triggernetmedia.com – Perayaan Ekaristi penerimaan Sakramen Krisma di Paroki Salib Suci Ngabang Keuskupan Agung Pontianak menjadi momen bersejarah bagi ratusan umat Katolik yang berkumpul di Gereja Santo Yakobus Kuala Behe, Minggu (22/10).
Theresia Limawardani, dalam sambutannya, mengucapkan selamat kepada umat yang telah menerima sakramen Krisma. Ia berharap agar mereka dapat menjadi umat Katolik yang taat dan menjalankan ajaran agama dengan segenap hati.
Selain memberi ucapan selamat, Theresia Limawardani juga memberikan pesan penting kepada masyarakat sekitar. Dia mengingatkan agar anak-anak tidak putus sekolah, mengingat bahwa persaingan di dunia pendidikan semakin ketat.
“Kalau kita tidak siap, akan sulit. Kami mengingatkan agar jangan putus sekolah,” pesannya.
Lebih lanjut, Theresia menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Landak saat ini sedang menyusun Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD), dan mereka sangat mengharapkan masukan serta saran dari masyarakat.
“Nanti akan digelar FGD, jadi masyarakat melalui perwakilannya bisa menyampaikan masukan serta sarannya. Melalui RPJPD ini, kita harapkan dapat memberi sumbangsih serta mengambil peran dalam mencapai Indonesia emas di tahun 2045 mendatang,” terangnya.
Tidak hanya itu, Theresia juga berharap bahwa ke depannya akan ada anak-anak muda dari Kecamatan Kuala Behe yang dapat menduduki posisi di pemerintahan.
Dia mengungkapkan bahwa saat ini sedang berlangsung seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (CASN), dan ia berharap agar anak-anak muda dari Kuala Behe dapat berhasil menduduki posisi penting di pemerintahan Kabupaten Landak.
Acara tersebut dihadiri oleh berbagai tokoh penting, termasuk Uskup Agung Pontianak, Bupati Landak periode 2017-2022, Karolin Margaret Natasa, Anggota DPRD Landak, Camat Kuala Behe.





