triggernetmedia.com – Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, mengumumkan perkembangan positif dalam pembangunan Duplikasi Jembatan Kapuas I serta tahap selanjutnya yang meliputi penataan Jalan Sultan Hamid II.
Menurutnya, pekerjaan fisik pembangunan duplikasi jembatan telah mencapai 73 persen, menunjukkan progres yang signifikan dalam proyek tersebut.
Pembangunan Duplikasi Jembatan Kapuas I, yang merupakan proyek besar untuk meningkatkan konektivitas di daerah ini, diproyeksikan untuk mengatasi masalah kepadatan lalu lintas.
Edi mengungkapkan bahwa pelebaran dan penataan jalan ini bertujuan untuk mengatasi masalah kepadatan lalu lintas yang sering terjadi di area sekitar simpang Hotel Garuda Pontianak Selatan hingga persimpangan Jalan Gusti Situt Mahmud Pontianak Utara.
“Kami merencanakan Jalan Sultan Hamid II akan menjadi dua jalur dengan masing-masing lebar 9 meter, dengan adanya median di tengah jalan,” jelas Edi dalam acara peletakan batu pertama Masjid Nurul Islam di Jalan Paralel Tol Kelurahan Tanjung Hilir Kecamatan Pontianak Timur, Senin (7/8).
Selain itu, Edi juga merencanakan pembangunan bundaran di persimpangan Jalan Gusti Situt Mahmud – 28 Oktober di Pontianak Utara, langkah ini diambil untuk memfasilitasi alur lalu lintas yang lebih lancar dan efisien.

Tidak hanya memperhatikan aspek infrastruktur, Wali Kota Edi juga menekankan pentingnya aspek lingkungan dan kesejahteraan masyarakat. Ia berencana membangun ruang terbuka hijau di sepanjang Jalan Sultan Hamid II.
Ruang publik ini akan menjadi tempat bagi masyarakat untuk berolahraga dan bersantai, serta menjadi peluang bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk berjualan dan meningkatkan pendapatan.
“Selain peningkatan pendapatan para pelaku UMKM, lingkungan yang lebih tertata, bersih, dan hijau akan memberikan kenyamanan kepada warga untuk beraktivitas,” pungkasnya.
sumber berita: prokopim




