triggernetmedia.com – Kota Semarang menjadi tuan rumah bagi lebih dari 19 ribu peserta yang berasal dari 73 kabupaten/kota di seluruh Indonesia dalam acara Rapat Kerja Nasional (Rakernas) X Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) tahun 2023.
Acara yang berlangsung dari tanggal 22 hingga 26 Agustus 2023 ini mengusung tema besar “Pesona Pusaka Warisan Budaya Indonesia Sebagai Pengikat Keberagaman Budaya Dalam Bingkai Nusantara”.
Dalam acara ini, Wakil Wali Kota Pontianak, Bahasan, mengungkapkan pentingnya peran kota-kota pusaka dalam melestarikan dan mengembangkan warisan budaya serta sejarah yang unik bagi masing-masing daerah.
Bahasan yang juga hadir sebagai perwakilan dari Kota Pontianak, salah satu kota pusaka di Indonesia, menyambut baik kesempatan untuk berbagi pengalaman, ide, dan inovasi dengan peserta lain dalam upaya mempromosikan dan menjaga identitas kota pusaka.
“Rakernas JKPI memberikan platform bagi para peserta untuk saling berbagi pengalaman, ide, dan inovasi dalam upaya mempromosikan dan melestarikan identitas kota pusaka,” ujar Bahasan saat diwawancarai di Semarang, Rabu (23/8).
Topik-topik yang dibahas mencakup pengembangan pariwisata berkelanjutan, pemeliharaan situs bersejarah, revitalisasi kawasan kota pusaka, dan upaya kolaboratif antar kota pusaka untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai kekayaan budaya yang dimiliki.
Bahasan juga menegaskan bahwa dalam perkembangan kota, penting untuk mempertimbangkan keberadaan cagar budaya sebagai bagian integral dalam pengambilan kebijakan oleh pemerintah daerah.
Dia menekankan peran kunci pemerintah daerah kabupaten/kota dalam menjaga kawasan cagar budaya, karena mereka tidak hanya bertindak sebagai penyelenggara pembangunan di daerah, tetapi juga sebagai pengambil keputusan.
Rakernas X JKPI juga menjadi kesempatan emas bagi para peserta untuk menjalin jaringan dan kerjasama lintas kota pusaka.
Melalui berbagi pengetahuan dan pandangan, para kota pusaka dapat belajar satu sama lain dalam menghadapi tantangan yang dihadapi dalam menjaga warisan budaya mereka di tengah perkembangan zaman.
“Melalui Rakernas JKPI, diharapkan terjadi sinergi antara pemerintah daerah, lembaga budaya, komunitas lokal, dan pihak swasta dalam menjaga kekayaan budaya Indonesia,” pungkasnya.
JKPI sendiri adalah organisasi yang bertujuan mengembangkan kerja sama antara berbagai kabupaten/kota yang memiliki pusaka alam dan budaya, untuk mewujudkan pelestarian yang lebih efektif dan terarah.
sumber berita: prokopim



