam penyelenggaran layanan administrasi kependudukan melalui berbagai inovasi pelayanan yang sudah dibangun Dukcapil dapat memberikan layana publik yang lebih efektif, akuntabel, terpercaya,” kata Pj Gubernur.
Dia mencatat bahwa Dukcapil telah melakukan revolusi dengan penerapan tangan digital dalam administrasi kependudukan, termasuk penerapan Anjungan Dukcapil Mandiri (ADM) untuk mencetak dokumen secara mandiri.
Harisson berharap bahwa penerapan Identitas Kependudukan Digital (IKD) dapat membawa manfaat signifikan dalam pelayanan publik di Provinsi Kalbar.
“Untuk itu saya juga meminta kepada seluruh Dukcapil Kabupaten/ Kota harus membangun sinergi dan kerjasama serta meningkatkan berbagai upaya untuk dapat memaksimalkan penerapan IKD diseluruh wilayah Kalbar,” harap Harisson.
Handayani Ningrum, dalam kesempatan yang sama, mendorong pemerintah Kalimantan Barat untuk menerapkan dan mensosialisasikan IKD secara masif.
“Untuk cara mendapatkan aplikasi lewat jaringan IKD milik Ditjen Dukcapil Kemendagri hanya dengan mengunduh melalui playstore dengan mengisi data NIK, Email, dan nomor Hp. Selanjutnya, pendaftar akan diminta foto diri. Pengoperasian aplikasi Ini sangat mudah dan terstruktur”, terang Handayani.




